MOMSMONEY.ID - Rambut yang sehat dan berkilau adalah dambaan setiap orang. Namun, paparan polusi, kebiasaan menata rambut yang ekstrem, hingga pemilihan produk yang keliru sering kali merusak lapisan pelindung alami rambut (kutikula).
Ketika kutikula terbuka atau terkikis, kelembapan alami di dalam batang rambut akan menguap. Sehingga, meninggalkan helaian rambut yang rapuh dan rentan terhadap kerusakan lebih lanjut.
Banyak orang baru menyadari rambut mereka rusak ketika kondisinya sudah cukup parah dan sulit diatur. Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya yang dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), Healthline, dan Cleveland Clinic berikut ini.
Baca Juga: 4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!
1. Ujung Rambut Bercabang
Ciri-ciri rambut rusak yang paling klasik adalah ujung rambut terbelah menjadi beberapa bagian (split ends).
Kondisi ini menandakan bahwa lapisan kutikula pelindung di bagian ujung telah aus dan hancur, sehingga serat rambut bagian dalam terurai.
Penyebab utamanya adalah penggunaan alat penata rambut secara berlebihan tanpa perlindungan, yang secara harfiah merebus air alami di dalam rambut dan merusak proteinnya. Ini termasuk catokan dan hair dryer bersuhu tinggi.
2. Rambut Kering dan Kusam
Rambut rusak akan kehilangan kemampuan memantulkan cahaya, sehingga terlihat kusam dan teksturnya terasa kasar seperti jerami.
Hal ini terjadi karena rambut kehilangan minyak alami yang berfungsi sebagai pelumas.
Adapun penyebab utamanya adalah proses kimiawi yang agresif secara berulang seperti pewarnaan rambut, proses pemutihan (bleaching), atau pelurusan yang mengikis habis kelembapan di dalam batang rambut.
Baca Juga: 4 Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa yang Wajib Diketahui Pecinta Baking
3. Rambut Sangat Mudah Kusut dan Mengembang
Rambut yang rusak memiliki porositas tinggi karena kutikulanya terbuka lebar dan tidak bisa menutup kembali.
Akibatnya, helaian rambut mudah saling tersangkut dan memicu jalinan kusut yang langsung mengembang berantakan (frizzy) saat terkena udara lembap.
Penyebabnya adalah kebiasaan menggosok rambut terlalu keras dengan handuk, menyisir saat rambut basah kuyup, serta paparan sinar UV matahari yang merusak ikatan hidrogen rambut.
4. Elastisitas Menurun dan Rambut Mudah Patah
Rambut sehat bersifat elastis, sedangkan rambut rusak akan langsung patah di bagian tengah saat disisir atau diikat tanpa ada regangan sama sekali.
Penyebab utama dari rapuhnya batang rambut ini adalah melemahnya ikatan protein keratin yang menyusun inti rambut.
Kondisi ini dipicu oleh kurangnya asupan nutrisi protein dan zat besi dari dalam tubuh, stres tinggi, hingga kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang.
Tips: Untuk memulihkan rambut rusak, potong ujung rambut yang bercabang secara berkala agar kerusakan tidak merambat naik. Batasi penggunaan alat catok dan selalu gunakan pelindung panas (heat protectant serum).
Pastikan Anda mengganti handuk yang kasar dengan bahan mikrofiber atau kaus katun. Jangan lupa juga untuk rutin menggunakan masker rambut atau hair oil alami guna mengunci kembali kelembapan rambut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News