MOMSMONEY.ID - Tren motor listrik di awal 2026 masih menunjukkan arah positif. Meski tidak setinggi lonjakan tahun lalu, minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan tetap terjaga.
Direktur FIFGROUP, Daniel Hartono mengatakan, pertumbuhan pembiayaan motor listrik di awal tahun ini cenderung lebih moderat dibanding 2025.
Ia menjelaskan, dari sisi konsumen, dorongan utama datang dari kebutuhan efisiensi biaya dan meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan. Sementara dari sisi perusahaan, strategi kolaborasi dan penawaran kredit jadi kunci.
“Dari sisi perusahaan, strategi kolaborasi dengan dealer, program pembiayaan yang kompetitif, serta edukasi pasar turut berkontribusi menjaga momentum pertumbuhan,” jelasnya pada Kontan beberapa waktu lalu.
Ke depan, prospek pembiayaan motor listrik dinilai masih menjanjikan, meski ada perubahan kebijakan subsidi.
Baca Juga: Produsen Motor Listrik Global Bidik Pasar Indonesia yang Tumbuh Pesat
"Meskipun ada penyesuaian kebijakan subsidi, permintaan masih akan ditopang oleh tren jangka panjang menuju elektrifikasi dan efisiensi energi,” katanya.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus menyesuaikan skema pembiayaan agar tetap relevan dengan kondisi pasar dan daya beli masyarakat.
Dari sisi keberlanjutan, motor listrik juga mulai mengambil peran dalam portofolio pembiayaan hijau, meski porsinya masih berkembang.
“Saat ini, kontribusi pembiayaan motor listrik terhadap portofolio pembiayaan hijau masih dalam tahap bertumbuh. Namun, segmen ini dalam jangka menengah panjang kami nilai strategis dalam memperkuat komitmen FIFGROUP terhadap prinsip ESG ke depan,” ungkapnya.
Namun demikian, tantangan masih ada, terutama dari sisi ekosistem.Pada saat ini harga motor listrik sudah cukup kompetitif.
Tantangan yang masih dihadapi adalah ekosistem pendukung seperti sarana pengisian baterai yang belum merata.
Untuk menjaga kualitas pembiayaan, FIFGROUP tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian di tengah pasar yang dinamis.
“Selain itu, edukasi kepada konsumen juga dilakukan agar penggunaan kendaraan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News