M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspada! Begini 10 Ciri-Ciri Diabetes pada Anak yang Penting Diketahui

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Orang tua perlu tahu! Ini dia ciri-ciri diabetes pada anak yang harus Anda waspadai sejak dini.

Diabetes bukan hanya penyakit yang menyerang orang dewasa. Anak-anak pun bisa mengalaminya, terutama diabetes tipe 1 yang merupakan gangguan autoimun.

Sayangnya, gejala diabetes pada anak sering kali tidak dikenali sejak dini, sehingga banyak kasus yang baru terdeteksi saat sudah parah.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami ciri-ciri diabetes pada anak agar dapat segera mengambil langkah penanganan.

Baca Juga: Penderita Diabetes Harus Menghindari Makanan Apa? Ini Daftarnya

Mengapa ini penting? Diabetes yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kerusakan organ, penurunan kualitas hidup, dan dalam kasus ekstrem, kematian.

Melansir dari laman Parents, di bawah ini adalah ciri-ciri diabetes pada anak yang pentik diketahui:

1. Perubahan pola makan dan tidur

Menurut American Diabetes Association, anak dengan diabetes sering merasa sangat haus atau lapar, bahkan setelah makan atau minum banyak. Kondisi ini membuat mereka minum air lebih banyak dari biasanya.

2. Penurunan atau peningkatan berat badan

Perubahan berat badan, terutama penurunan yang tiba-tiba tanpa alasan jelas, sering terjadi pada diabetes tipe 1. Sementara itu, diabetes tipe 2 dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang perlahan tetapi berlebihan.

Mayo Clinic menyebutkan, penurunan berat badan tanpa disengaja adalah tanda penting untuk diperhatikan.

Baca Juga: Gula Aren Aman atau Tidak untuk Penderita Diabetes? Jawabannya Ada di Sini

3. Sering buang air kecil

Anak-anak yang tiba-tiba sering buang air kecil, terutama di malam hari, perlu diwaspadai. Hal ini biasanya terjadi karena tubuh berusaha mengeluarkan kelebihan gula melalui urine. Jika perubahan ini disertai peningkatan konsumsi air, segera konsultasikan dengan dokter.

4. Kelelahan dan penurunan energi

Jika anak terlihat lebih lelah dan lesu dari biasanya, ini bisa menjadi ciri-ciri diabetes. Anak-anak dengan diabetes sering mengalami fluktuasi tingkat energi yang membuat mereka lamban dan kurang aktif.

5. Gangguan pencernaan

Gejala seperti mual, muntah, atau sakit perut juga bisa menandakan diabetes, terutama pada diabetes tipe 1. CDC mencatat bahwa masalah ini sering muncul pada anak dengan kadar gula darah tinggi.

Baca Juga: Apa Saja Sayuran yang Tidak Boleh Penderita Diabetes Konsumsi? Cek di Sini

6. Penglihatan kabur

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak, sehingga penglihatan anak menjadi kabur atau tidak fokus. Anak mungkin mengeluh sulit melihat dengan jelas atau merasa tidak seimbang.

7. Mati rasa atau kesemutan

Rasa seperti tertusuk jarum di tangan atau kaki bisa jadi tanda kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi. Kondisi ini, yang disebut neuropati diabetik, adalah salah satu komplikasi diabetes.

8. Luka yang lambat sembuh

Jika luka atau infeksi anak membutuhkan waktu lama untuk sembuh, ini bisa menjadi ciri-ciri diabetes. Gula darah tinggi menghambat kemampuan tubuh untuk memperbaiki jaringan, sehingga luka sembuh lebih lambat dari biasanya.

Baca Juga: 10 Cara Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi Menurut Ahli

9. Area kulit gelap

Penggelapan kulit di area tertentu seperti leher atau ketiak, yang dikenal sebagai acanthosis nigricans, bisa menjadi tanda resistensi insulin. Kondisi ini sering terkait dengan diabetes tipe 2.

10. Napas berbau buah

Anak-anak dengan diabetes tipe 1 mungkin memiliki napas yang berbau manis, seperti buah atau permen. Hal ini dapat menjadi tanda ketoasidosis diabetik, yaitu kondisi serius yang memerlukan penanganan medis segera.

Itu dia ciri-ciri diabetes pada anak yang penting diketahui. Jika Anda melihat ciri-ciri ini pada anak, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tes gula darah sederhana dapat membantu memastikan diagnosis dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Deteksi dini sangat penting untuk memberikan perawatan yang tepat dan menjaga kesehatan anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​