MOMSMONEY.ID - Sepatu Adidas bergaya klasik cocok untuk berbagai aktivitas. Sebelum menentukan model yang hendak dibeli, pahami juga tinggi sol karena lebih nyaman dan membuat penggunanya bebas bergerak.
Jovana Subic, sneakerheads dari Runreapet.com menyampaikan bahwa sepatu Adidas bergaya klasik hampir semuanya memiliki drop tinggi, mulai dari 7.4 mm hingga 14.4 mm. Sepatu ini juga memiliki pengembalian energi yang rata-rata mencapai 47,1%.
Sepatu Adidas Stan Smith memiliki siluet khas era 1965. Selama enam dekade sejarahnya, sepatu kets klasik Adidas ini sudah mengumpulkan koleksi lebih dari 400 pilihan warna.
Baca Juga: Sepatu Lari Skechers untuk Kaki Lebar: Model Ini Jamin Lari Bebas Nyeri
Sepatu tersebut memiliki daya tahan lama, kualitas kulit yang baik, platform yang stabil dan kokoh. Simak juga rekomendasi sepatu Adidas bergaya klasik lain yang nggak kalah keren:
1. Adidas Samba
Sepatu Adidas Samba tawarkan strukturnya yang kokoh dan desain yang mewah. Bagian atas dan penopang tumitnya tahan terhadap efek abrasif alat Dremel, sehingga memberi peringkat 4/5 untuk daya tahan pada kedua bagian tersebut.
Di sisi lain, performa cengkeramannya lebih kuat dan memudahkan pengguna keluar dari jalan yang basah dan licin. Kekerasan sol luar mencapai 76,9 HC yang memiliki daya cengkeram yang kuat pada permukaan yang halus.
Kekurangan dari sepatu ini adalah sirkulasi udara yang terbatas di bagian atas.
2. Adidas Gazelle
Adidas Gazelle menonjolkan perpaduan gaya sporty dan berkelas yang menjembatani kesenjangan antara tampilan atletik dan kasual. Selain itu, sepatu ini tangguh dan awet lama.
Sepatu ini menggunakan bahan suede asli dengan lebih dari 20 pilihan warna.
3. Adidas Superstar
Pilihan utama yang terinspirasi dari bola basket adalah Adidas Superstar. Dipadukan dengan warisan bola basket, sepatu ini memiliki gaya yang fantastis dan kenyamanan luar biasa.
Midsole-nya mendukung lengkungan kaki dan area jari kaki yang luas. Anda bisa mengenakan sepatu kets ini sepanjang hari tanpa perlu khawatir merasakan nyeri atau pegal.
Sepatu ini tawarkan bantalan tebal, bagian depan yang awet dan cengkeraman yang sangat baik.
4. Adidas Handball Spezial
Adidas Spezial menunjukkan resistensi minimal terhadap tekukan hanya dengan gaya 4,7N. Berarti, 63.9% lebih fleksibel daripada rata-rata.
Anda akan merasa nyaman meski memakai sepatu ini selama berjam-jam. Sol luar hanya mengalami kerusakan sedalam 0.5 mm, yang 54.5% lebih sedikit daripada kerusakan pada sepatu kets lainnya.
Bagian terlebar dari ujung sepatu mendekati rata-rata yaitu 97.9 mm. Tapi, tetap cari tahu ukuran kaki sebelum membeli sepatu ini.
5. Adidas Campus 00S
Adidas Campus 00S menghadirkan tampilan khas 80-an, membangkitkan rasa nostalgia dengan desain klasiknya. Skema warna monokromatik dan branding yang berani mengingatkan pada nuansa retro, berpadu sempurna dengan berbagai pakaian.
Secara visual, Campus 00S mengingatkan pada sepatu kets klasik dari beberapa dekade lalu dengan lidah yang tebal dan sol yang berlebihan. Midsole tetap kokoh dan memberikan umpan balik yang tinggi dengan 24,6/14,5 mm bantalan yang memisahkan kaki dari tanah.
Bantalan lidah yang substansial 23,0 mm memanjakan kaki karena terasa lembut. Meski sebagian besar terbuat dari kulit asli, Campus 00S menawarkan ventilasi yang mengesankan.
Hal ini berkat lubang ventilasi yang ditempatkan secara strategis. Sesuai fungsinya, lubang-lubang tersebut jadi aliran udara.
6. Adidas SL 72
Adidas SL 72 adalah sepatu kasual retro yang terinspirasi oleh sepatu lari Adidas tahun 1972. SL 72 membantu penggunanya tetap lincah berkat berat 308gram.
Dibandingkan dengan sepatu kets rata-rata, sepatu ini 21.0% lebih ringan, sehingga lebih mudah dikendalikan. Selain itu, resistensinya yang rendah terhadap tekukan meningkatkan sirkulasi udara.
Baca Juga: Pilihan Sepatu Kerja Wanita, 5 Model Ini Jamin Kenyamanan & Trendi Seharian
Sepatu ini menawarkan koneksi yang kuat dengan permukaan tanah. Itulah rekomendasi Sepatu Adidas bergaya klasik yang cocok untuk berbagai aktivitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News