MOMSMONEY.ID - Ada beberapa minuman yang harus dibatasi jika ingin jantung tetap sehat. Apa sajakah itu?
Saat membahas kesehatan jantung, perhatian sering tertuju pada makanan berlemak atau kebiasaan kurang bergerak. Padahal, pilihan minuman sehari-hari juga dapat memberikan pengaruh besar terhadap kondisi jantung. Beberapa jenis minuman mengandung gula tambahan, lemak jenuh, natrium, hingga zat tertentu yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memengaruhi tekanan darah, kadar kolesterol, dan kesehatan pembuluh darah.
Menjaga jantung tetap sehat bukan berarti harus menghindari semua minuman favorit. Langkah yang lebih realistis adalah mengenali jenis minuman yang sebaiknya dibatasi dan menggantinya dengan pilihan yang lebih seimbang.
Baca Juga: 10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Minuman yang Harus Dibatasi jika Ingin Jantung Tetap Sehat
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa minuman yang harus dibatasi jika ingin jantung tetap sehat:
1. Soda
Soda mengandung gula tinggi tetapi hampir tidak memberikan nutrisi penting bagi tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang rutin minum soda memiliki risiko penyakit jantung lebih tinggi dibanding orang yang jarang mengonsumsinya.
Minum lebih dari sekitar 350 ml soda per hari dapat meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kolesterol HDL atau kolesterol baik. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan jantung seiring waktu.
2. Minuman olahraga, limun, dan minuman manis non-karbonasi lainnya
Tidak hanya soda, minuman non-karbonasi seperti minuman olahraga, limun, dan minuman rasa buah juga sering mengandung gula tinggi dan nutrisi yang terbatas.
Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi sekitar 350 ml minuman manis setiap hari dapat meningkatkan risiko kadar trigliserida tinggi dan menurunkan kadar kolesterol baik. Namun, konsumsi jus buah murni 100% tidak menunjukkan peningkatan risiko yang sama dalam penelitian tersebut.
Baca Juga: 7 Camilan Tinggi Omega-3 yang Bagus untuk Kesehatan Jantung
3. Minuman kopi manis
Kopi dengan tambahan sirup, saus manis, krimer, atau topping dapat mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi.
Mengonsumsi sesekali umumnya tidak menjadi masalah, tetapi jika dijadikan kebiasaan harian dapat meningkatkan risiko gangguan jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minuman manis memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah jantung serius seperti serangan jantung dan stroke.
4. Minuman energi
Minuman energi umumnya mengandung kombinasi gula dan kafein dalam jumlah tinggi.
Gula dapat memicu lonjakan gula darah dan pelepasan insulin secara cepat. Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan metabolisme dan jantung.
Selain itu, kandungan kafein yang tinggi juga dapat meningkatkan tekanan darah dan pada beberapa kasus memicu gangguan irama jantung.
Baca Juga: 3 Manfaat Alami Cokelat Hitam untuk Menjaga Kesehatan Jantung
5. Alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Minuman seperti bir, anggur, dan minuman beralkohol lainnya dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi memberi beban tambahan pada pembuluh darah dan membuat risiko gangguan jantung meningkat.
Meski anggur merah sering dikaitkan dengan manfaat tertentu untuk jantung, para ahli kesehatan umumnya tidak menyarankan seseorang mulai minum alkohol hanya untuk mendapatkan manfaat tersebut.
Untuk menjaga jantung tetap sehat, cobalah memperbanyak konsumsi air putih, membatasi minuman tinggi gula, dan memilih minuman dengan kandungan nutrisi yang lebih baik. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jangka panjang.
Itulah beberapa minuman yang harus dibatasi jika ingin jantung tetap sehat. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News