M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Manfaat Puasa Ramadan bagi Penderita Asam Lambung, Kurangi Sekresi Asam Lambung

4 Manfaat Puasa Ramadan bagi Penderita Asam Lambung, Kurangi Sekresi Asam Lambung
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung lo. Cari tahu di sini.

Puasa Ramadan termasuk ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam. Selain meraih pahala dan melatih kesabaran, puasa juga menyimpan banyak manfaat kesehatan. Tidak terkecuali bagi para penderita asam lambung.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Acta Medica Indonesiana – The Indonesian Journal of Internal Medicine pada tahun 2016, mereka yang berpuasa mengalami gejala GERD lebih ringan daripada yang tidak berpuasa.

Adapun penelitian ini dilakukan pada orang-orang pengidap GERD, di mana 66 orang menjalankan puasa dan 64 orang lainnya tidak berpuasa. 

Baca Juga: WhatsApp Update Hadirkan Fitur Nonaktifkan Kamera Sebelum Video Call, Dijamin Aman

Mau tahu apa saja manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung? Melansir laman Sehat AQUA, berikut penjelasannya.

1. Mengurangi gerakan usus dan lambung

Manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung yang pertama yaitu mengurangi gerakan usus dan lambung.

Puasa dapat membantu mengurangi aktivitas serta gerakan pada usus dan lambung. Selama berpuasa, tubuh tidak akan menerima asupan makanan secara terus-menerus. Sehingga, organ pencernaan memiliki waktu untuk istirahat.

Semakin sedikit gerakan yang muncul pada lambung, maka gesekan yang menyebabkan luka pun semakin berkurang. Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan pada dinding lambung dan risiko terjadinya refluk asam. 

2. Mengurangi sekresi asam lambung

Manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung yang kedua yaitu mengurangi sekresi asam lambung.

Puasa, termasuk di bulan Ramadan, juga berpengaruh pada proses sekresi asam lambung. Pasalnya, produksi asam lambung akan berkurang saat kita berpuasa. Ini karena tubuh tidak lagi memproses makanan secara aktif.

Hal tersebut dapat membantu menghindari peningkatan sekresi asam lambung yang sering kali menjadi pemicu masalah asam lambung.

Baca Juga: Jempol Kaki Nyeri dan Bengkak Karena Asam Urat? Begini Cara Mengobatinya

3. Memperbaiki pola makan

Manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung yang ketiga yaitu memperbaiki pola makan.

Ternyata, puasa dapat membantu memperbaiki pola makan lho, Moms. Puasa akan menciptakan pola makan yang lebih teratur dengan membatasi waktu makan selama periode tertentu, yaitu saat sahur dan berbuka puasa.

Dengan membatasi waktu makan, penderita asam lambung akan terhindar dari makan berlebihan atau makan terlalu dekat dengan waktu tidur yang dapat memicu gejala asam lambung. 

4. Meredakan stres

Manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung yang keempat yaitu meredakan stres.

Stres adalah salah satu pemicu naiknya asam lambung yang paling sering terjadi. Meski jarang disadari, faktanya tekanan stres dalam jangka waktu panjang dapat memicu asam lambung naik. 

Manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung adalah mengalihkan fokus dari tekanan dan masalah yang dihadapi. Saat berpuasa, pikiran cenderung berfokus pada aspek spiritual, menenangkan pikiran, atau bahkan rasa lapar dan haus.

Apabila stres lebih terkontrol, asam lambung pun tidak akan naik atau kambuh. Sehingga, penderita asam lambung tetap bisa merasa nyaman dalam beraktivitas.

Itulah 4 manfaat puasa Ramadan bagi penderita asam lambung. Agar ibadah puasa di bulan Ramadan semakin lancar, pastikan Anda tidak melewatkan sahur dan selalu berbuka puasa tepat waktu.

Usahakan untuk makan makanan tinggi serat dalam porsi kecil secara perlahan. Hindari tidur setelah makan serta mengonsumsi makanan pedas dan asam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Oppo A60: Layar 120Hz dan Baterai 5100 mAh, Ini Keunggulan Utama!

HP Oppo A60 hadir dengan layar 120Hz super mulus dan baterai besar 5100 mAh. Simak fitur terbaiknya sebelum Anda memutuskan membeli.

Harga Emas Dunia Ambles ke bawah US$ 4.200, Sudah Turun 3% Tahun Ini

Penurunan harga emas berlanjut setelah AS membalas penembakan helikopter militer yang dilakukan Iran. Support emas berikutnya US$ 4.100/oz.

Banyak Dicari Pencinta Pedas, Indomie Goreng Cabe Ijo Akhirnya Kembali

​Indomie kembali menawarkan varian Goreng Cabe Ijo yang diklaim memiliki rasa lebih pedas dan lebih gurih untuk menjawab selera konsumen.

Apa Itu Angin Duduk? Dokter Jelaskan Penyebab hingga Gejalanya

Banyak yang salah kaprah mengenai gejala angin duduk lo. Simak fakta dan penjelasan lengkapnya dari dokter spesialis jantung berikut ini.

Dollar Naik, Harga 6 Barang Sehari-hari Ini Ikut Meroket

Kenaikan dollar memberikan dampak hingga ke dapur rumah Anda, ke tangki kendaraan Anda, bahkan ke piring makan Anda setiap hari.

Rugi Tak Nonton 6 Film Action Komedi Terbaik Ini, Jangan Sampai Lewat

Bosankah dengan tontonan biasa? Temukan 6 film action komedi yang siap bikin Anda tertawa sekaligus tegang.

HP Samsung Perekaman Video 4K Terbaru: Rekam Momen Jernih Bak Profesional

Perekaman 4K di HP Samsung tawarkan detail menakjubkan. Hindari penyesalan, temukan model terbaik untuk Anda.

Kenali 5 Penyebab Depresi, Pemicu Tak Terduga Ini Bisa Ganggu Kesehatan Mental

Depresi dipicu gender, umur, trauma, dan kondisi medis. Jangan anggap remeh! Pahami semua pemicunya agar Anda bisa menjaga kesehatan mental.

iOS 27 Segera Rilis, Siri Baru jadi Asisten AI Paling Dinanti

iOS 27 hadir dengan AI pihak ketiga dan Visual Intelligence di Kamera. Kenali fitur ini agar Anda bisa memaksimalkan potensi iPhone.

Lanjut Penguatan, IHSG Merangkak Naik 0,6% Pada Rabu Pagi (10/6)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di zona merah. Namun, tak lama kemudian kembali bergerak merangkak naik.