M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Menyusui, Berpengaruh pada Bayi!

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Menyusui, Berpengaruh pada Bayi!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 5 kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui. Apa saja? Simak informasi selengkapnya di sini.

Masa menyusui adalah fase di mana seorang ibu harus ekstra selektif terhadap apa yang dikonsumsi maupun yang diaplikasikan ke kulit.

Banyak ibu tidak menyadari bahwa kulit adalah organ terbesar tubuh yang dapat menyerap bahan kimia ke dalam aliran darah, yang berpotensi memengaruhi kualitas serta keamanan ASI.

Baca Juga: 8 Khasiat Konsumsi Rutin Minuman Fermentasi bagi Kesehatan

Meskipun perlindungan kulit tetap penting, namun beberapa bahan aktif yang biasanya efektif untuk jerawat atau penuaan justru menjadi risiko bagi si kecil.

Jangan asal pakai, berikut MomsMoney bagikan daftar kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui sebagaimana dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD) dan Mayo Clinic.

1. Retinoid

Kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui pertama adalah retinoid.

Retinoid, termasuk retinol, retinyl palmitate, dan adapalene, merupakan holy grail untuk anti-aging dan jerawat. Kendati demikian, pemakaian retinoid sangat tidak disarankan selama fase menyusui.

Menurut penjelasan dari Mayo Clinic, meskipun penyerapan melalui kulit relatif kecil dibandingkan obat minum, namun para ahli tetap menyarankan untuk menghindarinya sebagai langkah pencegahan. Terdapat risiko teoretis bahwa bahan ini dapat mengganggu perkembangan bayi jika terserap dalam jumlah tertentu.

Sebagai alternatif yang aman, ibu menyusui dapat beralih ke bakuchiol atau azelaic acid yang memiliki fungsi serupa namun lebih ramah.

2. BHA dosis tinggi

Kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui kedua adalah BHA dosis tinggi.

BHA, seperti salicylic acid, sering ditemukan dalam produk pembersih wajah dan obat totol jerawat. Mengutip Healthline, penggunaan BHA dalam persentase kecil (di bawah 2%) yang diaplikasikan pada area terbatas umumnya dianggap aman.

Namun, penggunaan dalam dosis tinggi, seperti pada prosedur chemical peeling atau pemakaian di seluruh tubuh, harus benar-benar dihindari oleh ibu menyusui.

Hal ini dikarenakan salicylic acid berkerabat dengan aspirin, yang jika terserap dalam jumlah banyak dapat berisiko menyebabkan masalah kesehatan pada bayi melalui ASI. Sebaiknya, pilihlah AHA seperti glycolic acid atau lactic acid sebagai pengganti eksfoliasi yang lebih aman.

3. Hydroquinone

Kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui ketiga adalah hydroquinone.

Hydroquinone adalah bahan pemutih kulit yang sangat efektif untuk mengatasi flek hitam. Namun, penggunaannya dilarang keras bagi ibu hamil maupun ibu menyusui.

Berdasarkan laporan riset dari Journal of Canadian Family Physicians, hydroquinone memiliki tingkat penyerapan sistemik yang sangat tinggi ke dalam kulit, yaitu sekitar 35% hingga 45%. Tingginya tingkat penyerapan ini bisa meningkatkan risiko bahan kimia tersebut masuk ke dalam kelenjar susu.

Untuk mengatasi hiperpigmentasi saat menyusui, para dermatolog lebih menyarankan penggunaan vitamin C atau niacinamide karena jauh lebih aman bagi ibu dan bayi.

Baca Juga: Bukan Obat, 5 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Radang Asam Urat

4. Oxybenzone

Kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui keempat adalah oxybenzone.

Tabir surya atau sunscreen sangat penting, tetapi ibu menyusui harus memperhatikan jenis filter UV yang digunakan. Oxybenzone dan avobenzone adalah filter kimia yang sering ditemukan pada chemical sunscreen.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), bahan kimia ini dapat menyerap ke aliran darah dan telah terdeteksi dalam sampel ASI pada beberapa penelitian. Selain itu, oxybenzone dikhawatirkan dapat mengganggu sistem hormon.

Sebagai solusi aman, gunakanlah physical sunscreen atau mineral sunscreen yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide. Sunscreen jenis ini mampu bekerja di atas permukaan kulit tanpa terserap ke dalam darah.

5. Paraben dan Phthalates

Kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui kelima adalah paraben dan phthalates.

Paraben serta phthalates sering digunakan sebagai pengawet dan penstabil aroma dalam produk body care. Pakar kesehatan di The Environmental Working Group menekankan bahwa bahan-bahan ini bersifat meniru hormon estrogen dan bisa mengganggu keseimbangan endokrin.

Bagi ibu menyusui, paparan zat pengganggu hormon ini dikhawatirkan dapat memengaruhi produksi ASI serta tumbuh kembang bayi.

Sangat disarankan untuk memilih produk yang berlabel "Paraben-Free" dan "Phthalates-Free" selama masa menyusui berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Pentingya Menjaga Skin Barrier di Tengah Gaya Hidup Perkotaan

Pakar kulit mengingatkan pentingnya menjaga fungsi skin barrier di tengah rutinitas masyarakat perkotaan, khususnya perempuan profesional.

TikTok Gelar ForYourBeauty Festival untuk Ekspresikan Kecantikan Lewat Konten

Ekspresikan kecantikan tak melulu lewat foto. TikTok menggelar festival ForYouBeauty untuk menunjukkan kecantikan setiap orang lewat TikTok.

Ini 4 Tips Atur Prioritas Finansial Hari Raya Idul Adha dari Astra Life

Mari simak, Astra Life membagikan 4 tips atur prioritas finansial Hari Raya Idul Adha yang bisa menjadi pedoman Anda.​

Hasil Singapore Open 2026, Cuma 2 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2026 Babak 32 Besar hari pertama, Selasa (26/5), hanya dua dari lima waki Indonesia yang bertanding merebut tiket 16 besar.

Ini Segudang Manfaat Konsumsi Kolagen untuk Kesehatan

Tidak hanya dukung kecantikan kulit, mengkonsumsi kolagen bisa berdampak baik bagi kesehatan tubuh. 

Tantangan Daya Beli, Ini Strategi PK Entertainment Jaga Profit dan Volume Konser

PK Entertainment akan lebih berhati-hati dalam memilih musisi yang akan diboyong ke Indonesia untuk menggelar konser.

Tak Sekadar Makan, Ini Cara Baru Lihat Fase MPASI Anak

Mothercare menghadirkan pengalaman interaktif untuk mendukung orang tua memahami fase MPASI anak secara lebih menyeluruh.

Olahraga Intensitas Tinggi sedang Tren, Begini Cara Memulainya

Olahraga intens seperti Hyrox bisa memicu jerawat. Pahami pentingnya perawatan kulit setelah latihan agar tetap nyaman beraktivitas.

Cari Tas Kerja Sekaligus Travel, Intip Koleksi Multifungsi Victorinox

Victorinox Experience Hub buka di Kota Kasablanka. Lihat langsung koper daur ulang dan pisau lipat legendaris untuk aktivitas harian Anda.

Provinsi Ini Waspada Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/5)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 27 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.