MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa tips untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang penting diketahui. Apa saja, ya?
Tekanan darah tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dampaknya dapat memengaruhi kesehatan secara serius dalam jangka panjang. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri berada di atas batas normal, sehingga membuat jantung bekerja lebih keras dari biasanya.
Jika tidak dikendalikan, hipertenis dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Kabar baiknya, tekanan darah tinggi dapat dikelola melalui perubahan gaya hidup yang konsisten dan tepat.
Baca Juga: 5 Makanan Sehari-hari yang Bisa Picu Naiknya Tekanan Darah
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa tips untuk menurunkan tekanan darah tinggi:
1. Menggunakan Obat Lebih Cepat
Pedoman baru menganjurkan dokter untuk memberikan obat tekanan darah lebih cepat, terutama jika perubahan gaya hidup selama 3 sampai 6 bulan belum menunjukkan hasil.
Alasan utama rekomendasi ini adalah temuan penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi juga berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.
Meski sudah mengonsumsi obat, penderita tetap dianjurkan menjalani gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga dan menjaga pola makan seimbang.
2. Mengurangi Konsumsi Garam Lebih Ketat
Batas konsumsi natrium tetap dianjurkan di bawah 2.300 mg per hari, atau sekitar 1 sendok teh garam. Idealnya, asupan natrium diturunkan hingga tidak lebih dari 1.500 mg per hari.
Sebagian besar asupan garam berasal dari makanan kemasan dan makanan restoran. Oleh karena itu, penting untuk membaca label nutrisi dan memperhatikan kandungan natrium.
Saat memasak di rumah, Anda bisa menggunakan pengganti garam berbasis kalium serta memperbanyak makanan kaya kalium seperti pisang, bayam, jamur, dan melon.
3. Menghentikan atau Membatasi Konsumsi Alkohol
Pedoman terbaru menyarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Jika masih mengonsumsinya, batas maksimal adalah 2 minuman per hari untuk pria dan 1 minuman per hari untuk wanita.
Penelitian menunjukkan bahwa setiap tambahan minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka panjang, bahkan pada orang yang sebelumnya tidak memiliki hipertensi.
Baca Juga: 8 Buah yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah secara Alami
4. Mengelola Stres dengan Baik
Stres memiliki hubungan erat dengan penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, pedoman baru menekankan pentingnya pengelolaan stres.
Aktivitas seperti olahraga rutin, yoga, latihan pernapasan, dan meditasi sangat dianjurkan. Rekomendasi aktivitas fisik tetap sama, yaitu 75 sampai 150 menit olahraga per minggu, termasuk latihan aerobik dan latihan kekuatan.
5. Menurunkan Berat Badan Minimal 5%
Bagi orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas, pedoman terbaru menyarankan penurunan berat badan minimal 5%.
Langkah ini terbukti membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Pilihan penanganan dapat berupa perubahan pola makan, penggunaan obat penurun berat badan sesuai anjuran dokter, atau tindakan medis tertentu.
6. Menerapkan Pola Makan DASH
Diet DASH tetap menjadi rekomendasi utama dalam pedoman 2025. Pola makan ini menekankan konsumsi rendah garam dan memperbanyak sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang kacangan, susu rendah lemak, ikan, dan unggas.
Diet DASH terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.
Baca Juga: 5 Sayuran yang Efektif Menurunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami
Nah, itulah beberapa tips untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News