M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyebab Skincare Malam Tidak Ngefek, Harus Tahu Kalau Mau Glowing

4 Penyebab Skincare Malam Tidak Ngefek, Harus Tahu Kalau Mau Glowing
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 penyebab skincare malam tidak ngefek. Simak sampai akhir, Moms.

Malam hari adalah waktu terbaik bagi kulit untuk beristirahat dan memperbaiki diri. Sayangnya, banyak orang justru menerapkan rutinitas skincare yang keliru tanpa disadari.

Alih-alih membuat wajah lebih sehat dan glowing, kesalahan kecil dalam perawatan kulit di malam hari bisa memicu masalah baru seperti jerawat, kulit kusam, hingga penuaan dini.

Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda pada Wanita, Salah Satunya Vagina Terasa Gatal

Guna mencegah masalah kulit yang tidak diinginkan, ada 4 penyebab skincare malam tidak ngefek. Melansir Supriya Aesthetic Dermatology, berikut infomasi selengkapnya.

1. Tidak mencuci muka

Penyebab skincare malam tidak ngefek yang pertama adalah tidak mencuci muka.

Tidak mencuci muka di malam hari sebelum tidur bisa berdampak buruk bagi kulit. Kulit akan tertutup minyak, polutan dari aktivitas sehari-hari, riasan, dan keringat.

Meskipun hanya sedikit, namun pori-pori akan tersumbat dan menyebabkan banyak masalah kulit seiring waktu.

Tidak hanya terasa nyaman, cuci muka sebelum tidur juga akan memberi kulit kesempatan untuk beregenerasi. Jadi, jangan memperlambat proses alami kulit dengan membiarkan kotoran dan minyak menempel di wajah Anda.

2. Terlalu sering eksfoliasi

Penyebab skincare malam tidak ngefek yang kedua adalah terlalu sering eksfoliasi.

Eksfoliasi memang bagus untuk kulit. Namun, jika dilakukan terlalu sering, itu dapat menyebabkan mikrotrauma yang tidak terkendali pada kulit. Pada gilirannya, hal ini dapat menyebabkan iritasi atau bahkan infeksi.

Tak hanya eksfoliasi fisik menggunakan scrub, hal yang sama juga berlaku untuk eksfoliator kimia menggunakan AHA atau BHA.

Apapun jenisnya, eksfoliasi yang berlebihan dapat mengikis terlalu banyak sel kulit mati dan berpotensi merusak skin barrier. Jangan setiap hari, cukup lakukan eksfoliasi 1-2 kali saja dalam seminggu.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Lapar Tengah Malam, Ini Rahasia Berat Badan Stabil

3. Tidak menggunakan moisturizer

Penyebab skincare malam tidak ngefek yang ketiga adalah tidak menggunakan moisturizer.

Ini adalah kesalahan umum yang sering dilakukan orang-orang dengan kulit berminyak atau kombinasi. Mereka mengira kulit mereka sudah berminyak dan tidak membutuhkan moisturizer. Faktanya, minyak dan hidrasi merupakan dua hal yang berbeda.

Produksi minyak dan hidrasi tidak saling berkaitan. Dan, apapun jenis kulit Anda, moisturizer selalu diperlukan. Baik kulit Anda sensitif, kering, berminyak, kombinasi, atau normal, jangan lewatkan penggunaan moisturizer.

Pilihlah moisturizer yang sesuai dengan jenis kulit Anda, tapi jangan terlalu sering atau terlalu sedikit menggunakannya. Untuk kulit berminyak atau kombinasi, Anda bisa memilih moisturizer berbentuk gel. Sementara itu, moisturizer cream sangat cocok untuk kulit kering atau dehidrasi.

4. Menggunakan skincare vitamin C di malam hari

Penyebab skincare malam tidak ngefek yang keempat adalah menggunakan skincare vitamin C di malam hari.

Skincare yang mengandung vitamin C sebaiknya ada dalam rutinitas pagi. Sebaliknya, menggunakan skincare vitamin C di malam hari hanya akan membuang-buang waktu, mengingat fungsi utamanya adalah sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari radikal bebas.

Anda mungkin akan mendapatkan beberapa manfaat mencerahkan dari skincare vitamin C. Tapi, masih ada bahan lain yang lebih baik untuk mencerahkan kulit di malam hari dibandingkan vitamin C. Beberapa di antaranya adalah retinol, retinal, niacinamide, alpha arbutin, dan glycolic acid.

Itulah beberapa penyebab skincare malam tidak ngefek. Jangan lupa dicatat, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.