MOMSMONEY.ID - Bosan dengan senam aerobik? Ada pilihan aktivitas fisik lain yang bisa dicoba, salah satunya senam zapin lo.
Senam ini mengadaptasi gerakan tari tradisional Melayu yang dipadukan dengan olahraga modern
Gerakannya banyak mengandalkan langkah kaki yang ritmis, koordinasi tangan, keseimbangan tubuh, serta iringan musik Melayu.
Instruktur senam Gian Natasya mengatakan, nama zapin umumnya merujuk pada seni tari tradisional Melayu yang memiliki pengaruh budaya Arab.
"Ciri khasnya adalah gerakan langkah kaki yang ritmis, teratur, dan mengikuti irama musik. Karena itu, ketika istilah Zapin digunakan dalam senam, nama tersebut dapat menggambarkan karakter gerakannya yang banyak menggunakan pola langkah dan ritme," ujar Gian dalam keterangan resmi Senin (24/8).
Baca Juga: Bisa Dilakukan Semua Usia, Ini Manfaat Senam Bogor Bugar
Menurut Gian, gerakan langkah yang dilakukan secara berulang dan terkontrol dapat melatih otot tungkai, terutama paha dan betis, sekaligus melatih koordinasi antara kaki, tubuh dan irama.
"Gerakan berpindah arah, mengatur pijakan, dan mempertahankan posisi tubuh juga memberikan stimulus terhadap keseimbangan dan koordinasi," katanya.
Untuk durasinya, Gian menyebutkan, senam zapin dapat dilakukan sekitar 30–60 menit dalam satu sesi dengan intensitas yang disesuaikan kemampuan peserta.
Senam ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang sedang menjaga berat badan. Meski begitu, jumlah kalori yang terbakar tidak bisa disamaratakan karena bergantung pada berat badan dan intensitas gerakan.
"Senam zapin tetap cocok untuk program penurunan berat badan, karena aktivitas fisik membantu meningkatkan pengeluaran energi. Tetapi olahraga sebaiknya tidak berdiri sendiri," ujar Gian.
Baca Juga: Apa Itu Senam Kegel? Ini 5 Manfaat Senam Kegel untuk Wanita yang Harus Anda Tahu
Bagi lansia, gerakan zapin dapat dibuat bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Gerakan yang melibatkan langkah kaki, koordinasi dan keseimbangan dapat membantu mempertahankan kemampuan fungsional sehari-hari.
Gian juga menyebut aktivitas fisik selama 30 menit sebanyak lima kali seminggu atau sekitar 150 menit dapat menjadi fondasi yang baik untuk menjaga kesehatan jika dilakukan dengan intensitas sedang. Namun, aktivitas aerobik sebaiknya dilengkapi latihan penguatan otot dan keseimbangan.
Holywings Peduli menggelar senam zapin di Tembak Langit Batam, Minggu (23/8), yang diikuti lebih dari 150 warga.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli Andrew Susanto mengatakan, kegiatan ini mengajak masyarakat hidup lebih aktif sekaligus melestarikan budaya lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News