M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Makanan dan Minuman Pantangan untuk Dikonsumsi dengan Obat Diabetes

4 Makanan dan Minuman Pantangan untuk Dikonsumsi dengan Obat Diabetes
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa makanan dan minuman pantangan untuk dikonsumsi dengan obat diabetes, lho. Yuk, intip di sini!

Mengelola diabetes tidak hanya bergantung pada konsumsi obat secara rutin, tetapi juga pada pilihan makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari. Kombinasi yang kurang tepat antara obat diabetes dan jenis asupan tertentu dapat memengaruhi efektivitas pengobatan, bahkan berisiko menyebabkan lonjakan atau penurunan gula darah yang tidak stabil.

Tubuh bekerja dengan sistem yang saling terhubung. Obat membantu mengontrol kadar gula darah, sementara makanan dan minuman dapat memperkuat atau justru mengganggu proses tersebut. Oleh karena itu, memahami apa saja yang sebaiknya dihindari menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan Anda.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Menu Sarapan Rendah Gula yang Aman untuk Gula Darah

Menyadur dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa makanan dan minuman pantangan untuk dikonsumsi dengan obat diabetes:

1. Alkohol

Bagi penderita diabetes, konsumsi alkohol dapat menyebabkan penurunan gula darah yang berbahaya atau hipoglikemia. Alkohol diproses oleh hati. Saat hati fokus mengolah alkohol, pelepasan glukosa ke dalam darah menjadi terhambat, sehingga kadar gula darah bisa turun terlalu rendah.

Alkohol juga dapat berinteraksi dengan obat diabetes, di antaranya:

  • Meningkatkan risiko hipoglikemia. Obat diabetes tertentu seperti sulfonilurea memang bertujuan menurunkan gula darah. Jika dikombinasikan dengan alkohol, risiko gula darah turun berlebihan menjadi lebih tinggi.
  • Memperparah efek samping obat. Metformin dapat memicu kondisi serius berupa asidosis laktat, yaitu penumpukan asam laktat dalam darah. Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat mengganggu fungsi hati dalam membersihkan asam laktat, sehingga risikonya meningkat.

Tidak ada jumlah alkohol yang benar benar aman. Jika tetap memilih untuk minum, lakukan secara terbatas dan selalu bersama makanan. Konsumsi moderat berarti maksimal 1 gelas per hari untuk wanita dan 2 gelas per hari untuk pria.

Alasan lain mengapa alkohol sebaiknya dihindari meliputi:

  • Tinggi kalori dan berisiko meningkatkan berat badan
  • Mengandung karbohidrat yang dapat menaikkan gula darah
  • Dapat memperburuk komplikasi diabetes
  • Menyulitkan Anda mengenali tanda hipoglikemia
  • Gejala mabuk sering menyerupai gejala gula darah rendah

2. Jus Grapefruit

Grapefruit memang tergolong buah sehat, tetapi dapat memengaruhi metabolisme beberapa jenis obat. Interaksi ini bisa mengubah efektivitas obat diabetes maupun obat lain yang sering dikonsumsi penderita diabetes.

Beberapa contohnya:

  • Repaglinide. Grapefruit dapat meningkatkan risiko hipoglikemia jika dikonsumsi bersamaan.
  • Saxagliptin. Efek obat ini bisa menjadi lebih kuat saat dikombinasikan dengan grapefruit.
  • Statin. Banyak penderita diabetes juga mengonsumsi statin untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Grapefruit dapat meningkatkan kadar statin dalam darah, sehingga memicu efek samping seperti nyeri otot hingga risiko kerusakan otot dan ginjal, terutama pada atorvastatin, lovastatin, dan simvastatin.

Baca Juga: 14 Cara Turunkan Kadar Gula Darah Tinggi Secara Alami

3. Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi

Makanan dengan indeks glikemik tinggi dicerna dengan cepat dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dalam waktu singkat. Kenaikan gula darah yang tajam ini bisa memicu rasa lapar berlebihan, makan berlebih, dan peningkatan berat badan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan kematian.

Walaupun makanan jenis ini tidak selalu berinteraksi langsung dengan obat diabetes, dampaknya dapat menyulitkan pengelolaan gula darah. Karena itu, Anda dianjurkan memilih makanan dengan indeks glikemik rendah hingga sedang.

Contoh makanan dengan indeks glikemik tinggi antara lain:

  • Soda
  • Jus manis
  • Roti putih dan nasi putih
  • Sereal olahan dan camilan kemasan
  • Kue, pastry, dan permen

4. Makanan Tinggi Lemak

Lemak tetap dibutuhkan dalam pola makan sehat, sekitar 25% hingga 35% dari total kalori harian. Lemak berperan sebagai sumber energi, membantu penyerapan vitamin, melindungi organ, dan mendukung pertumbuhan sel. Namun, jenis lemak yang dikonsumsi sangat menentukan dampaknya bagi kesehatan.

Lemak tak jenuh seperti minyak nabati, alpukat, kacang kacangan, zaitun, dan ikan tinggi omega 3 dapat membantu menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung. Sebaliknya, lemak jenuh seperti mentega, lemak hewani, krim, keju, serta lemak trans dari makanan olahan dan gorengan dapat meningkatkan kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung.

Makanan tinggi lemak juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat menimbulkan keluhan seperti mual, kembung, mulas, hingga rasa tidak nyaman di perut.

Beberapa obat diabetes, seperti metformin dan obat golongan GLP 1, juga dapat menimbulkan efek samping pada saluran cerna. Metformin bisa menyebabkan diare, dan keluhan ini dapat bertambah berat jika dikonsumsi bersama makanan berlemak. Obat GLP 1 sering menimbulkan mual dan muntah, yang dapat semakin terasa jika Anda mengonsumsi makanan goreng atau berminyak.

Baca Juga: 8 Alternatif Gula Alami yang Bagus untuk Mengontrol Gula Darah

Nah, itu tadi beberapa makanan dan minuman pantangan untuk dikonsumsi dengan obat diabetes. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

10 Makanan Terbaik untuk Diet Golongan Darah A yang Bantu Optimalkan Kesehatan Tubuh

Ketahui berbagai pilihan sayur, buah, hingga sumber protein yang aman dikonsumsi saat menjalani diet golongan darah A untuk menjaga kesehatan  

Cara Bayar QRIS di myBCA dari Galeri, Lebih Mudah Gak Perlu Scan Ulang Lagi

Bayar QRIS di myBCA kini lebih praktis dari galeri. Cukup bagikan gambar QRIS, cek detail transaksi, lalu bayar.   

Sprei atau Cat Dulu? Ini Urutan Menata Kamar Tidur yang Elegan Menurut Pakar

Bingung mau pilih cat atau sprei dulu saat menata ulang kamar tidur? Berikut rekomendasi dari para ahli yang bisa kamu coba.​  

Sibuk Seharian? Ketahui 5 Manfaat Olahraga Malam untuk Kualitas Tidur dan Tubuh Bugar

Kenali berbagai manfaat olahraga malam, mulai dari meredakan stres, mengatasi ketegangan otot, hingga meningkatkan kualitas tidur.  

Ruang Tamu Era 70-an Kembali Tren, Begini Cara Menyesuaikan di Rumahmu

Ruang tamu era 70-an kembali populer. Kenali conversation pit, kelebihan, kekurangan, dan tips membuatnya aman di Rumah Anda.​

Jangan Langsung Rebahan! Lakukan 5 Hal Ini setelah Makan Malam agar Pencernaan Lancar

Hindari kebiasaan langsung tidur setelah makan malam agar pencernaan tetap lancar dan terhindar dari risiko penumpukan lemak tubuh.

10 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (1/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (1/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini termasuk Jakarta.

Dana Darurat atau Tabungan Emas? Begini Cara Memilih Diantara Keduanya

Dana darurat atau tabungan emas dulu? Pahami urutannya agar uang tetap siap saat dibutuhkan dan aset bisa dibangun bertahap.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (1/10), Hujan Lebat Turun di 15 Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 1 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Batavia Gandeng Bank DBS Tawarkan Reksadana Offshore Berbasis Saham Emas

Batavia Gold Sharia Equity USD buka akses investasi pada saham perusahaan global di sektor emas. Reksadana ini dapat dibeli minimal US$ 10.000.