M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Minuman yang Harus Dibatasi jika Ingin Jantung Tetap Sehat

5 Minuman yang Harus Dibatasi jika Ingin Jantung Tetap Sehat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa minuman yang harus dibatasi jika ingin jantung tetap sehat. Apa sajakah itu?

Saat membahas kesehatan jantung, perhatian sering tertuju pada makanan berlemak atau kebiasaan kurang bergerak. Padahal, pilihan minuman sehari-hari juga dapat memberikan pengaruh besar terhadap kondisi jantung. Beberapa jenis minuman mengandung gula tambahan, lemak jenuh, natrium, hingga zat tertentu yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memengaruhi tekanan darah, kadar kolesterol, dan kesehatan pembuluh darah.

Menjaga jantung tetap sehat bukan berarti harus menghindari semua minuman favorit. Langkah yang lebih realistis adalah mengenali jenis minuman yang sebaiknya dibatasi dan menggantinya dengan pilihan yang lebih seimbang.

Baca Juga: 10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Minuman yang Harus Dibatasi jika Ingin Jantung Tetap Sehat

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa minuman yang harus dibatasi jika ingin jantung tetap sehat:

1. Soda

Soda mengandung gula tinggi tetapi hampir tidak memberikan nutrisi penting bagi tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang rutin minum soda memiliki risiko penyakit jantung lebih tinggi dibanding orang yang jarang mengonsumsinya.

Minum lebih dari sekitar 350 ml soda per hari dapat meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kolesterol HDL atau kolesterol baik. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan jantung seiring waktu.

2. Minuman olahraga, limun, dan minuman manis non-karbonasi lainnya

Tidak hanya soda, minuman non-karbonasi seperti minuman olahraga, limun, dan minuman rasa buah juga sering mengandung gula tinggi dan nutrisi yang terbatas.

Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi sekitar 350 ml minuman manis setiap hari dapat meningkatkan risiko kadar trigliserida tinggi dan menurunkan kadar kolesterol baik. Namun, konsumsi jus buah murni 100% tidak menunjukkan peningkatan risiko yang sama dalam penelitian tersebut.

Baca Juga: 7 Camilan Tinggi Omega-3 yang Bagus untuk Kesehatan Jantung

3. Minuman kopi manis

Kopi dengan tambahan sirup, saus manis, krimer, atau topping dapat mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi.

Mengonsumsi sesekali umumnya tidak menjadi masalah, tetapi jika dijadikan kebiasaan harian dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minuman manis memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah jantung serius seperti serangan jantung dan stroke.

4. Minuman energi

Minuman energi umumnya mengandung kombinasi gula dan kafein dalam jumlah tinggi.

Gula dapat memicu lonjakan gula darah dan pelepasan insulin secara cepat. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan metabolisme dan jantung.

Selain itu, kandungan kafein yang tinggi juga dapat meningkatkan tekanan darah dan pada beberapa kasus memicu gangguan irama jantung.

Baca Juga: 3 Manfaat Alami Cokelat Hitam untuk Menjaga Kesehatan Jantung

5. Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Minuman seperti bir, anggur, dan minuman beralkohol lainnya dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi memberi beban tambahan pada pembuluh darah dan membuat risiko gangguan jantung meningkat.

Meski anggur merah sering dikaitkan dengan manfaat tertentu untuk jantung, para ahli kesehatan umumnya tidak menyarankan seseorang mulai minum alkohol hanya untuk mendapatkan manfaat tersebut.

Untuk menjaga jantung tetap sehat, cobalah memperbanyak konsumsi air putih, membatasi minuman tinggi gula, dan memilih minuman dengan kandungan nutrisi yang lebih baik. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jangka panjang.

Itulah beberapa minuman yang harus dibatasi jika ingin jantung tetap sehat. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Dunia Memantul ke US$ 4.000 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Meski peluang kenaikan suku bunga The Fed makin kecil, tekanan dari harga minyak masih membayangi prospek harga emas.

Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 Dibuka Besok, Cek Jadwal Lengkap dan Tahapannya

Pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II dibuka 27 Oktober hingga 4 November 2026.  

Promo The Body Shop 25-31 Oktober 2026, Face Scrub-Body Yogurt Diskon hingga 50%

Promo The Body Shop Trick or Treats Diskon s/d 50% Periode 25-31 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja skincare di hari gajian.  

Jelang 12.12, Simak 5 Tips yang Bisa Dilakukan Pemilik Brand

Gross merchandise value hanya menunjukkan berapa banyak uang yang masuk, laba yang diperoleh dan pembeli yang kembali lagi.  

6 Tips Lari Maraton Pemula agar Aman dari Risiko Cedera & Kuat sampai Garis Finish

Persiapkan diri Anda sebelum bertanding dengan tips lari maraton bagi pemula, mulai dari rutinitas latihan hingga kecukupan nutrisi harian.  

Vokalis CNBLUE jadi Penyanyi Fals, Jung Yong Hwa Tampil Beda di Drama Oh! My Guard

Jung Yong Hwa yang tak terbiasa bernyanyi buruk harus mencari cara untuk menampilkan ketidakmampuan tersebut melalui akting.

Bitcoin Jebol US$ 80.000, Suku Bunga The Fed Penentu Nasib Selanjutnya

Harga Bitcoin menyentuh ke bawah US$ 80.000. Keputusan The Fed pada Rabu menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar.

5 Cara Mengurangi Lemak di Paha agar Lebih Kencang & Ideal, Ikuti Gerakan Ini yuk

Ingin paha kencang dan ideal? Ketahui berbagai cara mengurangi lemak di paha melalui gerakan sederhana yang bisa Anda lakukan rutin di rumah.  

5 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (27/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (27/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Stabil, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,33 Juta

Harga buyback emas hari ini, Senin (26/10), relatif stabil. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.