M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Jenis Protein yang Mudah Dicerna agar Usus Tetap Sehat

7 Jenis Protein yang Mudah Dicerna agar Usus Tetap Sehat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini beberapa jenis protein yang mudah dicerna agar usus tetap sehat. Coba konsumsi, yuk!

Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, menjaga daya tahan tubuh, hingga mendukung kesehatan sistem pencernaan. Namun, tidak semua jenis protein mudah dicerna oleh tubuh, terutama bagi orang yang memiliki masalah pencernaan atau usus sensitif.

Beberapa sumber protein justru dapat membuat perut terasa kembung, begah, atau tidak nyaman jika dikonsumsi berlebihan. Karena itu, memilih protein yang lebih mudah dicerna dapat membantu menjaga kesehatan usus sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Protein yang mudah dicerna umumnya lebih ringan untuk sistem pencernaan dan tetap kaya nutrisi penting bagi tubuh.

Baca Juga: 6 Pilihan Topping Kaya Protein untuk Popcorn Anda, Mau Coba?

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa jenis protein yang mudah dicerna agar usus tetap sehat:

1. Telur

1 butir telur ukuran besar mengandung sekitar 74 kalori dan 6,25 gram protein. Telur menjadi salah satu sumber protein yang mudah dicerna tubuh karena struktur proteinnya sederhana sehingga lebih mudah dipecah dan diserap.

Selain itu, telur umumnya tidak menyebabkan gangguan pencernaan kecuali pada orang yang memiliki alergi atau intoleransi tertentu. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa telur berpotensi membantu menjaga kesehatan usus dan mendukung lapisan saluran pencernaan.

2. Dada Ayam

4 ons dada ayam mengandung sekitar 130 kalori dan 19 gram protein. Dada ayam termasuk sumber protein rendah lemak yang mudah dicerna karena memiliki sedikit jaringan ikat. Kondisi ini membuat enzim pencernaan bekerja lebih mudah saat memecah protein ayam di dalam tubuh.

Namun, sebaiknya ayam tidak dimasak terlalu lama karena teksturnya bisa menjadi keras dan lebih sulit dicerna.

3. Dada Kalkun

4 ons dada kalkun mengandung sekitar 130 kalori dan 28 gram protein. Dada kalkun memiliki karakteristik yang mirip dengan ayam, yaitu rendah lemak dan mudah diproses tubuh. Protein dari kalkun juga mengandung asam amino penting yang dibutuhkan tubuh serta nutrisi seperti vitamin B dan kolin.

Setelah dicerna, protein kalkun dapat menghasilkan senyawa kecil yang berpotensi membantu melindungi lapisan usus dan mengurangi stres oksidatif.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Salad Tinggi Protein yang Bikin Kenyang Berjam-jam

4. Tahu

3 ons tahu mengandung sekitar 80 kalori dan 8 gram protein. Tahu lebih mudah dicerna dibanding kedelai utuh karena telah melalui proses pengolahan. Proses perendaman dan penggilingan membantu mengurangi serat kasar dan senyawa kompleks sehingga protein dalam tahu lebih mudah diserap tubuh.

Selain itu, tahu juga mengandung senyawa alami yang membantu memberi makan bakteri baik di usus sehingga kesehatan pencernaan lebih terjaga.

5. Selai Kacang Lembut

2 sendok makan selai kacang mengandung sekitar 180 kalori dan 6 gram protein. Selai kacang lebih mudah dicerna dibanding kacang utuh karena proses penghalusan membantu memecah struktur keras kacang.

Hal ini membuat enzim pencernaan lebih mudah memproses protein dan lemak di dalamnya. Selai kacang juga mengandung serat dan senyawa alami yang membantu mendukung keseimbangan mikrobioma usus.

6. Salmon

5 ons salmon mengandung sekitar 329 kalori dan 27 gram protein. Salmon termasuk sumber protein yang lembut dan mudah dicerna tubuh. Ikan ini memiliki jaringan ikat yang lebih sedikit dibanding daging merah sehingga cenderung tidak membuat perut terasa berat setelah makan.

Kandungan omega-3 dalam salmon juga membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan lapisan usus. Beberapa penelitian menunjukkan salmon dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Konsumsi Lebih Banyak Protein Nabati yang Bisa Anda Coba

7. Yogurt Yunani

6 ons yogurt Yunani tanpa lemak mengandung sekitar 100 kalori dan 17,5 gram protein. Yogurt Yunani lebih mudah dicerna dibanding beberapa produk susu lainnya karena proses fermentasi membantu mengurangi kadar laktosa. Bakteri baik di dalam yogurt membantu tubuh memecah sisa laktosa sehingga lebih nyaman untuk pencernaan.

Selain itu, yogurt Yunani mengandung protein lebih tinggi dibanding yogurt biasa karena proses penyaringan yang dilakukan saat pembuatannya. Untuk kesehatan usus, yogurt Yunani membantu meningkatkan jumlah bakteri baik dan mendukung lingkungan usus yang lebih sehat.

Pada beberapa orang, makanan ini juga membantu mengurangi rasa kembung dan sembelit dibanding produk susu lainnya.

Itulah beberapa jenis protein yang mudah dicerna agar usus tetap sehat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.