MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa sayuran akar yang paling bagus untuk kesehatan. Cek daftarnya di sini, yuk!
Sering kali kita terpaku pada sayuran hijau sebagai simbol makanan sehat, padahal di bawah permukaan tanah tersimpan harta karun nutrisi yang tak kalah luar biasa. Sayuran akar tumbuh dan menyimpan energi langsung di dalam tanah, membuatnya kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.
Selain mengenyangkan, banyak sayuran akar juga memiliki indeks glikemik yang relatif stabil serta kandungan senyawa aktif yang mendukung kesehatan jantung, pencernaan, hingga sistem imun.
Baca Juga: 9 Minuman Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus
Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa sayuran akar yang paling bagus untuk kesehatan:
1. Ubi Jalar
Ubi jalar adalah sayuran akar yang manis dan mengenyangkan. Kandungannya kaya serat, vitamin B, dan terutama vitamin A.
Ubi jalar mengandung beta-karoten, yaitu zat yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh, kesehatan mata, serta pertumbuhan sel. Makanan tinggi karotenoid seperti ubi jalar juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
2. Wortel
Seperti ubi jalar, wortel juga tinggi beta-karoten yang bersifat antioksidan. Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Wortel kaya vitamin A, vitamin B6, dan vitamin K. Selain itu, kandungan kaliumnya membantu mengatur tekanan darah. Konsumsi wortel secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar, paru-paru, dan prostat.
3. Lobak
Lobak memiliki rasa sedikit pedas karena mengandung senyawa sulfur yang disebut isothiocyanate. Senyawa ini memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat.
Lobak juga merupakan sumber vitamin C yang baik, yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, lobak mengandung senyawa pelindung sel seperti antosianin dan asam fenolik.
4. Kentang Ungu
Kentang ungu mengandung pigmen alami bernama antosianin, yang memberi warna ungu sekaligus manfaat kesehatan. Antosianin memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang baik untuk kesehatan jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kentang ungu dapat membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Pembuluh darah yang lebih lentur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah lainnya.
5. Akar Peterseli
Akar peterseli kaya akan antioksidan seperti vitamin C, karotenoid, dan flavonoid. Seluruh bagian tanaman ini, termasuk akarnya, dapat dimakan.
Akar peterseli juga mengandung folat dan vitamin K dalam jumlah tinggi. Folat penting untuk pembentukan sel, sementara vitamin K berperan dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang.
Baca Juga: 11 Camilan Sehat yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes
6. Lobak Putih (Turnip)
Lobak putih rendah kalori dan karbohidrat, tetapi tinggi serat dan vitamin C.
Serat membantu melancarkan pencernaan dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Vitamin C mendukung daya tahan tubuh dan membantu melindungi sel dari kerusakan.
7. Bit
Bit memiliki warna merah cerah karena kandungan pigmen alami bernama betalain. Senyawa ini memiliki efek anti-inflamasi dan membantu melindungi pembuluh darah.
Bit juga mengandung nitrat alami yang membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga mendukung tekanan darah yang sehat. Selain itu, bit kaya kalium, folat, dan magnesium yang penting untuk pengaturan gula darah dan fungsi tubuh lainnya.
8. Bawang Bombay
Bawang bombay kaya akan vitamin C dan antioksidan seperti flavonoid serta senyawa sulfur.
Konsumsi bawang bombay dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan obesitas. Selain menambah rasa pada masakan, bawang bombay juga memberi manfaat kesehatan yang signifikan.
9. Rutabaga
Rutabaga adalah hasil persilangan antara kubis dan lobak. Sayuran ini tinggi serat dan vitamin C.
Selain itu, rutabaga mengandung vitamin B seperti niasin dan tiamin, yang penting untuk metabolisme energi dan fungsi sel. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan.
10. Parsnip
Parsnip kaya akan kalium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.
Serat pada parsnip membantu memperlambat pencernaan sehingga Anda merasa kenyang lebih lama dan gula darah lebih stabil. Karena itu, parsnip cocok untuk membantu mengontrol berat badan dan kadar gula darah.
Baca Juga: 9 Cara Sehat untuk Konsumsi Biji Rami yang Dapat Anda Coba
11. Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa sulfur alami seperti S-allyl cysteine yang memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi.
Konsumsi bawang putih secara rutin dapat membantu menurunkan peradangan, mendukung kesehatan jantung, dan mengurangi risiko beberapa jenis kanker.
12. Seledri Akar
Seledri akar memiliki rasa mirip seledri batang dan mengandung vitamin C serta kalium.
Sayuran ini juga mengandung antioksidan seperti apigenin dan luteolin yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
13. Jahe
Jahe kaya akan antioksidan seperti gingerol yang memiliki efek anti-inflamasi kuat.
Mengonsumsi jahe secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mendukung sistem pencernaan, membantu mengontrol gula darah, serta mengurangi peradangan dalam tubuh.
Baca Juga: 7 Makanan yang Harus Dihindari jika Ingin Usus Tetap Sehat
Itulah beberapa sayuran akar yang paling bagus untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya: Siap-Siap! BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja 2026, Cek Syarat dan Cara Daftar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News