M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Tren Renovasi Rumah yang Mulai Ditinggalkan, Pilih Konsep yang Tahan Lama

4 Tren Renovasi Rumah yang Mulai Ditinggalkan, Pilih Konsep yang Tahan Lama
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Kenali tren renovasi rumah yang mulai ditinggalkan dan pilih konsep hunian nyaman, fleksibel, serta bernilai untuk jangka panjang.

Merenovasi rumah menjadi salah satu langkah yang banyak dipilih masyarakat di Indonesia untuk menciptakan hunian yang lebih nyaman. 

Perubahan gaya hidup membuat kebutuhan terhadap desain rumah ikut berkembang, terutama setelah banyak keluarga membutuhkan ruang yang lebih fleksibel. 

Namun, tidak semua tren renovasi yang terlihat menarik di media sosial cocok diterapkan dalam jangka panjang.

Mengutip Better Homes & Gardens, sejumlah ahli renovasi mengingatkan bahwa pemilik rumah sebaiknya tidak hanya mengejar tampilan yang sedang populer, tetapi juga mempertimbangkan fungsi dan kenyamanan. 

Rumah yang baik bukan hanya memiliki desain menarik, tetapi juga mampu mengikuti perubahan kebutuhan penghuninya.

"Rumah terbaik tidak dibangun berdasarkan tren, tetapi dirancang berdasarkan gaya hidup orang yang tinggal di dalamnya," ujar Harrison Polsky dari Catena Homes.

Baca Juga: Meja Dapur Jadul Kembali Viral? Ini Alasan Desain Era 90-an jadi Incaran

Tren renovasi rumah yang mulai ditinggalkan

Memperbarui rumah memang dapat meningkatkan kenyamanan dan nilai hunian. Namun, keputusan renovasi perlu dilakukan dengan perencanaan matang agar hasilnya tidak cepat terasa usang.

Berikut beberapa tren yang mulai banyak dipertimbangkan ulang oleh pemilik rumah dan para profesional di bidang renovasi.

Konsep ruang terbuka yang terlalu luas

Konsep open space sempat menjadi pilihan favorit karena membuat rumah terlihat lebih lega dan modern. Banyak hunian menghilangkan sekat antar ruangan untuk menciptakan kesan luas.

Namun, kebutuhan keluarga saat ini mulai berubah. Banyak orang membutuhkan ruang khusus untuk bekerja, belajar, beristirahat, atau melakukan aktivitas pribadi tanpa terganggu.

Sebagai solusi, konsep semi terbuka kini lebih banyak digunakan. Rumah tetap terasa luas, tetapi memiliki pembagian fungsi yang lebih jelas melalui:

  • Partisi ringan.
  • Perbedaan area tanpa dinding permanen.
  • Penataan ruang berdasarkan aktivitas keluarga.

Apabila melakukan cara ini, hunian Anda akan tetap nyaman tanpa kehilangan kesan modern.

Material interior yang hanya mengikuti tren

Material menjadi bagian penting dalam renovasi karena berpengaruh terhadap tampilan dan biaya perawatan. Sayangnya, beberapa pilihan yang populer dalam waktu singkat dapat membuat rumah terlihat cepat ketinggalan zaman.

Penggunaan warna terlalu dominan, tekstur berlebihan, atau desain yang terlalu mengikuti tren media sosial bisa menjadi kurang menarik setelah beberapa tahun.

Saat ini, material bernuansa alami lebih banyak diminati karena memiliki tampilan yang lebih tahan lama. Kayu, batu alam, serta warna hangat seperti krem dan cokelat muda menjadi pilihan yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya rumah.

Bagi masyarakat Indonesia, pemilihan material juga perlu mempertimbangkan kondisi iklim tropis, seperti kelembapan dan kebutuhan perawatan.

Baca Juga: 6 Tren Dekorasi Teras yang Mulai Ditinggalkan Desainer, Ternyata Pilih Model Ini

Desain rumah yang terlalu personal

Membuat rumah sesuai karakter pribadi memang menjadi keinginan banyak orang. Namun, renovasi yang terlalu menyesuaikan kebutuhan tertentu dapat mengurangi fleksibilitas hunian.

Contohnya adalah membuat ruangan dengan fungsi yang sangat khusus atau memasang fasilitas yang hanya digunakan oleh sebagian kecil penghuni.

Desain rumah yang baik seharusnya mampu memberikan kenyamanan saat ini sekaligus tetap memiliki fungsi yang relevan jika kebutuhan keluarga berubah.

Fitur permanen yang terlalu banyak

Lemari tanam, rak permanen, dan furnitur built in dapat membantu rumah terlihat lebih rapi. Namun, jika digunakan secara berlebihan, ruangan bisa menjadi sulit diubah ketika kebutuhan penghuni mengalami perubahan.

Konsep hunian modern kini lebih mengutamakan keseimbangan antara penyimpanan tetap dan furnitur fleksibel. Dengan begitu, rumah tetap mudah ditata ulang tanpa perlu renovasi besar.

Tren renovasi rumah yang lebih aman untuk jangka panjang

Selain menghindari desain yang cepat berubah, pemilik rumah dapat memilih konsep yang memiliki nilai lebih stabil.

1. Material alami dengan nuansa hangat

Material alami menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan karena memberikan kesan nyaman dan tidak mudah terlihat kuno. Kayu, batu alam, dan elemen bertekstur sederhana dapat menciptakan suasana rumah yang lebih hangat.

2. Konsep ruang dalam dan luar yang menyatu

Menghubungkan area dalam rumah dengan taman atau teras menjadi tren yang terus berkembang. Selain memberikan kesan luas, konsep ini membantu meningkatkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara.

Baca Juga: 10 Ide Menata Kabinet Dapur Oranye Lama biar Terlihat Modern

3. Desain fleksibel untuk berbagai kebutuhan

Rumah saat ini tidak hanya membutuhkan tampilan menarik, tetapi juga kemampuan beradaptasi. Ruangan yang dapat berubah fungsi menjadi nilai tambah karena mampu mengikuti perubahan kehidupan keluarga.

Tips sebelum melakukan renovasi rumah

Sebelum mulai merenovasi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar hasilnya sesuai harapan:

  1. Tentukan kebutuhan utama sebelum memilih desain.
  2. Sesuaikan renovasi dengan anggaran yang tersedia.
  3. Pilih material berdasarkan kualitas dan daya tahan.
  4. Hindari keputusan hanya karena mengikuti tren.
  5. Konsultasikan rencana dengan tenaga profesional.

Renovasi rumah bukan sekadar memperbarui tampilan agar terlihat modern, tetapi juga menciptakan hunian yang nyaman dan memiliki nilai jangka panjang. Tren desain akan terus berubah, sementara rumah harus tetap mampu memenuhi kebutuhan penghuninya.

Memilih konsep yang fleksibel, material berkualitas, dan desain yang tidak mudah usang, masyarakat Indonesia dapat memiliki hunian yang lebih nyaman sekaligus tetap bernilai di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BBCA Tebar Dividen Rp 25 per saham, Cek Jadwal Pembagiannya

BBCA akan membagikan dividen interim Rp 25 per saham pada September 2026, dengan potensi yield sekitar 0,38%.

Suka Kembung Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Intoleransi Laktosa

Bukan Harus Berhenti Minum Susu, Ini Cara Aman bagi yang Mengalami Intoleransi Laktosa              

Promo Indomaret Weekend Treats 21-23 Agustus 2026, Belfoods Nugget Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 21-23 Agustus 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Harga Emas Dunia Naik Tiga Pekan, Tembus US$ 4.500

Harga emas dunia menuju kenaikan mingguan ketiga beruntun, setelah aksi buyback obligasi pemerintah AS menekan yield dan dollar AS.

Katalog Promo JSM Alfamart Periode 21-24 Agustus 2026, Lebih Hemat Hanya 4 Hari!

Pekan ini, ada promo JSM Alfamart yang berlaku 21-24 Agustus 2026. Cek untuk belanja hemat kebutuhan keluarga.

Promo JSM Indomaret Periode 21-23 Agustus 2026, Gentle Gen-Keju Kraft Diskon 25%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Tak Perlu Tunggu Gaji Besar, Ini Cara Generasi Muda Mulai Bangun Aset Sejak Dini

Tak harus menunggu punya gaji besar, generasi muda sudah bisa mulai membangun fondasi finansial sejak kuliah. Simak tipsnya!

Traktir Driver Ojol di Bulan Kemerdekaan, Cara Sederhana Berbagi Apresiasi

Dari Seporsi Makanan, Ada Cerita untuk Apresiasi para Driver Grab di Bulan Kemerdekaan              

8 Promo Kemerdekaan Kuliner Agustus 2026 yang Masih Berlaku, Ada Gokana hingga HokBen

Jangan sampai terlewat berburu promo kemerdekaan kuliner favorit Anda! Simak penawaran diskon spesial dari Gokana hingga HokBen sebelum kehabisan.

Laju Kenaikan Harga Bitcoin Belum Terbendung, Tembus Level US$ 75.000

Laju kenaikan harga Bitcoin belum terbendung dan menembus level US$ 75.000. Ini merupakan level tertinggi sejak akhir Mei 2026 lalu.​