MOMSMONEY.ID - Beberapa bahan alami mengandung sifat antiinflamasi yang bisa meredakan gejala asam urat. Asam urat adalah radang sendi yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan.
Dr Avinash Mandloi, dokter ortopedi, menyebutkan, pengobatan alami dapat berperan penting dalam meredakan gejala asam urat. Pengobatan alami ini meliputi jahe, bawang putih, seledri, pisang, dan minyak jarak.
Dengan menggunakan solusi alami ini bersamaan dengan pengobatan konvensional, penderita asam urat dapat mengelola gejalanya dengan lebih baik. Hal ini dapat membantu mengurangi frekuensi dan keparahan kambuhnya penyakit.
Baca Juga: Risiko Asam Urat Tinggi: Gula Tambahan Picu Nyeri Sendi Parah
Apa penyebab penumpukan kristal asam urat?
Dilansir dari Tuasaude.com, asam urat bisa disebabkan oleh faktor genetika, diet, dan gaya hidup. Mengonsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah dan makanan laut pun dapat meningkatkan kadar asam urat.
Mengetahui gejala dan sendi mana yang biasanya terpengaruh membantu penderita mendapatkan pertolongan medis dengan cepat. Hal ini dapat membantu mengelola penyakit asam urat mereka dengan lebih baik.
1. Gingerol mengurangi peradangan sendi
6-Gingerol merupakan komponen utama jahe dan terbukti mengurangi penanda inflamasi dalam tubuh. Cara kerjanya adalah dengan menghambat produksi sitokin pro-inflamasi.
Molekul-molekul ini memicu peradangan. Dengan mengurangi sitokin ini, 6-gingerol membantu mengurangi peradangan yang terkait dengan asam urat.
Efek antiinflamasi 6-gingerol mirip dengan NSAID. Namun, jahe tidak memiliki efek samping seperti penggunaan NSAID jangka panjang.
Hal ini menjadikan jahe sebagai alternatif alami yang menjanjikan untuk mengatasi gejala asam urat. Mengonsumsi hingga 4 cangkir teh jahe setiap hari dapat mengurangi peradangan asam urat.
Untuk membuat teh jahe, iris akar jahe segar dan seduh dalam air mendidih selama 5-10 menit. Sesuaikan jumlah jahe sesuai selera, tersedia kapsul atau ekstrak jahe.
2. Bawang putih mengandung sulfur untuk kesehatan sendi
Bawang putih dikenal karena manfaat kesehatannya, berkat senyawa sulfur yang terkandung di dalamnya. Senyawa alisin memiliki efek anti-inflamasi.
Senyawa ini dapat membantu mengurangi gejala asam urat. Anda dapat menambahkan bawang putih ke dalam makanan atau mengonsumsi suplemen, konsumsi 2-3 siung bawang putih mentah atau mengonsumsi suplemen bawang putih 600-1200 mg setiap hari.
3. Seledri mengandung senyawa antiinflamasi
Seledri telah lama digunakan untuk melawan peradangan dan meredakan asam urat. Seledri mengandung senyawa seperti apigenin dan luteolin.
Senyawa-senyawa ini dapat menurunkan asam urat dan meredakan nyeri. Minum jus seledri atau mengonsumsi seledri dapat membantu mengelola asam urat.
Baca Juga: Nanas Kunci Redakan Asam Urat? Ini Cara Tepat Konsumsinya!
4. Pisang dengan manfaat kalium
Pisang rendah purin tetapi tinggi kalium. Kalium membantu menyeimbangkan kadar asam dalam tubuh, dapat mengurangi gejala asam urat. Mengonsumsi pisang adalah cara yang tepat dan sehat untuk mengelola asam urat.
5. Minyak Jarak mampu meredakan nyeri sendi
Minyak jarak digunakan secara topikal untuk meredakan nyeri dan pembengkakan akibat asam urat. Asam risinoleatnya memiliki sifat anti-inflamasi.
Mengoleskan minyak jarak lalu menggunakan kompres hangat dapat membantu. Oleskan atau kompres hangat pada area sendi yang terkena. Sekian bahan alami mengandung sifat antiinflamasi yang bisa meredakan asam urat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News