M O M S M O N E Y I D
Santai

6 Tren Dekorasi Teras yang Mulai Ditinggalkan Desainer, Ternyata Pilih Model Ini

6 Tren Dekorasi Teras yang Mulai Ditinggalkan Desainer, Ternyata Pilih Model Ini
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Ini 6 tren dekorasi teras yang mulai ditinggalkan desainer karena terlihat usang. Simak gaya baru agar ruang luar rumah tetap nyaman.

Teras rumah kini memiliki peran yang semakin penting bagi banyak keluarga di Indonesia. Area yang dulu hanya dianggap sebagai bagian luar rumah, sekarang mulai dimanfaatkan sebagai tempat bersantai, menerima tamu, hingga menikmati waktu bersama keluarga. 

Karena itu, banyak pemilik rumah mulai memperhatikan desain teras agar terlihat nyaman sekaligus memiliki nilai estetika. 

Melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer interior menyarankan agar dekorasi rumah tidak hanya mengikuti tren sesaat, tetapi memilih elemen yang memiliki tampilan tahan lama dan tetap relevan dalam berbagai periode. 

“Saya lebih memilih desain yang terlihat klasik, memiliki karakter kuat, dan mampu bertahan dibandingkan tren yang hanya populer sementara,” ujar desainer interior Brittny Button.

Baca Juga: 10 Ide Menata Kabinet Dapur Oranye Lama biar Terlihat Modern

Perubahan gaya hidup membuat tren dekorasi teras juga mengalami pergeseran. Masyarakat kini cenderung menyukai ruang luar yang lebih sederhana, alami, mudah dirawat, dan tetap nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.

Bagi pemilik rumah yang ingin memperbarui tampilan teras, memahami tren yang mulai ditinggalkan dapat membantu menghindari kesalahan dalam memilih dekorasi. 

Tidak semua barang yang sedang populer akan memberikan hasil terbaik jika tidak sesuai dengan ukuran ruang dan karakter hunian.

Tren dekorasi teras yang mulai ditinggalkan

Desain teras yang menarik bukan hanya tentang mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga bagaimana setiap elemen memiliki fungsi dan terlihat menyatu. 

Para desainer menilai beberapa dekorasi yang sebelumnya banyak digunakan mulai kehilangan daya tarik karena dianggap kurang praktis atau membuat ruang luar terlihat tidak seimbang.

Karpet luar ruangan berukuran terlalu kecil

Karpet luar ruangan dapat memberikan suasana hangat dan membuat area duduk terlihat lebih nyaman. Namun, penggunaan karpet yang ukurannya terlalu kecil justru dapat membuat furnitur terlihat berdiri sendiri dan tidak menyatu dengan keseluruhan ruang.

Menurut desainer interior Brittny Button, karpet teras sebaiknya mampu membingkai area furnitur agar tampilan lebih rapi dan proporsional. 

Ukuran karpet yang tepat dapat membantu menciptakan batas visual antara area santai dan bagian teras lainnya. Beberapa tips memilih karpet teras yang tepat:

  1. Sesuaikan ukuran karpet dengan luas area duduk
  2. Pastikan kaki depan sofa atau kursi berada di atas karpet
  3. Pilih warna dan motif yang mudah dipadukan dengan dekorasi lain

Saat ini, banyak desainer mulai mengarah pada penggunaan karpet dengan warna alami atau konsep berlapis untuk memberikan tekstur tanpa membuat teras terasa penuh.

Lampu hias yang terlalu ramai

Lampu hias berbentuk untaian kecil sempat menjadi tren populer untuk mempercantik teras. Banyak orang menggunakannya karena mampu menciptakan suasana hangat dan menarik saat malam hari.

Namun, Jennifer Jones, desainer utama Niche Interiors, menilai penggunaan lampu hias seperti itu sudah terlalu umum. Sebagai alternatif, ia menyarankan penggunaan lampu LED isi ulang yang lebih praktis dan fleksibel.

Lampu jenis ini dapat dipindahkan sesuai kebutuhan, baik untuk area meja makan luar ruangan maupun sudut santai. Selain itu, pencahayaan yang lebih sederhana membuat teras terlihat modern tanpa kesan berlebihan.

Baca Juga: 5 Elemen Kamar Mandi yang disarankan Diganti biar Tampil Lebih Elegan

Dekorasi yang tidak sesuai konsep rumah

Kesalahan yang sering dilakukan saat menata teras adalah membeli dekorasi hanya karena sedang populer. Padahal, setiap elemen seharusnya memiliki hubungan dengan gaya rumah secara keseluruhan.

Desainer interior menyarankan agar pemilik rumah menentukan konsep terlebih dahulu sebelum memilih aksesori. Teras yang memiliki tema jelas akan terlihat lebih rapi dan nyaman dibandingkan ruang yang dipenuhi berbagai dekorasi tanpa arah. Beberapa konsep yang dapat diterapkan antara lain:

  1. Gaya minimalis dengan warna netral dan tampilan sederhana
  2. Gaya tropis dengan tanaman hijau serta material alami
  3. Gaya modern dengan bentuk furnitur yang lebih bersih

Dengan konsep yang sesuai, teras dapat mencerminkan karakter pemilik rumah sekaligus tetap terlihat menarik dalam waktu lama.

Pot tanaman dengan warna terlalu mencolok

Tanaman menjadi salah satu elemen dekorasi yang banyak digunakan pada teras rumah Indonesia. Kehadiran tanaman dapat membuat suasana lebih segar dan memberikan kesan alami.

Namun, pot tanaman dengan warna terlalu cerah mulai ditinggalkan karena dianggap dapat mengalihkan perhatian dari keindahan tanaman itu sendiri. Jennifer Jones menyarankan penggunaan pot dengan warna netral seperti putih, krem, abu abu, atau warna tanah.

Pilihan warna tersebut membuat tanaman terlihat lebih menonjol dan memberikan kesan elegan. Selain itu, pot bernuansa alami juga lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis tanaman dan desain rumah.

Payung teras berukuran terlalu besar

Payung besar memang memiliki manfaat untuk melindungi area teras dari sinar matahari. Namun, ukuran yang terlalu besar dapat membuat ruang luar terasa sempit dan mengurangi keseimbangan tampilan.

Brittny Button menyarankan penggunaan payung berukuran sedang yang lebih mudah disesuaikan. Untuk area yang membutuhkan perlindungan lebih luas, pemilik rumah dapat mempertimbangkan penggunaan pergola, kanopi, atau tanaman rambat sebagai peneduh alami.

Selain memberikan fungsi, pilihan peneduh yang tepat juga dapat mempercantik tampilan teras dan membuat suasana lebih nyaman.

Kursi santai yang membuat teras terasa penuh

Furnitur santai memang penting untuk menciptakan area relaksasi di rumah. Namun, penggunaan terlalu banyak kursi besar dapat membuat teras kehilangan ruang gerak.

Sebagai pilihan lain, Brittny Button menyarankan penggunaan daybed atau tempat tidur santai luar ruangan. Furnitur ini memiliki ukuran lebih luas sehingga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari membaca hingga bersantai bersama keluarga.

Pemilihan furnitur yang mudah dipindahkan juga menjadi nilai tambah karena pemilik rumah dapat mengubah susunan teras sesuai kebutuhan.

Baca Juga: 5 Cara Jaga Suhu Mobil biar Tetap Sejuk saat Gelombang Panas Siang Hari

Cara membuat teras tetap modern dan nyaman

Mengikuti tren dekorasi tidak berarti harus mengganti seluruh tampilan teras setiap saat. Konsep yang lebih baik adalah memilih elemen yang memiliki fungsi jelas dan tetap terlihat menarik dalam jangka panjang. Beberapa cara yang bisa diterapkan:

  1. Gunakan warna netral sebagai dasar dekorasi
  2. Pilih furnitur sesuai ukuran area teras
  3. Gunakan material yang tahan terhadap kondisi cuaca Indonesia
  4. Tambahkan tanaman untuk menghadirkan suasana alami
  5. Hindari terlalu banyak aksesori agar ruang tetap terasa luas

Menurut prinsip desain interior, ruang luar yang baik harus mampu memberikan kenyamanan sekaligus mendukung aktivitas penghuni rumah.

Tren dekorasi teras terus mengalami perubahan mengikuti kebutuhan masyarakat dan perkembangan gaya hunian. Namun, desain yang mengutamakan fungsi, kenyamanan, serta tampilan alami tetap menjadi pilihan yang lebih tahan lama.

Mengurangi penggunaan dekorasi yang terlalu ramai atau kurang sesuai dengan karakter rumah dapat membuat teras terlihat lebih modern. 

Pemilihan elemen yang tepat, area luar rumah dapat menjadi ruang favorit keluarga yang nyaman digunakan setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jerawat Muncul Terus? Waspada 5 Penyebab Tak Terduga Ini

Ada 5 penyebab jerawat muncul terus yang perlu Anda tahu. Apa saja? Simak informasi selengkapnya di sini.

Meja Dapur Jadul Kembali Viral? Ini Alasan Desain Era 90-an jadi Incaran

Meja dapur era 90-an kembali populer dengan konsep modern. Simak alasan tren ini diminati dan cara membuatnya tetap fungsional.

5 Kebiasaan Finansial Warren Buffett yang Patut Ditiru Kelas Menengah agar Kaya

Ingin kondisi finansial terus berkembang? Simak lima kebiasaan Warren Buffett yang bisa diterapkan untuk membangun aset jangka panjang.

6 Tren Dekorasi Teras yang Mulai Ditinggalkan Desainer, Ternyata Pilih Model Ini

Ini 6 tren dekorasi teras yang mulai ditinggalkan desainer karena terlihat usang. Simak gaya baru agar ruang luar rumah tetap nyaman.

5 Kebiasaan Menabung untuk Pemula yang Bikin Saldo Cepat Bertambah

Menabung menjadi kebiasaan sederhana yang membantu saldo terus bertambah secara konsisten tanpa terasa membebani keuangan.

6 Minuman yang Bikin Fokus untuk Dikonsumsi pada Pagi Hari

Inilah beberapa minuman yang bikin fokus untuk dikonsumsi di pagi hari. Mau coba konsumsi?          

10 Cara Konsumsi Protein Paling Sehat agar Jantung Tetap Sehat

Begini, lo, cara konsumsi protein paling sehat agar jantung tetap sehat. Yuk, cek caranya berikut ini!

Promo Alfamidi Ngartis Periode 1-15 Juli 2026, Beli 1 Gratis 1 Pasta Gigi-Hair Care

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 1-15 Juli 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

6 Kebiasaan Pagi yang Bisa Bantu Menurunkan Peradangan

Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan pagi yang bisa bantu menurunkan peradangan, lo. Kira-kira apa saja?

7 Makanan yang Bisa Bereaksi dengan Obat Jika Dikonsumsi Bersamaan

Ternyata ada beberapa makanan yang bisa bereaksi dengan obat jika dikonsumsi bersamaan, lo. Cek daftarnya di sini, yuk!