M O M S M O N E Y I D
Santai

Rambut Bebas Ketombe seperti Cristiano Ronaldo, Ini Rahasianya

Rambut Bebas Ketombe seperti Cristiano Ronaldo, Ini Rahasianya
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Olahraga rutin memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, aktivitas yang memicu banyak keringat juga bisa membuat rambut cepat lepek, kulit kepala berminyak, hingga memunculkan ketombe jika tidak dirawat dengan benar.

Clear Scalp Derma Expert Matthew Seal menjelaskan, saat berolahraga intens tubuh menghasilkan lebih banyak keringat untuk mengatur suhu tubuh.

Jika bercampur dengan minyak dan kotoran, kondisi tersebut dapat membuat kulit kepala terasa gatal sekaligus memicu atau memperparah ketombe.

"Ketombe, kulit kepala berminyak, rambut lepek, dan rasa gatal pada kulit kepala merupakan masalah yang umum dialami atlet. Pada sebagian orang, rambut juga dapat terasa lebih kering, kusam, atau mudah patah akibat paparan sinar matahari, aktivitas luar ruang yang intens, dan perawatan yang kurang tepat," ujar Matthew dalam keterangan resmi Selasa (4/8). 

Agar kulit kepala tetap sehat, Matthew menyarankan untuk tidak menunda keramas setelah berolahraga.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Beli 25% Saham Almeria, Peluang Kembali ke La Liga

Membersihkan rambut secara rutin dapat membantu mengangkat minyak, keringat, dan kotoran yang menumpuk sehingga tidak memicu masalah pada kulit kepala.

Selain itu, pilihlah sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Bagi yang memiliki masalah ketombe, sampo dengan kandungan niacinamide dapat membantu merawat kulit kepala, disertai bahan antiketombe dan sensasi segar seperti menthol.

Tak kalah penting, biasakan mengeringkan rambut setelah keramas, menjaga asupan cairan dan pola makan yang seimbang, serta rutin membersihkan perlengkapan olahraga seperti helm atau topi yang dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran dan keringat.

"Kulit kepala yang sehat membantu menciptakan lingkungan yang baik bagi rambut serta mendukung kenyamanan saat beraktivitas. Lebih dari itu, kulit kepala yang bersih dan segar dapat meningkatkan rasa nyaman dan percaya diri para atlet sehingga mereka dapat tetap fokus pada performa," kata Matthew.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Wilayah Kompak Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Bali Besok (22/9)

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok bervariasi, dengan 5 wilayah berawan dan suhu udara mencapai 30°C. Simak prakiraan lengkapnya!

Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Sumatera Utara Besok (22/9), Cek Prakiraan Cuaca

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi cuaca Sumatera Utara besok. Suhu terendah 17°C dan tertinggi 34°C. 

Interaksi Obat Asam Urat dan Alkohol Punya Dampak Buruk bagi Tubuh

Obat asam urat alopurinol berinteraksi buruk dengan alkohol hingga antibiotik. Lihat daftar bahaya dan efek samping obat yang tersembunyi.

Antisipasi Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/9)

BMKG Memprakirakan Cuaca Sumatera Selatan besok bervariasi dari hujan ringan hingga udara kabur di sejumlah wilayah. Cek prakiraan selengkapnya!

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (22/9), Pariaman Berpotensi Hujan Petir

BMKG memprakirakan hujan di 18 wilayah Sumatera Barat besok, termasuk hujan petir di Kota Pariaman. Simak prakiraan selengkapnya!

Promo Alfamart Beauty Fair 16-30 September 2026, Lavojoy-Npure Diskon hingga 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 September 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.

Memakai Masker saat Berkendara Tidak Cukup, Ini Cara biar Perlindungan Lebih Optimal

Jenis masker, cara penggunaan, hingga perlengkapan perlindungan lainnya juga perlu diperhatikan agar perlindungan lebih optimal.

Hujan Guyur 4 Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.