M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Menetralisir Rasa Asam Masakan yang Terlalu Banyak Cuka

5 Cara Menetralisir Rasa Asam Masakan yang Terlalu Banyak Cuka
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Apakah Anda pernah tak sengaja memasukkan terlalu banyak cuka ke dalam masakan? Pasti masakan tersebut jadi berbau tajam dan tak enak bukan?

Cuka sendiri merupakan salah satu bahan masakan yang mampu menambah keragaman rasa. Namun jika terlalu banyak, maka masakan akan berubah menjadi aneh.

Baca Juga: 6 Cara Memperbaiki Rasa Masakan yang Terlalu Pedas, Biar Bisa Disantap Oleh Anak!

Tanda masakan terlalu banyak cuka

Beberapa tanda akibat terlalu banyak memasukkan cuka ke dalam masakan, dikutip dari Fix it insider:

  1. Bau cuka yang menyengat
  2. Rasa yang kuat & tajam yang menutupi rasa lainnya
  3. Asam berlebihan yang meninggalkan sisa rasa tak enak di mulut
  4. Berbusa atau menggelembung saat cuka ditambahkan
  5. Perubahan warna atau tekstur pada bahan

Baca Juga: 7 Cara Perbaiki Cita Rasa Masakan yang Terlalu Banyak Bawang, Agar Tak Bau dan Pahit

Cara Menetralisir Rasa Asam Pada Masakan yang Terlalu Banyak Cuka

1. Tambahkan kandungan lemak

Menambahkan unsur lemak ke dalam masakan yang terlalu banyak cuka dapat menetralisir rasa asam di dalamnya.

Moms bisa menggunakan mentega, minyak zaitun, margarin, olesan lemak, keju, dan deretan bahan lainnya. Bisa juga menambahkan bahan bertekstur krim seperti mayones, yogurt Yunani, hingga jus alpukat.

Teori sederhana, mengutip Spice Rally, mengatakan bahwa lemak bisa mengurangi rasa asam & getir  pada masakan.

5 Cara Menetralisir Rasa Asam pada Masakan yang Terlalu Banyak Cuka
5 Cara Menetralisir Rasa Asam pada Masakan yang Terlalu Banyak Cuka

Baca Juga: 6 Tips Rahasia Memilih Olive Oil yang Berkualitas, Jarang Orang yang Tahu!

2. Masukkan produk susu

Produk susu telah dipercaya dapat menetralkan keasaman cuka dalam masakan. Rasa manis & lembut pada susu dapat mengimbangi rasa asam yang keras sehingga keduanya jadi berimbang.

Namun Anda perlu berhati-hati menambahkan produk susu ke dalam masakan berkuah yang panas, sebab ini dimaksudkan untuk mencegah penggumpalan.

3. Menambahkan pati

Marinara Gnocchi
Marinara Gnocchi

Baca Juga: Mengenal 5 Perbedaan Daun Basil dan Oregano untuk Dunia Kuliner

Makanan dengan kandungan pati seperti nasi, kentang, ataupun pasta dapat menetralisir rasa asam pada masakan yang terlalu banyak cuka. Bahan makanan tersebut bertindak sebagai spons yang dapat menyerap asam berlebih & melunakkannya, dikutip dari Fix It Insider.

Contohnya saat memasak saus Marinara yang banyak mengandung tomat, menambahkan pasta akan membuat saus tersebut tak terlalu terasa asam.

4. Menambahkan kaldu

Jika masakan berkuah yang Anda buat terlalu banyak cuka sehingga rasanya berubah menjadi asam dan berbau, Anda hanya perlu menambahkan volume air kaldu untuk menyelamatkannya.

Baca Juga: 5 Macam Perbedaan Yakiniku dan Teriyaki dalam Masakan Jepang

5. Menambahkan soda kue

Baking soda atau soda kue
Baking soda atau soda kue

Soda kue memiliki sifat sebagai basa/alkali rendah. Itu sebabnya soda kue dapat menetralisir rasa asam dari cuka.

Baca Juga: 5 Perbedaan Minyak Wijen vs Minyak Zaitun untuk Masakan, Sudah Tahu?

Mengutip Food from Ashley, cukup tambahkan sedikit soda kue ke dalam masakan yang terlalu banyak cuka, kemudian aduk rata.

Penting untuk dilakukan, Anda wajib menambahkan soda kue sedikit demi sedikit. Jika terlalu banyak, maka masakan yang Anda buat akan berubah menjadi pahit dan tidak enak.

Itu dia aneka cara menetralisir rasa asam pada masakan yang terlalu banyak cuka. Semoga masakanmu kembali lezat dengan mengikuti langkah-langkah di atas!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (23/7)

​BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami cuaca kabur.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 23 Juli 2026: Leo Bersinar, Gemini Lebih Teliti

Yuk cek ramalan zodiak besok Kamis 23 Juli 2026, simak prediksi karier, cinta, keuangan, dan kesehatan semua zodiak.

Arus Dana ke ETF Bitcoin Berbalik Positif, Sinyal Bitcoin akan Bangkit?

Perubahan arus dana ETF kerap menjadi salah satu indikator untuk membaca arah sentimen institusi. Simak maknanya bagi prospek Bitcoin!

4 Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa yang Wajib Diketahui Pecinta Baking

Bingung membedakan donat kentang dengan donat biasa? Inilah 4 perbedaan donat kentang dan donat biasa yang wajib Anda tahu.

4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang agar Nutrisinya Terjaga

4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang. Wajib tahu, berikut MomsMoney bagikan informasinya.

Jangan Asal Beli Emas! Cek Dulu Selisih Harga Jual dan Buyback Hari Ini

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Berburu Kendaraan di GIIAS 2026, Astra Financial Siapkan Promo Kredit

​Astra Financial menghadirkan berbagai promo pembiayaan mobil, motor, hingga perlindungan asuransi selama GIIAS 2026.

Harga Buyback Emas Kompak Naik: Antam Melejit Rp 54.000, Galeri 24 Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini naik pada seluruh merek logam mulia. Kenaikan buyback terbesar terjadi pada Antam. Cek selengkapnya di sini!

Bukan Sekadar Kasur, Produk AI Ini Bisa Mengikuti Perubahan Posisi Tidur

​DeRUCCI memperkenalkan kasur pintar yang dapat menyesuaikan tingkat kenyamanan sesuai posisi tubuh pengguna.

Harga Emas Dunia Naik Dua Hari, Morgan Stanley Prediksi Emas ke US$ 4.450

Pasar mengabaikan faktor perang AS-Iran. Morgan Stanley memperkirakan harga emas mencapai US$ 4.450 per troi ons pada kuartal keempat.