M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Tanda dari Kedutan Mata yang Berkaitan dengan Gangguan Kesehatan

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Cek beberapa penyebab kedutan mata terkait kesehatan syaraf wajah. Kondisi kedutan bisa saja dialami seseorang yang datang secara tiba-tiba.

Kedutan mata, juga dikenal sebagai blefarospasme, merupakan kontraksi otot yang tidak terkontrol di sekitar kelopak mata. Kedutan ini dapat terjadi pada satu mata atau kedua mata secara bersamaan.

Kondisi kedutan mata biasanya berlangsung singkat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, hal ini bisa menjadi mengganggu bagi beberapa orang karena sensasi yang tidak nyaman atau kekhawatiran terkait kesehatan mata.

Penyebab kedutan mata belum sepenuhnya dipahami, tetapi ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya.

Baca Juga: Kondisi Mata Bisa Untuk Deteksi Penyakit Kanker, Diabetes dll, Ini Ciri-Cirinya

Kedutan mata
Kedutan mata

Penyakit terkait kedutan mata

Kondisi medis yang dapat dikaitkan dengan kondisi kedutan mata dilansir dari Cleveland.

  1. Blepharospasm: Suatu kondisi sistem saraf yang menyebabkan peningkatan kedipan dan penutupan paksa kedua mata. Blepharospasm terkadang dikaitkan dengan masalah di bagian otak Anda yang disebut ganglia basal, yang jarang dapat diwariskan. Kondisi ini merupakan salah satu jenis gangguan gerakan yang disebut distonia, di mana gerakan tidak sadar terus berlanjut dan biasanya semakin parah seiring berjalannya waktu.
  2. Kejang hemifacial: Kondisi ini menyebabkan kontraksi otot di satu sisi wajah, termasuk kelopak mata. Para ahli berpikir iritasi saraf wajah menyebabkan kejang hemifasial.
  3. Myokymia kelopak mata: Kondisi lain yang biasanya melibatkan satu mata dan kurang kuat dibandingkan blepharospasm.
  4. Sindrom Meige: Orang yang memiliki blepharospasm esensial jinak dapat berkembang menjadi sindrom Meige (kadang juga disebut sindrom Brueghel). Ini terjadi ketika Anda mengalami kejang otot yang kuat dan seringkali menyakitkan yang menggerakkan mata, wajah bagian bawah, dan rahang. Orang yang memiliki sindrom Meige mengalami kejang pada lidah dan rahang serta kelopak mata. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi beberapa faktor dari bagian otak seperti basal ganglia diprediksi menjadi pemicunya.

Selanjutnya, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab kedutan mata yang terkait dengan pola hidup yang kurang sedah.

Baca Juga: 6 Manfaat Zinc untuk Kesehatan Kulit, Mengurangi Jerawat hingga Melembabkan

Beberapa penyebab kedutan mata

Penyebab mata berkedut yang paling umum adalah stres dan kelelahan. Pastikan Anda cukup berolahraga, setidaknya tujuh hingga delapan jam tidur dan tetap terhidrasi.

Setelah Anda rileks, sebagian besar kasus kejang kelopak mata akan berlalu - meskipun jika Anda sangat stres, ini mungkin memakan waktu hingga beberapa minggu.

Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang mudah dideteksi secara dini baik dari aktivitas maupun kesehatan mental.

1. Kecemasan

Salah satu penyebab umum munculnya kedutan mata kanan atas adalah karena adanya gangguan kecemasan. Mengutip dari Health Grades, saat cemas, tubuh Anda tidak bisa istirahat dengan benar.

Hasilnya, seluruh bagian tubuh merasa kelelahan, tak terkecuali otot di sekitar mata. Segera konsultasikan ke dokter jika sering merasa kedutan dibarengi dengan rasa cemas yang tak kunjung hilang, sulit berkonsentrasi, dan kesulitan untuk tidur.

2. Konsumsi Kafein

Selain itu penyebab kedutan mata dapat berasal dari banyak konsumsi kafein. Zat kafein yang terdapat dalam kopi, teh, atau cokelat dapat menstimulasi otot mata sehingga kedutan pun terjadi.

Untuk menghindari hal itu, usahakan untuk tidak mengonsumsi kafein berlebih.

3. Mata Kering

Saat kelembaban mata berkurang, mata menjadi lebih mudah iritasi karena benda asing. Kondisi iritasi yang berlangsung lama itulah yang dapat menyebabkan kedutan.

Maka dari itu, usahakan untuk mengistirahatkan mata sesering mungkin, apalagi saat Anda berhadapan dengan gawai.

4. Kekurangan Nutrisi

Ada banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar bisa berfungsi secara optimal, misalnya magnesium, vitamin B12, vitamin D, dan lain sebagainya.

Saat jumlahnya terlalu sedikit, ada banyak kondisi yang terjadi pada tubuh, termasuk kedutan mata kanan atas.

Cara mengatasi kedutan mata

Untuk itu, Anda perlu mulai mengatasi kedutan mata yang menggaggu dengan memperbaiki pola hidup yang lebih sehat.

  • Perbaiki pola tidur: Perbaiki jam tidur dan pastikan lebih banyak tidur pada malam hari. Kurangi aktivitas yang membuat sikardian tubuh terganggu seperti bedagang pada malam hari.
  • Kurangi kafein: Anda juga bisa mengurangi konsumsi kafein yang berasal dari Kopi dan Teh. Beberapa kasus, kafein dapat mengganggu waktu tidur dan menyebabkan kecemasan pada kondisi kesehatan mental tertentu.
  • Kelola stres: Anda perlu mengetahui batasan tingkat stres agar tubuh tidak lelah. Pastikan Anda menjadwalkan waktu olahraga secara rutin untuk mengurangi dampak stres yang berlebihan. 
  • Berhenti merokok: Kebiasaan merokok dapat mengganggu kesehatan baik dari aliran pernafasan dan kesehatan lain termasuk kerongkongan. Ini dapat berdampak pada pola makan dan olahraga yang bisa saja menghambat tubuh untuk mengontrol stres.

Kedutan mata biasanya tidak memerlukan perawatan khusus karena umumnya bersifat sementara dan tidak berbahaya.

Saat kedutan berlangsung dalam waktu yang lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli mata untuk evaluasi lebih lanjut.

Melalui informasi terkait penyebab kedutan mata beserta langkah yang dilakukan untuk mengatasi gejala lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.        

Waspada Hujan Guyur Daerah Ini, Cek Prakiraan Cuaca di Banten Besok Selasa (3/8)

​BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di sejumlah wilayah di Banten besok, sementara lusa di seluruh wilayah akan berawan.

Cuaca Jawa Barat Besok (4/8) dan Lusa Didominasi Berawan, Ini Daftar Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Prediksi Indonesia Vs Vietnam ASEAN Championship 2026, Berakhir Imbang?

Prediksi Indonesia vs Vietnam di ASEAN Championship 2026, duel penting Grup A dengan peluang besar menuju semifinal.

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Selasa (4/8), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah, sementara lusa akan didominasi cuaca berawan.

600.000 Lebih Kasus Kebutaan akibat Katarak, Akses Pengobatan Masih Jadi Tantangan

Operasi katarak masih menjadi harapan banyak warga, akses layanan di daerah terpencil masih menjadi tantangan.