M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Anda, Apa Saja?

4 Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Anda, Apa Saja?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa minuman yang bisa merusak ginjal Anda, lo. Apa sajakat itu? Cek di sini!

Ginjal merupakan organ vital yang berfungsi menyaring darah, membuang racun, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh.

Sayangnya, tidak banyak yang menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari, terutama dalam hal minum, dapat berdampak besar terhadap kesehatan ginjal.

Anda mungkin merasa baik-baik saja saat ini, tetapi jika terus mengonsumsi minuman tertentu dalam jangka panjang, fungsi ginjal bisa menurun perlahan tanpa gejala berarti.

Menjaga kesehatan ginjal tidak hanya soal menghindari makanan tinggi garam atau menjaga tekanan darah tetap normal, tetapi juga memperhatikan apa yang Anda minum setiap hari.

Beberapa jenis minuman yang tampak sepele ternyata bisa memperberat kerja ginjal, bahkan menyebabkan kerusakan jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga: 10 Gejala Gagal Ginjal yang Perlu Diwaspadai, Salah Satunya Kaki Bengkak

Melansir dari laman She Finds, inilah beberapa minuman yang bisa merusak ginjal Anda:

1. Soda

Soda memang terasa menyegarkan, tetapi Dr. Pacha, seorang ahli urologi fungsional sekaligus ahli bedah, menekankan bahwa minuman ini, terutama jenis berwarna gelap, bisa berdampak buruk bagi ginjal.

Kandungan asam fosfat di dalamnya dapat memicu batu ginjal dan merusak fungsi ginjal dalam jangka panjang.

Selain itu, kadar gula yang tinggi berkontribusi terhadap obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes, tiga faktor utama yang berhubungan dengan kerusakan ginjal.

Sebagai alternatif, ia menyarankan untuk memilih air soda dengan tambahan perasan lemon atau jeruk nipis agar tetap segar tanpa risiko berlebihan.

2. Minuman Energi & Kopi Berlebihan

Bagi pencinta kafein, Dr. Pacha mengingatkan, konsumsi minuman energi maupun kopi dalam jumlah berlebihan bisa membahayakan ginjal. Kandungan kafein yang tinggi berpotensi menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan tekanan darah, yang keduanya berisiko memicu penyakit ginjal.

Minuman energi juga sering sarat dengan gula dan bahan kimia tambahan yang memperburuk efeknya. Meski begitu, kopi tidak harus dihindari sepenuhnya. “Batasi konsumsi hingga 2–3 cangkir sehari,” sarannya.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Membahayakan Kesehatan Ginjal Anda, Sebaiknya Hindari!

3. Minuman Olahraga

Banyak orang menganggap minuman olahraga sehat karena dipromosikan untuk mendukung olahraga. Namun, Dr. Pacha mengungkapkan, produk semacam ini biasanya mengandung gula, pemanis buatan, dan pewarna makanan yang bisa mengganggu kesehatan ginjal.

Karena itu, sebaiknya berhati-hati dan tidak terjebak oleh label “sehat” yang sebenarnya menutupi risiko jangka panjang.

4. Smoothie

Meski terdengar sehat karena menggunakan buah dan sayuran, smoothie juga bisa menjadi masalah bagi ginjal. Dr. Pacha menjelaskan bahwa smoothie sering kali tinggi gula dan oksalat, zat yang dapat menyebabkan batu ginjal.

Terutama jika terlalu banyak menggunakan bayam atau kangkung, kandungan oksalatnya bisa melonjak tanpa disadari. “Segenggam bayam atau kangkung dalam smoothie bisa membuat kita mengonsumsi oksalat dalam jumlah besar,” ujarnya.

Karena itu, meski sayuran hijau baik untuk tubuh, porsinya perlu dibatasi agar tidak berdampak negatif.

Baca Juga: 10 Daftar Minuman yang Sebaiknya Dihindari oleh Penderita Penyakit Ginjal

Nah, itu dia beberapa minuman yang bisa merusak ginjal Anda. Pada dasarnya, menjaga ginjal tetap sehat berarti membatasi minuman yang tinggi gula, bahan kimia, maupun zat yang bisa memicu batu ginjal.

“Ginjal kita membutuhkan cairan yang bersih dan menyehatkan,” tegas Dr. Pacha. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik, ditambah variasi sehat seperti teh herbal atau kopi tanpa tambahan.

Dengan memilih minuman yang tepat, Anda bisa membantu ginjal bekerja lebih optimal dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (1/9)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (1/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Sideways, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Selasa (1/9)

IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada perdagangan Selasa (1/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

4 Perbedaan Bronzer dan Contour yang Sering Dianggap Mirip, Jangan Keliru!

Bronzer dan contour sering kali dianggap sebagai dua produk yang sama. Berikut adalah 4 perbedaan bronzer dan contour yang wajib Anda ketahui.

7 Film Tentang Serunya Masa Sekolah Ini Bisa Ditonton di Netflix

Bagi yang rindu serunya masa sekolah, beberapa judul rekomendasi film ini bisa ditonton di Netflix.​

Promo Gajian Mister Donut 1 September, Dapatkan 2 Dozen Donut Hemat Bebas Pilih

Jangan ketinggalan promo gajian Mister Donut yang berlaku terbatas pada 1 September 2026. Nikmati paket donat melimpah dengan harga super hemat.

Vitamin C hingga Omega-3 Terbukti Membantu Ginjal Buang Penumpukan Asam Urat

Vitamin C meningkatkan pembuangan asam urat via ginjal. Simak rincian dosis dan jenis suplemen rekomendasi dokter reumatologi.

Makanan Lokal Kaya Nutrisi, Cek 7 Manfaat Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh

Jangan sepelekan olahan singkong ini! Temukan deretan manfaat tape singkong untuk kesehatan. Dari mengontrol gula darah hingga redakan peradangan.

Coba Menu Baru Kobashii Spices dari Promo Pepper Lunch, Ada Diskon Spesial

Jangan lewatkan promo Pepper Lunch untuk menu terbaru Kobashii Spices yang gurih dan juicy. Dapatkan diskon spesial plus paket Lemon Tea.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (1/9) Turun Lagi, Cek Harga Galeri24 dan UBS Terbaru

Harga emas di Pegadaian hari ini kembali turun pada Selasa (1/9). Harga Galeri24 dan UBS 1 gram kini berada di Rp 2.606.000 dan Rp 2.639.000.

Investasi Otomatis Bukan Berarti Bisa Dilupakan

Investasi bukan sekadar konsistensi menyisihkan uang, tetapi juga memastikan dana yang ditempatkan tetap relevan dengan tujuan finansial.