M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Rekomendasi Minuman Hangat untuk Menghidrasi Tubuh

 4 Rekomendasi Minuman Hangat untuk Menghidrasi Tubuh
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa rekomendasi minuman hangat untuk menghidrasi tubuh berikut ini. Coba, yuk!

Menjaga tubuh tetap terhidrasi tidak selalu harus dengan minuman dingin. Dalam beberapa kondisi, minuman hangat justru memberikan kenyamanan sekaligus membantu tubuh menyerap cairan dengan lebih optimal.

Terutama saat cuaca dingin atau tubuh terasa kurang fit, minuman hangat bisa menjadi pilihan yang menenangkan sekaligus menyehatkan.

Hidrasi yang cukup berperan penting dalam menjaga fungsi organ, mendukung metabolisme, serta membantu menjaga energi tetap stabil. Ketika tubuh kekurangan cairan, Anda bisa merasakan gejala seperti lelah, sulit fokus, hingga kulit terasa kering.

Oleh karena itu, memilih minuman yang tidak hanya menghidrasi tetapi juga memberikan manfaat tambahan menjadi langkah yang tepat.

Baca Juga: 8 Minuman yang Bisa Menurunkan Kadar Kortisol dalam Tubuh

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa rekomendasi minuman hangat untuk menghidrasi tubuh:

1. Teh Hitam atau Teh Hijau

Teh hitam, hijau, putih, dan oolong berasal dari tanaman yang sama. Karena sebagian besar kandungannya adalah air, teh dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Kafein dalam teh sering dianggap bisa menyebabkan dehidrasi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh dalam jumlah wajar tidak membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak dibandingkan air putih. Artinya, teh hangat tetap bisa membantu menjaga hidrasi.

Bahkan, beberapa penelitian menemukan bahwa efek hidrasi dari teh hampir sama dengan air jika dikonsumsi dalam jumlah normal.

2. Teh Herbal

Teh herbal seperti peppermint, jahe, dan chamomile umumnya tidak mengandung kafein. Minuman ini dibuat dari berbagai bagian tanaman seperti daun, bunga, atau akar.

Meskipun penelitian lebih banyak membahas teh secara umum, teh herbal yang rendah atau tanpa kafein terbukti mampu membantu menghidrasi tubuh dengan cara yang mirip seperti air, terutama setelah tubuh mengalami kekurangan cairan ringan.

Dalam penelitian tertentu, teh dengan kadar kafein rendah tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam menjaga keseimbangan cairan dibandingkan air, bahkan setelah 2 jam dikonsumsi.

Baca Juga: 9 Daftar Minuman Probiotik untuk Menjaga Kesehatan Usus

3. Kopi

Kopi hitam sebagian besar terdiri dari air, meskipun mengandung kafein yang dapat meningkatkan produksi urin pada beberapa orang.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang tidak berdampak besar pada keseimbangan cairan tubuh, terutama bagi Anda yang sudah terbiasa mengonsumsinya.

Jumlah kafein yang tinggi memang bisa meningkatkan kehilangan cairan. Tetapi, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, kopi tetap dapat berkontribusi pada hidrasi tubuh, hampir setara dengan air putih.

4. Susu Hangat

Susu juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan karena sebagian besar kandungannya adalah air. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama dibandingkan air.

Hal ini karena susu mengandung elektrolit seperti natrium dan kalium, yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, kandungan karbohidrat dalam susu memperlambat proses pencernaan, sehingga tubuh tetap terhidrasi lebih lama.

Baca Juga: 6 Minuman Penambah Energi yang Kaya Zat Besi

Itulah beberapa rekomendasi minuman hangat untuk menghidrasi tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.