MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa cara ampuh menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa Anda coba. Apa sajakah itu?
Tekanan darah tinggi kerap tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat berdampak serius pada kesehatan jantung, otak, hingga ginjal. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit kronis seperti stroke dan serangan jantung.
Ada beberapa langkah sederhana yang terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah secara alami jika dilakukan secara konsisten.
Baca Juga: 6 Tips untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui
Bersumber dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa cara ampuh menurunkan tekanan darah tinggi:
1. Mengonsumsi makanan yang menurunkan tekanan darah
Pola makan sehat memiliki peran penting dalam membantu menurunkan tekanan darah sekaligus menjaga kesehatan jantung. Salah satu pola makan yang sering direkomendasikan adalah diet DASH, yaitu pola makan yang dirancang khusus untuk mengontrol tekanan darah.
Beberapa jenis makanan yang terbukti membantu menurunkan tekanan darah antara lain:
- Buah-buahan seperti aprikot kering, jambu biji, dan kiwi yang kaya kalium
- Sayuran, terutama sayuran hijau dan tomat, yang mengandung nutrisi penting untuk jantung. Bit juga bermanfaat karena dapat meningkatkan produksi oksida nitrat
- Biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang mengandung serat serta lemak sehat
- Ikan berlemak seperti salmon dan sarden yang kaya omega-3
- Produk susu rendah lemak seperti susu dan yogurt yang mengandung kalsium dan kalium
Selain itu, penting untuk membatasi konsumsi garam, alkohol, daging merah berlemak atau olahan, makanan ultra proses, serta gula tambahan agar tekanan darah tetap terkontrol.
Baca Juga: 5 Makanan Sehari-hari yang Bisa Picu Naiknya Tekanan Darah
2. Menggunakan obat
Perubahan gaya hidup seperti makan sehat, rutin berolahraga, mengelola stres, dan mengatasi gangguan tidur dapat membantu mengontrol tekanan darah. Namun, pada beberapa kondisi, cara tersebut saja belum cukup.
Dalam situasi seperti ini, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Jenis obat yang digunakan bisa berbeda-beda, seperti:
- Alpha blocker
- Agonis reseptor alfa-2
- ARB
- ACE inhibitor
- Beta blocker
- Calcium channel blocker
- Diuretik
- Vasodilator
Setiap orang bisa membutuhkan kombinasi obat yang berbeda, tergantung kondisi masing-masing. Oleh karena itu, dokter akan memantau efektivitas serta efek samping obat, lalu menyesuaikan dosis atau jenisnya jika diperlukan.
Baca Juga: 8 Buah yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah secara Alami
3. Menggunakan herbal dan suplemen sebagai pendukung
Sebagian orang memilih menggunakan bahan alami seperti herbal atau suplemen untuk membantu mengontrol tekanan darah. Meskipun beberapa di antaranya menunjukkan manfaat, hasil penelitian masih beragam dan efeknya bisa berbeda pada setiap individu.
Beberapa bahan yang diketahui dapat membantu antara lain:
- Akar bit
- Minyak ikan atau omega-3
- Bawang putih
Selain itu, kekurangan nutrisi tertentu juga bisa memengaruhi tekanan darah, seperti:
- Zat besi
- Magnesium
- Kalium
- Vitamin D
Jika tubuh kekurangan nutrisi tersebut, meningkatkan asupannya terutama dari makanan dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Suplemen bisa digunakan jika memang disarankan oleh tenaga medis.
Perlu diingat bahwa herbal dan suplemen tidak bisa menggantikan pengobatan utama. Penggunaannya juga perlu hati-hati karena dapat menimbulkan efek samping, bahkan berisiko menurunkan tekanan darah terlalu drastis jika dikombinasikan dengan obat.
Sebelum menambahkan suplemen atau mengubah pola makan secara signifikan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan. Ini penting untuk memastikan keamanan serta menghindari interaksi yang tidak diinginkan dengan obat yang sedang dikonsumsi.
Baca Juga: 5 Sayuran yang Efektif Menurunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami
Itulah beberapa cara ampuh menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News