MOMSMONEY.ID - Harga laptop akan melonjak, produsen menghadapi dua tantangan utama: penurunan permintaan pelanggan dan kenaikan biaya komponen prosesor.
Hal ini dapat menyebabkan kenaikan harga hampir 40%, RAM dan penyimpanan menyumbang sekitar 15% dari daftar komponen. Selain memori dan penyimpanan, kenaikan harga juga akan memengaruhi prosesor.
Dmytro Dzhuhalyk, pengamat gadget dari Mezha.ua, mengungkapkan, Intel telah menaikkan biaya beberapa CPU kelas bawah dan generasi lama lebih dari 15%, dan mungkin akan melakukan hal yang sama untuk chip kelas menengah dan premium di masa mendatang.
Prosesor sudah menjadi salah satu komponen termahal dalam laptop, kenaikan harga chip dan memori lebih lanjut akan meningkatkan pangsa biaya komponen tersebut dari 45% menjadi 58%. Bagi konsumen, harga perangkat akan meningkat 40% lebih mahal.
Baca Juga: Lompatan Baterai 5.088 mAh iPhone 17 Pro Max, Tahan 7 Jam Lebih Lama
TrendForce juga mencatat, perkembangan terkini di pasar CPU melampaui masalah harga. Stabilitas pasokan juga mulai berfluktuasi.
Seiring dengan terus meningkatnya permintaan akan beban kerja komputasi terkait AI, kapasitas proses dan pengemasan canggih di hulu semakin diprioritaskan untuk produk komputasi berkinerja tinggi.
Sehingga, mengurangi pasokan untuk beberapa CPU kelas bawah dan kelas pemula. Salah satu perusahaan yang dapat memanfaatkan situasi pasar ini adalah Apple, khususnya produk terbarunya yakni MacBook Neo.
Kekurangan chip memori alami kendala produksi semikonduktor
Sebuah laporan Bloomberg mencatat bahwa kekurangan chip memori global dapat berlanjut selama 4 hingga 5 tahun lagi karena kendala struktural dalam produksi semikonduktor. Menurut Ketua SK Group, Chey Tae-won, pasokan yang digunakan untuk membuat chip tertinggal dari permintaan lebih dari 20%.
Kekurangan ini sudah memengaruhi keuntungan, perencanaan perusahaan, dan penetapan harga di berbagai kategori produk. Jika keterbatasan memori tetap terjadi selama bertahun-tahun, harga laptop akan terus naik atau menawarkan spesifikasi yang lebih rendah pada titik harga yang sama.
Mengapa harga laptop di pasar global naik?
Alasan utamanya sangat sederhana, pusat data AI mengonsumsi sebagian besar produksi memori global. Sehingga, menghambat rantai pasokan laptop konsumen akan RAM dan penyimpanan yang terjangkau:
1. Pusat data AI konsumsi DRAM dengan bandwidth tinggi
Pusat data AI mengonsumsi sejumlah besar DRAM dengan bandwidth tinggi. Pasokan RAM laptop konsumen semakin menipis dengan cepat dan biayanya telah meningkat tajam sejak akhir tahun 2025.
2. SSD dan penyimpanan NAND
Biaya penyimpanan juga meningkat karena krisis kapasitas semikonduktor yang sama juga memukul produksi flash NAND. Laptop dengan SSD berkapasitas lebih besar akan mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi.
3. GPU dan kartu grafis terpisah
Prosesor Intel kelas bawah dan GPU khusus semakin langka. Laptop gaming dengan GPU terpisah termasuk segmen yang paling terdampak.
Tom's Hardware melaporkan pada Maret 2026, model laptop mainstream yang harganya bisa melonjak karena kenaikan biaya memori, penyimpanan, dan CPU sebesar 33%.
Baca Juga: Bikin Android Keringat Dingin, Baterai iPhone 17 Dukung Pemutaran Video 30 Jam
Merek dan model mana yang paling terpengaruh?
Simak berbagai merek dan model yang paling terpengaruh:
1. ASUS diproyeksikan naik hingga 45%
ASUS secara terbuka memproyeksikan kenaikan harga hingga 45% pada model-model yang terpengaruh karena lonjakan biaya memori. Seri premiumnya kini memiliki pangsa penjualan yang lebih besar karena pelanggan melakukan upgrade untuk menghindari kenaikan harga berulang.
2. Harga produk Dell dan HP mulai naik
Baik Dell maupun HP telah menaikkan harga. Model HP dalam seri Pavilion dan Victus termasuk di antara model yang mengalami penyesuaian konfigurasi atau kenaikan harga secara langsung.
3. Laptop gaming double squeeze
Laptop dengan GPU diskrit menghadapi tekanan ganda dari kenaikan biaya RAM dan GPU. Laptop gaming sangat berisiko mengalami kenaikan harga atau penurunan spesifikasi.
Jika membutuhkan laptop untuk kuliah, pilih laptop dengan spesifikasi dan harga yang sesuai dengan kebutuhan. Itulah informasi mengenai harga laptop yang melonjak naik hingga 40%, semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News