M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Financial Health di Tingkat Akar Rumput, Dorong UMKM Terus Maju

Financial Health di Tingkat Akar Rumput, Dorong UMKM Terus Maju
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Menjalankan usaha hingga memperoleh keuntungan yang menjanjikan tidaklah mudah.

World Bank Global Findex mencatat, lebih dari 60% UMKM di Indonesia masih mengalami kesulitan dalam memperoleh pendapatan yang stabil, sehingga menyebabkan rumah tangga tidak mampu mengelola, menabung, dan merencanakan keuangan keluarga.

Salah satu tantangan UMKM mempertahankan usaha dan cuannya adalah inklusi keuangan yang kuat. Padahal, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 yang dirilis OJK bersama BPS, indeks inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 80,51%.

Kesenjangan ini menunjukkan, akses terhadap layanan keuangan saja belum cukup untuk menciptakan kesehatan keuangan yang berkelanjutan. Komunitas akar rumput juga membutuhkan penguatan literasi dan perilaku keuangan agar masyarakat mampu memahami risiko, mengelola keuangan, serta mengambil keputusan finansial secara bijak.

Aria Widyanto, Chief Compliance & Sustainability Officer Amartha, memaparkan, akses keuangan menjadi salah satu instrumen yang dapat mendorong UMKM untuk maju, tetapi akses keuangan perlu dibarengi dengan intervensi. Mulai dari pendampingan, edukasi, teknologi yang mudah, akses pasar, hingga kebijakan.

“Inilah yang mendasari Amartha mengumpulkan para mitra lintas sektor untuk bersama-sama merumuskan berbagai intervensi yang mampu mendorong ketahanan kesehatan keuangan bagi komunitas akar rumput,” ujarnya dalam keterangan resmi Senin (18/5).

Karena itu, pembahasan mengenai financial health mulai diperdalam secara kolektif melalui rangkaian Road to The 2026 Asia Grassroots Forum: Accelerating Growth, Nurturing Changemakers yang digelar oleh Amartha Financial dan difasilitasi oleh Koalisi Ekonomi Membumi (KEM).

Financial health perlu dirumuskan berdasarkan kondisi nyata masyarakat akar rumput, termasuk pendapatan yang tidak menentu, risiko usaha, dan kemampuan mengelola keuangan sehari-hari.

Direktur Eksekutif Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) Fito Rahdianto menyampaikan, sebagai koalisi yang mendorong pembiayaan bagi bisnis berkelanjutan dan ekonomi restoratif, KEM melihat inisiatif Amartha sebagai langkah penting untuk membawa perspektif akar rumput ke dalam perumusan financial health.

Analis Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia Siti Humaira, mengatakan financial health memiliki cara pandang yang lebih komprehensif dalam melihat kondisi keuangan masyarakat.

“Namun, karena konsep ini masih relatif baru, penting untuk menyamakan pemahaman mengenai definisi serta bentuk implementasinya,” sebut Siti Humaira.

Di tengah dinamika ekonomi global, kebutuhan untuk membangun ketahanan finansial menjadi semakin mendesak. Pergeseran menuju financial health bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah konkret untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput.

Untuk lebih mengedukasi soal pentingnya financial health, Amartha akan menggelar The 2026 Asia Grassroots Forum pada 3-4 Juni di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Dengan mengusung tema “Enabling Growth, Elevating Financial Health”, forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk mendorong pendekatan financial health yang berfokus pada ketahanan dan kesejahteraan finansial jangka panjang.

Forum ini akan dihadiri lebih dari 500 delegasi lintas sektor, mulai dari pemangku kebijakan, investor, akademisi, perusahaan teknologi, hingga komunitas akar rumput dari dalam dan luar negeri.

“Keberhasilan financial health tidak bisa hanya diukur dari seberapa banyak masyarakat yang telah mendapatkan akses keuangan. Lebih dari itu, harus diukur ketangguhan komunitas akar rumput dalam menghadapi berbagai risiko,” tutur Aria.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.