M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penderita Diabetes Harus Menghindari Makanan Apa? Ini Daftarnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Beberapa makanan perlu dibatasi bahkan dihindari. Penderita diabetes harus menghindari makanan apa? Cek di sini!

Diabetes bukan hanya tentang kadar gula darah tinggi, tetapi juga bagaimana gaya hidup, termasuk pola makan, memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Salah satu tantangan terbesar bagi penderita diabetes adalah memilih makanan yang tepat untuk menjaga kestabilan gula darah.

Beberapa makanan bisa menjadi penyebab utama lonjakan gula darah. Jika Anda atau orang terdekat Anda sedang menghadapi diabetes, penting untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga: Begini Cara Efektif Menurunkan Kadar Gula Darah yang Paling Cepat

Lantas, penderita diabetes harus menghindari makanan apa? Melansir dari laman MSN.com, berikut daftarnya:

1. Kentang

Kentang mengandung banyak pati dan memiliki indeks glikemik yang tinggi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes dan komplikasinya. Karena kentang termasuk sayuran bertepung, sebaiknya dihindari dalam pola makan penderita diabetes.

2. Jagung

Meskipun jagung mengandung vitamin, mineral, dan serat, jagung termasuk sayuran manis. Mengonsumsi jagung dalam jumlah banyak dapat meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, produk yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa juga bisa memperburuk kondisi diabetes.

3. Pisang Raja

Pisang raja, yang kaya akan nutrisi, rendah gula tetapi mengandung banyak pati. Konsumsi pisang raja dalam jumlah sedikit mungkin membantu mengelola diabetes, tetapi makan terlalu banyak dapat meningkatkan risiko hiperglikemia.

Baca Juga: 6 Minuman yang Ampuh Menurunkan Gula Darah dan Terbukti Efektif

4. Tepung Terigu Putih yang Diproses

Tepung terigu putih yang sudah diproses rendah nutrisi karena melalui proses pemurnian yang panjang dan sebagian besar terdiri dari karbohidrat yang cepat dicerna.

Penderita diabetes sebaiknya menghindari makanan seperti kue atau muffin yang terbuat dari tepung putih dan memilih alternatif biji-bijian utuh.

5. Nasi Putih

Nasi putih, seperti halnya roti putih dan pasta, mengandung banyak pati. Penderita diabetes disarankan untuk mengganti nasi putih dengan pilihan biji-bijian utuh yang lebih kaya serat untuk membantu mengelola gula darah.

6. Produk Daging

Meskipun protein sangat dibutuhkan tubuh, beberapa produk daging seperti daging sapi dan kambing dapat meningkatkan risiko diabetes jika dikonsumsi berlebihan. Sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, lentil, dan kacang almond merupakan alternatif yang lebih sehat.

Baca Juga: Ini Dia Tips Alami Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi, Coba yuk

7. Produk Susu Berlemak Penuh

Produk susu berlemak penuh seperti susu utuh, keju berlemak tinggi, yogurt penuh lemak, dan dadih manis dapat meningkatkan kadar gula darah.

Selain itu, kandungan lemak dan laktosa yang tinggi dalam produk ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang seringkali menjadi komplikasi diabetes.

8. Jus Buah

Meski buah sangat penting dalam diet penderita diabetes, jus buah bisa menyebabkan lonjakan gula darah. Proses pemerasan menghilangkan serat buah dan tambahan gula dalam jus kemasan bisa memperburuk pengendalian gula darah.

9. Makanan Kalengan dan Asinan

Makanan kalengan dan asinan biasanya mengandung banyak garam yang dapat meningkatkan tekanan darah pada penderita diabetes. Mengurangi konsumsi garam dan menghindari makanan-makanan ini dapat membantu pengelolaan diabetes yang lebih baik.

Baca Juga: Makanan ini Tidak Menaikkan Gula Darah saat Dikonsumsi, Cek Ada Apa Saja!

10. Lemak Jenuh dan Trans

Makanan seperti mentega, kentang goreng, keripik, burger, pizza, dan mayones mengandung lemak jenuh dan trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang merupakan komplikasi umum pada diabetes.

11. Minuman Energi

Minuman energi komersial sering mengandung pemanis buatan dan kafein dalam jumlah tinggi, yang dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh dalam jangka waktu lama. Menghindari minuman ini dapat membantu pengelolaan diabetes.

12. Buah Kering

Buah kering seperti kismis, plum, buah ara, dan lainnya kaya akan nutrisi tetapi mengandung gula dan kalori alami yang terkonsentrasi. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Baca Juga: Apakah Gula Aren Aman untuk Penderita Diabetes ya? Ini Faktanya

Nah, demikianlah ulasan tentang penderita diabetes harus menghindari makanan apa. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.