M O M S M O N E Y I D
Santai

WHO Tetapkan Wabah Ebola Sebagai Keadaan Darurat, Tingkat Kematian 50%

WHO Tetapkan Wabah Ebola Sebagai Keadaan Darurat, Tingkat Kematian 50%
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan penyakit Ebola akibat virus Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC).

Penetapan keadaan darurat pada 16 Mei 2026 ini setelah WHO berkonsultasi dengan negara-negara di mana wabah Ebola saat ini sedang terjadi.

"Tetapi, tidak memenuhi kriteria keadaan darurat pandemi, sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Kesehatan Internasional (IHR)," sebut Direktur Jenderal WHO dalam pernyataan tertulis yang Momsmoney terima, Minggu (17/5).

Direktur Jenderal WHO menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pmerintah Republik Demokratik Kongo dan Uganda atas komitmen mereka untuk mengambil tindakan yang diperlukan dan tegas untuk mengendalikan peristiwa tersebut. 

Baca Juga: WHO: Kemungkinan akan Lebih Banyak Kasus Hantavirus dalam Beberapa Minggu ke Depan

Serta, atas keterusterangan mereka dalam menilai risiko yang ditimbulkan oleh peristiwa ini terhadap negara-negara lainnya. Sehingga, memungkinkan komunitas global untuk mengambil tindakan kesiapan yang dibutuhkan.

Dalam keputusannya, Direktur Jenderal WHO mempertimbangkan, antara lain informasi yang diberikan oleh Republik Demokratik Kongo dan Uganda serta prinsip-prinsip dan bukti ilmiah yang tersedia juga informasi relevan lainnya.

"Dan menilai risiko terhadap kesehatan manusia, risiko penyebaran penyakit secara internasional, dan risiko gangguan terhadap lalu lintas internasional," imbuh Direktur Jenderal WHO.

Pada 5 Mei 2026, WHO menerima peringatan tentang wabah penyakit tak dikenal dengan angka kematian tinggi di Mongbwalu, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, termasuk kematian di antara petugas kesehatan. 

Lalu, 14 Mei 2026, Institut National de Recherche Biomédicale (INRB) Kinshasa menganalisis 13 sampel darah dari Rwampara, Provinsi Ituri. 

Baca Juga: Hantavirus bakal Menjadi Covid Lainnya? Ini Kata WHO

Analisis laboratorium mengonfirmasi penyakit virus Bundibugyo (BVD) pada delapan sampel tersebut tanggal 15 Mei, suatu spesies Ebola. Tingkat kematian kasus dalam dua wabah BVD sebelumnya berkisar antara 30% hingga 50%. 

Tidak seperti penyakit virus Ebola, tidak ada vaksin berlisensi atau terapi spesifik terhadap virus Bundibugyo, meskipun perawatan suportif dini bisa menyelamatkan nyawa. 

Pada 15 Mei 2026, Kementerian Kesehatan Masyarakat, Kebersihan dan Kesejahteraan Sosial  Republik Demokratik Kongo secara resmi menyatakan wabah Penyakit Ebola ke-17. 

Bersamaan dengan itu, Kementerian Kesehatan Uganda mengonfirmasi wabah BVD setelah identifikasi satu kasus impor dari DRC, seorang pria Kongo yang meninggal di Ibu Kota Kampala. 

Total kasus hingga 16 Mei 2026: 246 suspek (termasuk 8 konfirmasi) dengan 80 kematian (4 kematian merupakan kasus konfirmasi) dengan tiga Health Zone terdampak, yaitu Mongwalu, Rwampara, dan Bunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sebelum Beli Emas, Bandingkan Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Semakin kecil spread harga emas, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita yang Sering Diabaikan

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi fungsi otak. Inilah 4 ciri-ciri stres berat pada wanita yang wajib Anda tahu.  

Beban Dengue di Indonesia Tembus Rp 9 Triliun, Ini Langkah Pencegahannya

Tidak untuk disepelekan, kasus dengue di Indonesia tercatat menanggung beban ekonomi hampir Rp 9 triliun. Berikut selengkapnya

Peringkat Harga Buyback Emas Hari Ini, Merek Mana yang Tertinggi?

Pergerakan harga buyback emas hari ini beragam pada masing-masing merek. Cek perubahan harganya sebelum melego emas!  

4 Ciri-Ciri Tas Bottega Veneta Palsu yang Wajib Anda Waspadai, Jangan Tertipu!

Tas Bottega Veneta asli mustahil ditiru secara sempurna. Wajib tahu sebelum beli, berikut adalah 4 ciri-ciri tas Bottega Veneta palsu.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Rabu (22/7), Berawan Merata di 27 Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Rabu (22/7) dominan berawan, tanpa potensi hujan di seluruh wilayah.

Kompak Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu (22/7) & Suhu Udara

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Rabu (22/7) didominasi berawan tanpa potensi hujan ringan di seluruh wilayah.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Rabu (22/7), Mayoritas Wilayah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Rabu (22/7) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah wilayah.

Prakiraan Cuaca Banten Besok (22/7), Waspadai Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca berawan dan waspadai hujan ringan turun di daerah Cilegon dan Serang.​

Diprediksi Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Besok (22/7) di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan, sementara lusa akan cerah.