MOMSMONEY.ID - Pahami berbagai jenis tumbuhan beracun agar tidak berakibat fatal. Tumbuhan merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia, mereka menyediakan makanan dan membersihkan udara yang manusia hirup.
Kristine Lofgren, master gardener dari Gardenerspath.com, mengungkapkan, banyak tanaman beracun yang ternyata ada di kebun, mengandung racun yang berbahaya bagi tubuh manusia. Bahkan, kontak dengan getahnya saja bisa menyebabkan gatal-gatal.
Senyawa-senyawa ini cenderung paling terkonsentrasi di dalam umbi. Ada beberapa tanaman beracun yang bisa diatasi dengan perawatan di rumah, namun beberapa getah tanaman ini membuat Moms harus dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: Rahasia Skincare Alami, Tanaman Ini Basmi Jerawat & Lindungi Kolagen Kulit
Simak berbagai tanaman beracun yang sebaiknya dihindari:
1. Bunga eceng gondok
Hyacinthus orientalis atau bunga eceng gondok memiliki daun berbentuk pita dan tangkai bunga yang lebat dengan bunga berbentuk tabung berwarna biru yang sangat harum. Namun seperti banyak tanaman tahunan berumbi lainnya, bunga ini beracun bagi manusia dan hewan.
Seluruh tanaman mengandung beberapa senyawa alkaloid dan kristal kalsium oksalat. Mengonsumsi tanaman ini dapat menyebabkan nyeri hebat pada mulut dan pencernaan.
Tanaman ini jarang berakibat fatal bagi manusia, tetapi dapat berakibat fatal bagi hewan. Gunakan sarung tangan berkebun saat menanamnya untuk menghindari dermatitis kontak.
2. Lidah buaya
Apa jenis tanaman sukulen nomor satu yang menenangkan bagi manusia, tetapi berbahaya bagi anjing atau kucing? Jawabannya adalah lidah buaya, bagian dari famili Liliaceae.
Tanaman ini telah digunakan sebagai obat sejak zaman kuno di India, Roma, Mesir, Yunani, dan Cina. Keajaibannya telah digunakan untuk menyembuhkan luka bakar, luka, kerusakan akibat radang dingin, dan alergi.
Namun, beberapa jenis lidah buaya bisa beracun seperti A. aageodonta, A. ballyi, A. christianii, A. elata, A. ruspoliana, A. striata, dan A. verigata tergolong dalam tanaman beracun. Tumbuhan ini mengandung rasio kromon, antrakuinon, dan antronyang berbahaya jika dikonsumsi dalam dosis besar.
Getah dari semua spesies, termasuk lidah buaya, juga dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
3. Pakis Asparagus
Pakis asparagus memiliki bentuk menyerupai dedaunan yang dihasilkan oleh tanaman asparagus. Meskipun keduanya berkerabat dekat, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi pakis asparagus karena mengandung glikosida sapogeni, yang dapat menyebabkan muntah, sakit perut, dan diare.
4. Biji jarak
Tanaman ini mengandung risin, sejenis lektin yang sangat beracun. Tergantung pada dosisnya, ricin dapat menyebabkan nyeri, kesulitan menelan, muntah, diare, pendarahan, kegagalan organ, dan kematian.
Baca Juga: Kehadiran Tanaman Air Bebaskan Akuarium dari Serangan Alga, Jadi Filter Alami
5. Krisan
Bunga krisan adalah tanaman hias yang sangat disukai, baik daun maupun kelopaknya dapat dimakan. Namun, tanaman ini mengandung senyawa yang bertindak sebagai pengusir hama dan pestisida yang sangat efektif.
Senyawa-senyawa tersebut cukup berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Bunga krisan mengandung sesquiterpen, lakton, dan piretrin, yang dapat menyebabkan iritasi pada manusia yang sensitif dan beracun bagi hewan.
Manusia yang alergi terhadap krisan juga dapat terpengaruh secara negatif. Hewan peliharaan akan mengeluarkan air liur berlebihan dan muntah jika mereka memakan tanaman ini.
6. Lily
Bunga lili, termasuk L. asiaticum, L. longiflorum, L. orientalis dan Lilium hybrids sangat beracun bagi hewan peliharaan. Jika tertelan, gejala awal keracunan bunga lili pada hewan peliharaan meliputi air liur berlebihan, depresi, dan muntah.
Setelah sekitar 12 jam, tanda-tanda gagal ginjal mulai muncul dengan penurunan frekuensi buang air kecil. Ginjal akan gagal berfungsi setelah sekitar 24 jam yang menyebabkan kematian.
7. Bunga bakung
Bunga bakung manis (convallaria majalis) tampak anggun, tetapi efek racunnya sama cukup membahayakan. Tanaman ini mengandung glikosida kardenolida seperti convallatoxin, convalloside, dan lokunjoside, terutama pada akarnya.
Jika tertelan, zat-zat ini dapat menyebabkan takikardia, fibrilasi, dan henti jantung.
8. Lidah mertua
Lidah mertua mengandung saponin yang dapat menyebabkan kelemahan, air liur berlebihan, muntah, diare, dan berpotensi kematian jika dikonsumsi oleh hewan peliharaan dalam jumlah banyak.
Demikian informasi mengenai tanaman beracun yang bisa membahayakan hewan peliharaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News