M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Pilihan Olahraga Ramah Sendi yang Aman dan Ringan buat Penderita Obesitas

5 Pilihan Olahraga Ramah Sendi yang Aman dan Ringan buat Penderita Obesitas
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Apa olahraga yang aman untuk penderita obesitas?

Obesitas atau kelebihan berat badan bisa terjadi karena berbagai faktor. Misalnya saja pola makan, gaya hidup, malas bergerak, kondisi psikologis, hormon, hingga faktor genetik.

Oleh karena itu, penderita obesitas perlu mengubah gaya hidupnya yang lebih sehat dan menerapkan diet aman demi membakar lemak di tubuhnya yang berlebih. 

Di samping menjaga pola makan, hal yang tak kalah penting adalah berolahraga. Tapi ingat ya, bagi penderita obesitas sebaiknya tidak melakukan olahraga yang memberikan beban berlebih pada lutut, pinggang, dan panggulnya.

Baca Juga: Fungsi Ginjal Terganggu? Waspada, Obesitas Bisa Tingkatkan Asam Urat

Jadi, pilihlah olahraga yang ramah sendi. Sehingga, sendi dan tulang Anda tetap aman, berat badan pun bisa dikurangi sedikit demi sedikit.

Berikut beberapa  jenis olahraga yang aman untuk penderita obesitas, sebagaimana dikutip dari hellosehat.com:

1. Jalan kaki

Salah satu olahraga aman yang bisa dipilih oleh penderita obesitas adalah jalan kaki. Tak hanya mudah dan ringan, tapi juga murah.

Meskipun olahraga ini tidak banyak membakar kalori, namun bagi penderita obesitas, olahraga ini bisa membantu total pembakaran yang lebih banyak, lo.

Karena bagi penderita obesitas akan mengeluarkan banyak energi saat bergerak daripada orang dengan berat normal.

Baca Juga: Transformasi Hidup Pasien Obesitas, Bariatrik Bukan Sekadar Diet

2. Bersepeda

Selain jalan kaki, penderita obesitas juga bisa bersepeda untuk menjadi pilihan olahraganya. Bersepeda bisa membantu untuk membakar kalori dan pastinya aman buat tulang serta sendi Anda.

Anda bisa menggunakan sepeda biasa atau bisa juga dengan sepeda statis jika ingin tetap berada di dalam rumah saja. 

Sebaiknya lakukan olahraga ini selama 60 menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, jika Anda merasa tubuh Anda tidak nyaman, seperti sesak, nyeri dada, jantung berdebar, atau nyeri sendiri, maka segeralah beristirahat dan lakukan pengecekan ke dokter ya.

3. Latihan kekuatan

Bagi penderita obesitas, melatih kekuatan otot sangatlah penting. Kenapa?

Karena orang dengan obesitas harus memperbaiki masalah pada postur tubuh dan meningkatkan metabolisme di tubuhnya. 

Nah, latihan kekuatan adalah pilihan yang tepat. Olahraga ini akan membantu untuk membangun otot yang lebih banyak. Di saat itulah, metabolisme juga akan meningkat saat sedang beristirahat.

Jika metabolisme semakin tinggi, maka proses pembakaran kalori juga akan semakin cepat.

Baca Juga: 4 Bahaya Makan Mie Instan Terlalu Sering, Hipertensi dan Obesitas Mengintai

4. Berenang

Olahraga berikutnya yang aman untuk penderita obesitas adalah berenang. Olahraga di dalam air akan membuat tubuh Anda terasa lebih ringan.

Jadi, beban pada sendi dan tulang juga akan lebih sedikit. Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, Anda bisa mencoba untuk berjalan di air dengan syarat kaki Anda tidak menyentuh di lantai kolam.

Lalu, lakukan gerakan selayaknya Anda sedang berjalan di darat. Lakukan gerakan ini secara berulang. Melalui berenang, kalori di tubuh Anda akan terbakar.

5. Taichi

Anda juga bisa mencoba olahraga taichi untuk membakar kalori di tubuh tanpa memberikan beban berlebih pada tulang maupun sendi Anda.

Melalui taichi, tubuh Anda akan bergerak terus secara mengalir. Jadi, pastikan Anda tetap fokus untuk melakukan olahraga ini ya.

Atur napas dengan baik agar gerakan Anda tetap stabil. Olahraga ini pun juga baik untuk mengurangi nyeri sendi.

Itulah beberapa olahraga yang aman untuk penderita obesitas. Setiap langkah kecil Anda yang dilakukan secara konsisten, hal ini akan membantu mengurangi kalori di tubuh secara bertahap.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jakarta Diprediksi Cerah Besok Rabu (16/9), Simak Prakiraan Suhunya

Berdasarkan prakiraan BMKG, seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta diprediksi cerah, besok, Rabu (16/9/2026).

Anak Disleksia Sulit Ikuti Pelajaran? Ini Cara Orang Tua Membantunya

Disleksia merupakan kondisi menetap, tetapi anak tetap bisa belajar dengan dukungan tepat. Simak langkah yang dapat dilakukan orang tua dan guru.

Tayang Akhir Tahun, Teaser Trailer Film Desember Jani Dirilis

Film Desember Jani merilis teaser trailer dan musik video. Film ini bakal tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026.

Harga Emas Makin Loyo di bawah US$ 4.300, Pasar Bertaruh The Fed Naikkan Bunga

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil US Treasury memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sehingga menambah tekanan pada harga emas.

Yogyakarta Besok (16/9) Dominan Berawan, Simak Prakiraan Cuacanya

Cuaca berawan diprediksi mendominasi Yogyakarta besok. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (16/9), Antisipasi Hujan Lebat di Wilayah Ini

Hujan lebat diprakirakan terjadi di Sumatera Utara pada Rabu (16/9). Simak prakiraan cuaca lengkap 33 wilayah.

Promo Hypermart Weekday 15-17 September 2026, Ayam Kampung Diskon Rp 13.000

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 15-17 September 2026 untuk belanja di awal pekan.

Promo Hypermart Daily Fresh 15-17 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Bakso-French Fries

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 11-17 September 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 35% Periode 14-17 September 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 14-17 September 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Udara Kabur Mendominasi, Ini Prakiraan Cuaca Sumatra Selatan Besok (16/9)

Delapan wilayah Sumatra Barat (Sumbar) diprakirakan mengalami udara kabur pada Rabu (16/9), dengan suhu tertinggi mencapai 31°C.