M O M S M O N E Y I D
Bugar

Trik Minum Kopi Aman Tanpa Memicu Lonjakan Glukosa Secara Mendadak

Trik Minum Kopi Aman Tanpa Memicu Lonjakan Glukosa Secara Mendadak
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Begini cara minum kopi yang aman biar gula darah tidak melonjak naik. Kadar gula darah secara alami berfluktuasi sepanjang hari. Kadar gula darah akan naik setelah makan karena karbohidrat dipecah menjadi glukosa.

Pada orang dengan resistensi insulin atau gula darah tinggi, kadarnya bisa melonjak sangat tinggi dan berlangsung lebih lama. Kelly Ploweal, dokter ahli gizi mengungkapkan, hal ini karena tubuh tidak merespons insulin secara efisien atau tidak memproduksi cukup insulin.

Dilansir dari Eatingwell.com, kadar gula darah berada pada titik terendah di pagi hari. Kadarnya akan meningkat setelah makan saat tubuh mencerna serta menyerap karbohidrat. 

Baca Juga: Pektin hingga Polifenol Apel: Jaga Kestabilan Gula Darah dan Sensitivitas Insulin

Lalu, apakah mengonsumsi kopi bisa menaikkan kadar gula darah? Temukan jawabannya pada artikel berikut ini.

Bagaimana kopi memengaruhi kadar gula darah

Kopi tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah yang signifikan. Namun, tambahan seperti pemanis dan krimer dapat memicu lonjakan glukosa darah.

Minum kopi setelah makan memiliki dampak kenaikan gula darah yang sangat kecil. Terlebih, jika makanan tersebut mengandung protein dan lemak sehat.

Di sisi lain, kopi dapat meningkatkan kadar gula darah pada sebagian orang karena kafein dapat memicu hormon yang memerintahkan hati untuk melepaskan glukosa tambahan. Hal ini tidak terjadi pada semua orang, dampaknya bergantung pada tingkat sensitivitas seseorang terhadap kafein serta seberapa banyak kopi yang dikonsumsi.

Berikut adalah faktor yang memengaruhi gula darah setelah mengonsumsi kopi:

1. Jenis pemanis yang digunakan

Mengonsumsi beberapa cangkir kopi hitam setiap hari dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Namun, hal ini tidak berlaku jika kopi dicampur dengan gula tambahan atau bahkan pemanis buatan. 

Gula tambahan meliputi gula pasir, sirop perasa, madu, dan agave yang bisa meningkatkan kadar gula darah karena diserap cepat oleh tubuh. Untuk mengurangi dampaknya, kurangi gula tambahan secara bertahap, beralih ke takaran sirop setengah porsi atau gunakan stevia agar tidak memicu lonjakan gula darah.

2. Jenis krimer yang ditambahkan

Ada begitu banyak jenis krimer yang tersedia, masing-masing memberikan dampak berbeda terhadap kadar gula darah. Krimer manis yang memiliki perisa tambahan, sering kali mengandung gula tambahan yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Bahkan, krimer yang berbahan susu murni dapat sedikit menaikkan gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Hal ini dikarenakan kandungan laktosa alaminya.

Sebaiknya, batasi penggunaan krimer tanpa pemanis atau susu nabati tanpa pemanis sebanyak 1 hingga 2 sendok makan saja.

3. Minum kopi saat perut kosong

Mengonsumsi kafein saat perut kosong dapat menyebabkan kenaikan gula darah yang lebih tajam karena tidak adanya protein, lemak, atau serat yang meredam respons hormon stres. Kafein memicu respons fight or flight pada tubuh.

Sehingga, meningkatkan pelepasan hormon stres seperti kortisol, epinefrin, dan norepinefrin. Hormon-hormon ini memberi sinyal kepada hati untuk melepaskan cadangan glukosa yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.

Jika minum kopi tanpa disertai makanan lain, Anda akan kehilangan manfaat protein dalam menstabilkan gula darah. Menikmati kopi bersama camilan atau makanan yang kaya protein dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap lebih stabil.

Pertimbangkan untuk menikmati kopi di pagi hari bersama dua butir telur orak-arik, satu porsi greek yogurt atau semangkuk buah-buahan. Mengonsumsi protein saat makan sangat disarankan, untuk membantu menstabilkan kadar glukosa setelah makan.

Baca Juga: Manfaat Timun untuk Gula Darah: Efek Antioksidannya Redakan Resistensi Insulin

Tips menikmati kopi tanpa memicu lonjakan gula darah

Kopi memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Namun, untuk mendapatkan manfaat maksimal, Anda harus cermat dalam memilih bahan tambahan yang dimasukkan ke dalamnya.

Berikut adalah beberapa tips menikmati kopi tanpa memicu lonjakan gula darah:

1. Hindari kafein setelah pukul 14.00

Kopi merupakan salah satu sumber kafein alami yang paling kaya dalam pola makan sehari-hari. Kafein memberikan lonjakan energi dan membantu Anda tetap terjaga saat merasa lelah.

Namun jika minum kopi menjelang malam, hal itu akan mengganggu tidur. Kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti gula darah tinggi.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum kopi pada waktu-waktu tersebut. Sebagai alternatif, pilihlah kopi tanpa kafein atau secangkir teh yang kandungan kafeinnya jauh lebih rendah dibandingkan kopi.

Tidak minum kopi setelah pukul 14.00-15.00 adalah langkah yang lebih baik.

2. Jangan menambahkan terlalu banyak gula

Gula tambahan memiliki kandungan fruktosanya yang tinggi, konsumsi berlebihan dikaitkan dengan obesitas dan gula darah tinggi. Anda bisa menggunakan pemanis alami seperti stevia.

3. Hindari konsumsi berlebihan

Konsumsi kopi dalam jumlah wajar itu menyehatkan, tapi minum terlalu banyak justru dapat mengurangi manfaatnya. Asupan kafein yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai efek samping yang merugikan.

Health Canada menyarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 2,5 mg per kg berat badan per hari. Mengingat secangkir kopi rata-rata mengandung sekitar 95 mg kafein, jumlah ini setara dengan sekitar dua cangkir kopi per hari bagi seseorang dengan berat badan 80 kg.

Baca Juga: Batas Aman Konsumsi Kimpul Terbongkar, Solusi Gula Darah Stabil Lebih Lama

4. Tambahkan kayu manis 

Kayu manis adalah rempah lezat yang sangat cocok dipadukan dengan cita rasa kopi. Kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida pada penderita gula darah tinggi.

Jika menginginkan tambahan rasa, cobalah menambahkan sedikit kayu manis. Untuk mengurangi risiko efek samping yang mungkin timbul, pilihlah Ceylon cinnamon daripada kayu manis Cassia.

5. Hindari krimer tinggi gula

Krimer buatan cenderung melalui proses pengolahan yang tinggi dan mengandung bahan-bahan tinggi gula. Pertimbangkan untuk menambahkan sedikit full-fat cream dari sapi yang mengonsumsi rumput. 

Produk susu mengandung sejumlah nutrisi penting. Sebagai contoh, produk susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik dan dapat mengurangi risiko osteoporosis serta patah tulang.

Selain itu, susu sapi yang berasal dari sapi yang diberi makan rumput mengandung sejumlah vitamin K,yang juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan tulang.

6. Tambahkan kakao ke dalam kopi 

Kakao kaya akan antioksidan dan dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko penyakit jantung. Cobalah menambahkan sedikit bubuk kakao ke dalam kopi untuk menambah cita rasa.

Sekian cara minum kopi yang aman biar gula darah tidak melonjak tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita ke Perempatfinal

Hasil Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (29/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melenggang ke perempatfinal.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10): 8 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (30/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Hujan Lebat Guyur 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok 30 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.