M O M S M O N E Y I D
Bugar

Wajib Dicoba! Inilah Pengobatan untuk Penyakit Jantung Koroner

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa pengobatan untuk penyakit jantung koroner yang bisa Anda coba. 

Penyakit jantung koroner alias PJK adalah jenis penyakit jantung kronis yang menyebabkan angka kematian tertinggi di dunia. 

Meski begitu, bukan berarti penyakit jantung koroner tidak bisa diobati. Jika Anda baru terdiagnosis, cari tahu pengobatan atau cara mengobati yang efektif dan sesuai dengan kondisi Anda. 

Pengobatan penyakit jantung tergantung pada jenis penyakitnya. Sebagai contoh, untuk mengatasi penyakit jantung akibat infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik. 

Sedangkan, untuk mengatasi penyakit jantung koroner, dokter dapat meresepkan obat-obatan dan menyarankan pasien melakukan perubahan gaya hidup, dilansir dari Heart Foundation.

Baca Juga: Jangan Disepelekan! Ini Gejala Angin Duduk Agar Bisa Segera Diatasi

Dikutip dari Heart Association, inilah beberapa pengobatan untuk penyakit jantung koroner yang bisa Anda coba, antara lain: 

1. Pengencer darah, seperti aspirin dan clopidogrel, untuk membantu mencegah pembekuan darah 

2. Statin, seperti atorvastatin dan simvastatin, untuk menurunkan kolesterol dengan membuang LDL dari darah 

3. Obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitors), seperti captopril dan enalapril, untuk mengatasi hipertensi 

4. Angiotensin II receptor blockers (ARB), seperti valsartan dan telmisartan, untuk menurunkan tekanan darah 

5. Penghambat beta (beta blockers), seperti bisoprolol dan metoprolol, untuk mencegah angina dan mengatasi hipertensi 

6. Nitrat, seperti nitrogliserin, untuk melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah ke jantung meningkat dan jantung tidak memompa darah lebih keras 

7. Antagonis kalsium, seperti verapamil dan diltiazem, untuk melebarkan otot di pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun 

8. Diuretik, untuk mengurangi kadar air dan garam dalam darah melalui urine 

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Ini Sederet Gejala Serangan Jantung yang Perlu Anda Ketahui

Jika pemberian obat-obatan dirasa belum efektif, dokter biasanya akan memberikan penjelasan terkait prosedur lainnya untuk mendukung pengobatan jantung koroner. 

Prosedur ini dapat dilakukan secara terencana pada pasien dengan gejala angina, atau sebagai tindakan darurat pada seseorang yang mengalami serangan jantung. 

1. Bypass Jantung

Prosedur ini dilakukan dengan mengambil pembuluh darah untuk ditempel (dicangkok) ke bagian antara pembuluh darah besar (aorta) dan arteri dengan melewati area yang menyempit.

Tujuannya adalah agar darah bisa mengalir lancar melalui rute baru tersebut. Bypass jantung dilakukan dengan membedah dada pasien.

Prosedur ini umumnya hanya dilakukan bila terdapat lebih dari satu arteri yang tersumbat. 

2. Transplantasi Jantung

Tindakan ini dilakukan jika kerusakan jantung sudah sangat parah dan tidak dapat lagi diatasi dengan obat-obatan.

Tranplantasi jantung dilakukan dengan mengganti jantung pasien yang rusak dengan jantung yang sehat dari pendonor. 

Selain pengobatan di atas, dokter dapat menyarankan pasien untuk menjalani pola hidup sehat, yaitu dengan: 

1. Berhenti merokok 

2. Mengurangi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol 

3. Mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang 

4. Mengelola stres dengan baik 

5. Menjaga berat badan ideal 

6. Berolahraga secara teratur 

Sebaiknya, penderita jantung koroner mulai menerapkan pola hidup sehat agar penyakit yang diderita bisa dicegah lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?       

Point Coffee Hadirkan Promo Bundling Minuman Murah Meriah Juni, Palm Sugar Rp 1

Membeli kopi favorit di Point Coffee bulan Juni bisa jauh lebih hemat. Diskon spesial menanti, jangan sampai ketinggalan!