MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global tumbang. Selat Hormuz sebagian besar tetap tertutup untuk pelayaran, terlepas dari upaya terbaru untuk menemukan solusi negosiasi atas perang AS-Iran, sehingga meningkatkan risiko inflasi.
Mengutip Bloomberg, Selasa (28/4), harga emas spot diperdagangkan turun 1,27% menjadi US$ 4.622,34 per troi ons pada pukul 15.21 WIB.
Harga emas hari ini turun mendekati level US$ 4.600 per troi ons, melanjutkan penurunan 0,6% pada sesi sebelumnya.
Laporan Wall Street Journal, sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa, menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump dan tim keamanan nasionalnya skeptis mengenai proposal terbaru Iran untuk mengakhiri konflik, yang akan menunda pembicaraan seputar program nuklirnya. Gedung Putih kemungkinan akan memberikan tanggapannya dalam beberapa hari mendatang.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Nyaris Stagnan, Negosiasi AS-Iran Terhenti
Sebelumnya, Teheren telah mengajukan kesepakatan sementara, di mana mereka akan membuka kembali Hormuz sebagai imbalan atas penghentian blokade Washington terhadap kapal-kapal yang bergerak ke dan dari pelabuhan Iran. Kebuntuan ini telah mengurangi transit harian melalui jalur air strategi tersebut hingga hampir nol, mencekik aliran minyak mentah, gas alam dan produk minyak.
Guncangan pasokan energi yang disebabkan oleh konflik delapan minggu, telah menambah risiko, meningkatkan kemungkinan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap untuk waktu yang lebih lama atau bahkan menaikkannya. Ini hambatan bagi logam mulia, yang tidak memberikan imbal hasil. Sejak konflik pecah akhir Februari, harga emas telah turun sekitar 12%.
Menurut Marc Loeffert, Pedagang di Heraeus Precious Metals, perpanjangan tanpa batas waktu gencatan senjata, dengan Hormuz yang masih terblokir, memperpanjang risiko inflasi. "Dalam jangka panjang, kombinasi stagnasi ekonomi dan kenaikan harga, dapat memberikan lahan subur bagi pasar emas untuk terus naik," katanya mengutip Bloomberg, Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News