M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kesalahan Memasak Daging Sapi yang Membuat Nutrisinya Hilang, Hindari ya

4 Kesalahan Memasak Daging Sapi yang Membuat Nutrisinya Hilang, Hindari ya
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Daging sapi merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang kaya akan zat gizi mikro esensial. Ini termasuk zat besi heme yang mudah diserap tubuh, zinc untuk imunitas, serta vitamin B kompleks (terutama B12) yang menjaga kesehatan fungsi saraf.

Kandungan nutrisi yang melimpah ini menjadikan daging sapi sebagai menu andalan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga.

Namun, manfaat kesehatan tersebut bisa berkurang drastis atau bahkan hilang sama sekali jika proses pengolahannya dilakukan dengan cara yang keliru.

Kesalahan dalam menentukan suhu, durasi, hingga perlakuan mekanis saat memasak dapat mendenaturasi protein berkualitas tinggi dan melarutkan vitamin yang sensitif terhadap panas.

Baca Juga: Jangan Abai! Ini 4 Sinyal Bahaya yang Dikirim Tubuh Saat Anda Kebanyakan Makan Daging

Teknik memasak yang salah tidak hanya merusak tekstur daging sapi menjadi kering, tetapi juga mengubah hidangan bergizi menjadi kalori kosong.

Wajib Anda hindari, inilah 4 kesalahan memasak daging sapi yang membuat nutrisinya hilang, bersumber dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan Mayo Clinic.

1. Memasak dengan suhu terlalu tinggi hingga gosong (overcooking)

Banyak orang sengaja memasak daging sapi dengan api yang sangat besar atau membakarnya di atas arang dalam waktu lama untuk memastikan daging benar-benar matang dan steril.

Sayangnya, suhu tinggi yang ekstrem (di atas 150°C) akan merusak ikatan asam amino di dalam protein daging sapi melalui proses denaturasi yang berlebihan. Akibatnya, protein menjadi keras dan sulit dicerna oleh sistem pencernaan manusia.

Lebih buruk lagi, paparan panas tinggi yang mengenai lemak dan protein daging sapi dapat memicu reaksi kimia berbahaya yang menghasilkan senyawa karsinogenik seperti Heterocyclic Amines (HCAs) dan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAHs). Senyawa-senyawa ini tidak hanya menghilangkan nilai gizi daging, tetapi juga meningkatkan risiko kanker jika menumpuk di dalam tubuh.

2. Membuang air rebusan pertama

Beberapa orang sering merebus daging sapi hingga mendidih, lalu membuang seluruh air rebusan pertamanya karena dianggap kotor atau berbau anyir. Dari kacamata nutrisi, tindakan ini adalah kesalahan besar karena membuang sebagian besar vitamin berharga.

Daging sapi sendiri kaya akan vitamin B kompleks (seperti B1, B2, B3, B6, dan B12) yang memiliki sifat larut dalam air. Ketika daging direbus, vitamin-vitamin ini akan keluar dari jaringan otot dan larut ke dalam air rebusan tersebut.

Membuang air rebusan pertama sama saja dengan membuang nutrisi mikro yang berfungsi menjaga metabolisme energi dan kesehatan sel darah merah Anda.

Baca Juga: 4 Cara Memasak Daging Kambing agar Empuk dan Tidak Bau, Pasti Berhasil

3. Langsung mengiris daging sapi yang baru matang tanpa fase istirahat (resting)

Kesalahan mekanis yang sangat sering terjadi namun jarang disadari adalah langsung memotong-motong daging sapi sesaat setelah diangkat dari wajan atau panggangan.

Saat daging sapi dimasak, suhu panas akan mendorong cairan alami daging (juices) bergerak ke arah pusat atau bagian tengah daging. Jika Anda langsung mengirisnya dalam kondisi yang masih sangat panas, cairan kaya nutrisi yang terkumpul di tengah tersebut akan langsung menyembur keluar.

Cairan berwarna kemerahan yang keluar ini bukanlah darah, melainkan mioglobin (sebuah protein khusus yang mengikat zat besi oksigen di dalam otot). Kehilangan cairan mioglobin ini akan membuat daging sapi kehilangan kandungan zat besinya secara drastis sekaligus mengubah teksturnya menjadi kering dan sepah.

4. Mencuci daging sapi mentah menggunakan air mengalir sebelum dimasak

Kebiasaan mencuci daging sapi mentah di bawah kucuran air keran dengan maksud membersihkannya dari kuman ternyata membawa dampak buruk ganda.

Pertama, air mengalir dapat melarutkan sebagian protein sarkoplasma dan mineral di permukaan daging sebelum sempat dimasak. Kedua, dari sisi keamanan pangan, mencuci daging tidak akan membunuh bakteri patogen (seperti Salmonella atau E. coli) yang menempel di dalam serat.

Air yang terciprat dari daging justru akan menyebarkan bakteri tersebut ke area bak cuci piring, talenan, hingga peralatan makan lain di sekitarnya (kontaminasi silang). Bakteri-bakteri berbahaya ini baru bisa mati secara total melalui suhu panas saat proses memasak yang benar, bukan melalui bilasan air mentah.

Demikian 4 kesalahan memasak daging sapi yang membuat nutrisinya hilang. Untuk menjaga nutrisi daging sapi tetap utuh, terapkan teknik memasak yang moderat seperti menumis cepat (stir-frying) atau memasak lambat dalam wadah tertutup (stewing), sehingga air yang melarutkan vitamin B tetap ikut dikonsumsi sebagai kuah.

Jika Anda membuat steak, selalu biarkan daging beristirahat (resting) selama 5-10 menit setelah matang agar cairan mioglobin yang kaya zat besi dapat meresap kembali secara merata ke seluruh serat daging sebelum diiris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cegah Uban di Usia Muda, Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Rutin

Berikut 5 makanan untuk mencegah uban di usia muda yang patut Anda konsumsi secara rutin. Catat, ya!

4 Kesalahan Saat Keramas yang Bisa Bikin Rambut Rusak dan Cepat Lepek

Teknik keramas yang tidak tepat dapat memicu berbagai masalah. Pastikan Anda menghindari 4 kesalahan saat keramas ini.

4 Manfaat Toge untuk Kecantikan Kulit, Cegah Jerawat hingga Samarkan Noda Hitam

Mengonsumsi toge secara rutin dapat menjadi investasi perawatan kulit alami. Ini 4 manfaat toge untuk kecantikan kulit.

5 Resep Minuman Protein untuk Diet yang Mudah Dibuat di Rumah, Sehat dan Lezat lo

Ingin turunkan berat badan lebih efektif? Coba buat sendiri minuman protein untuk diet yang tinggi nutrisi, mengenyangkan, dan ekonomis ini.  

Ampuh & Ekonomis! Inilah 7 Cara Mencerahkan Ketiak Hitam dengan Bahan Alami, Coba yuk

Ketahui langkah mudah dan cara mencerahkan ketiak gelap menggunakan bahan-bahan rumahan yang aman untuk mengembalikan kesehatan kulit Anda.  

Ini Dia 6 Makanan dan Minuman Pembersih Lambung untuk Kurangi Peradangan Pencernaan

Ketahui pilihan makanan dan minuman pembersih lambung alami seperti air kelapa, pisang, hingga jahe untuk bantu pulihkan sistem pencernaan Anda.

Inilah 6 Pilihan Desa Wisata Edukasi Yang Bisa Menjadi Pilihan Pelesir

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merekomendasikan enam desa wisata dalam ajang 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026.

10 Tips Dekorasi Rumah Biar Makin Nyaman, Estetik dan Nggak Terasa Monoton

Berikut ini 10 tips dekorasi rumah yang simpel dan kekinian untuk bikin ruangan lebih nyaman, estetik, berkarakter, tanpa renovasi besar.  

Anak Minta Gawai Mahal untuk Sekolah? Begini Cara Orang Tua Menyikapinya

Anak minta gawai mahal untuk sekolah? Ini cara orang tua menilai kebutuhan, anggaran, dan tanggung jawab sebelum membeli.    

6 Perbaikan Rumah Murah Sebelum Dijual, Bikin Calon Pembeli Minat Membeli

Menjual rumah tidak selalu berarti harus melakukan renovasi besar agar terlihat menarik. Berikut cara mudah biar pembeli makin minat.