MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global naik lanjut naik ke atas US$ 5.000 per troi ons. Emas memantul naik untuk hari kedua, karena para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk membeli logam mulia setelah turun tajam dari rekor all time high.
Mengutip Bloomberg, Rabu (4/2) pukul 15.28 WIB, harga emas spot naik 2,7% menjadi US$ 5.083,85 per troi ons. Harga emas hari ini lanjut naik, setelah menanjak 6% pada sesi sebelumnya di tengah sentimen risk-on kembali ke pasar dan dollar AS melemah.
Harga emas berada sekitar 10% di bawah level rekor tertinggi yang dicapai pada 29 Januari, namun masih naik sekitar 17% pada tahun ini.
"Penjualan paksa kemungkinan besar telah mencapai batasnya di pasar logam mulia," kata Daniel Ghali, Ahli Stategi Komoditas Senior di TD Securities,mengutip Bloomberg, Rabu (4/2).
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Memantul Naik Setelah Dua Sesi Ambles 13%
Harga emas melonjak bulan lalu dalam reli yang didukung oleh momentum spekulatif, gejolak geopolitik dan kekhawatiran tenang independensi Federal Reserves. Namun, pengamat pasar telah memperingatkan bahwa kenaikan tersebut terlalu besar dan terlalu cepat. Lonjakan harga tiba-tiba terhenti pada akhir pekan lalu.
Dana-dana China dan investor ritel Barat telah membangun posisi besar dalam emas. Dorongan lebih lanjut terhadap harga datang dari investor yang berbondong-bondong membeli produk yag diperdagangkan di bursa dengan leverage dan opsi beli.
Keruntuhan mendadak selama jam perdagangan Asia pada Jumat berlanjut hingga awal pekan ini. Empat dana ETF emas terbesar di China turun. Arus keluar gabungan hampir US$ 1 miliar pada Selasa, menurut data Bloomberg. Ini penurunan satu hari terbesar yang pernah terjadi dan pertanda betapa kepercayaan investor telah terguncang.
Baca Juga: Harga Emas Antam Rabu 4 Februari Naik
Meskipun demikian, investor dan analis percaya bahwa fundamental yang mendorong harga emas mencapai rekor, tetap utuh. Fidelity Fund yang menjual sebagian besar kepemilikan emasnya beberapa hari sebelum harga turun tajam, sedang mengamati peluang untuk beli lagi, menurut manajer portofolio George Efstathopoulos, sebagaimana dilansir Bloomberg, hari ini.
Sejumlah bank juga mendukung pemulihan harga emas. Deutsche Bank AG menyatakan tetap mempertahankan perkiraan harga emas akan naik hingga US$ 6.000 per troi ons.
Sedangkan, Analis Goldman Sacsh Group Inc, Lina Thomas dan Daan Struyven, menyatakan bahwa mereka melihat risiko kenaikan yang signifikan terhadap perkiraan akhir tahun mereka yang sebesar US$ 5.400 per troi ons.
Selanjutnya: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Anjlok 14% di Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News