M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Obat Herbal untuk Menurunkan Kolesterol, Bawang Putih Salah Satunya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Obat herbal untuk menurunkan kolesterol ada apa saja? Yuk, cek beberapa di antaranya berikut ini.

Masalah kesehatan yang cukup umum dialami banyak orang adalah kolesterol tinggi. Jika dibiarkan begitu saja, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Selain pengobatan medis, banyak orang mencari solusi alami untuk mengendalikan kadar kolesterol mereka. Di bawah ini adalah beberapa obat herbal yang mampu memurunkan kolesterol:

Baca Juga: Hati-Hati! Kebiasaan Ini Bisa Picu Kolesterol Tinggi lo

1. Bawang putih

Bersumber dari WebMD, bawang putih menjadi salah satu obat herbal untuk menurunkan kolesterol.

Bawang putih telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai kondisi kesehatan, termasuk penurunan kolesterol. Penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.

Ini karena bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki efek antioksidan dan membantu mengurangi pembentukan plak dalam arteri. Konsumsi bawang putih secara teratur, baik dalam bentuk segar, bubuk, atau sebagai suplemen, dapat membantu dalam pengelolaan kolesterol.

2. Teh hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai katekin, yang dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL.

Konsumsi teh hijau secara teratur dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus dan mempercepat eliminasi kolesterol dari tubuh. Studi juga menunjukkan, teh hijau dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca Juga: 5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Secara Alami dan Sederhana

3. Kunyit

Kunyit, bumbu yang sering digunakan dalam masakan, mengandung curcumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Kurkumin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dengan mengurangi penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan konversinya menjadi asam empedu.

Selain itu, kunyit juga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang sering dikaitkan dengan tingginya kadar kolesterol.

Dikutip dari Medical News Today, ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa kunyit dan kurkumin bisa memberikan perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular dengan cara meningkatkan profil lipid darah.

Meskipun demikian, para peneliti menekankan perlunya lebih banyak penelitian yang berkualitas untuk mengonfirmasi keefektifan kunyit.

4. Jahe

Selain digunakan dalam kuliner, jahe juga populer sebagai obat untuk mengatasi beragam masalah kesehatan. Salah satunya adalah membantu menurunkan kolesterol

Sebuah analisis di tahun 2018 memeriksa 12 uji coba. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi jahe dalam dosis rendah, yaitu kurang dari 2 gram per hari, berdampak positif dalam mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol LDL.

Namun, para peneliti juga menekankan kebutuhan akan penelitian lebih lanjut yang lebih berkualitas untuk memastikan efektivitas jahe dalam menangani kolesterol tinggi secara lebih komprehensif.

Baca Juga: 2 Resep Tumis Jantung Pisang Ayam dan Teri, Bisa Turunkan Kolesterol dan Diabetes

5. Rosemary

Rosemary juga menjadi salah satu obat herbal untuk menurunkan kadar kolesterol. Sebuah studi di tahun 2014 menyebutkan, seseorang yang mengonsumsi bubuk rosemary dalam dosis 2, 5, atau 10 gram setiap hari menunjukkan penurunan dalam kadar kolesterol total mereka.

Temuan ini menunjukkan bahwa rosemary bisa berperan dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai kondisi kronis lainnya.

Karena studi tersebut melibatkan jumlah partisipan yang terbatas, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar untuk mengonfirmasi efektivitasnya secara lebih meyakinkan.

Menggabungkan obat herbal ini dengan diet sehat dan gaya hidup aktif dapat memberikan manfaat tambahan dalam mengelola kadar kolesterol.

Namun, sebelum memulai penggunaan obat herbal apa pun, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Terlebih jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain, untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.