MOMSMONEY.ID - Cocok untuk Hari Raya Idul Adha, berikut 4 cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau yang bisa Anda coba.
Mengolah daging kambing sering kali menjadi tantangan tersendiri. Dua masalah utama yang paling sering dikeluhkan adalah teksturnya yang cenderung keras atau alot serta bau prengus yang tertinggal jika proses pengolahannya kurang tepat.
Padahal, dengan teknik memasak yang benar, daging kambing bisa berubah menjadi hidangan yang sangat lembut, juicy, dan sarat akan bumbu yang meresap sempurna.
Rahasia melunakkan serat daging kambing dan menghilangkan aroma tidak sedapnya terletak pada pemutusan rantai kolagen secara kimiawi maupun termal melalui bahan alami dan kontrol suhu.
Baca Juga: 20+ Poster Idul Adha 2026, Desain Terbaru Gratis Pakai di Medsos
Para ahli boga menyatakan bahwa persiapan pra-memasak memegang peranan hingga 80% dalam menentukan keberhasilan tekstur akhir daging kambing.
Cocok untuk Hari Raya Idul Adha, berikut 4 cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau, dilansir dari The Spruce Eats dan BBC Good Food.
1. Pakai buah nanas atau daun pepaya
Cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau yang pertama yaitu pakai buah nanas atau daun pepaya.
Salah satu cara paling instan dan alami untuk merombak tekstur daging kambing yang alot adalah memanfaatkan enzim protease yang terdapat pada buah dan tumbuhan.
Buah nanas mengandung enzim bromelin, sedangkan daun pepaya mengandung enzim papain. Keduanya berfungsi memecah protein dan serat otot yang keras pada daging.
Caranya, Anda bisa memarut sedikit nanas muda dan membalurkannya pada daging kambing. Atau, bungkus daging kambing mentah dengan daun pepaya yang sudah diremas-remas.
Sifat asam dari buah sitrus seperti nanas juga efektif menetralkan asam lemak penyebab bau prengus. Namun, batasi proses marinasi ini selama 10-15 saja. Jika terlalu lama, struktur daging akan hancur dan menjadi bubur saat dimasak.
2. Lakukan teknik slow cooking atau braising
Cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau yang kedua yaitu lakukan teknik slow cooking atau braising.
Jika Anda memiliki waktu luang, metode slow cooking atau menyemur dengan cairan (braising) adalah opsi terbaik untuk menghasilkan daging kambing yang super lembut.
Masaklah daging kambing di dalam panci tertutup menggunakan api yang sangat kecil dalam durasi yang panjang (minimal 1,5 hingga 2 jam).
Suhu panas yang rendah dan konsisten ini akan mencairkan jaringan ikat dan kolagen keras di dalam daging secara perlahan, kemudian mengubahnya menjadi gelatin yang empuk dan gurih.
Untuk mengusir bau prengus selama proses perebusan panjang ini, masukkan rempah-rempah aromatik beraroma kuat seperti jahe yang dimemarkan, serai, daun salam, kayu manis, dan cengkeh ke dalam air rebusan sejak awal.
Baca Juga: Trik Nikmati Sajian Idul Adha Tanpa Was-was Kolestrol
3. Rendam daging kambing dalam yogurt plain
Cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau yang ketiga yaitu rendam daging kambing dalam yogurt plain.
Merendam daging kambing dalam yogurt sebelum dimasak merupakan teknik rahasia yang diadopsi secara luas dalam kuliner Timur Tengah dan Asia Selatan.
Berbeda dengan nanas yang agresif, kandungan asam laktat dan kalsium di dalam yogurt mampu melunakkan serat daging secara lembut dan bertahap tanpa merusak tekstur luarnya.
Selain itu, keunggulan utama yogurt adalah kemampuannya dalam mengikat molekul senyawa aromatik yang memicu bau prengus, lalu menguncinya agar tidak menguap menjadi bau anyir.
Rendam potongan daging kambing dengan yogurt murni (plain) selama 1-2 jam di dalam lemari es sebelum diolah menjadi kari, gulai, atau sate agar bumbu pelapisnya meresap hingga ke bagian serat terdalam.
4. Potong daging kambing dengan teknik melawan arah serat
Cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau yang keempat yaitu potong daging kambing dengan teknik melawan arah serat.
Cara Anda memotong daging kambing ternyata sangat menentukan tingkat keempukannya lho, Moms.
Perhatikanlah garis-garis serat otot yang berjalan di sepanjang permukaan daging kambing. Saat memotong, pastikan Anda mengiris daging secara tegak lurus melintasi atau melawan arah serat tersebut alih-alih mengiris searah dengan jalannya serat.
Teknik memotong melawan arah serat ini bertujuan untuk memperpendek untaian serat otot yang panjang dan kuat pada daging kambing.
Hasilnya, saat daging kambing matang dan dikunyah, gigi Anda tidak perlu bekerja keras untuk memutus serat otot tersebut. Sehingga, daging kambing akan terasa jauh lebih empuk dan mudah lepas di mulut.
Itulah 4 cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau. Aturan emas lainnya dalam mengolah daging kambing adalah menghindari mencuci daging mentah dengan air mengalir jika Anda ingin langsung merebusnya. Mencuci daging justru akan mengaktifkan cairan bauran darah yang memicu bau prengus menyebar ke seluruh permukaan.
Sebagai gantinya, Anda bisa langsung merebus daging dalam air mendidih selama 5 menit. Lalu, buang air rebusan pertama yang penuh buih kotoran tersebut dan mulailah memasak dengan air bersih yang baru bersama bumbu-bumbu utama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News