M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Tiru 4 Cara Jitu Simpan Makanan Sisa Lebaran Supaya Tak Mudah Basi

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Makanan bersantan sisa lebaran mudah basi jika tak segera dihangatkan ulang.

Porsi hidangan Lebaran selalu dibuat dalam jumlah yang banyak. Hal ini disebabkan agar keluarga besar dan rekan yang berkunjung ke rumah dapat turut serta menikmati hidangan yang kita masak.

Sayangnya, karena porsi hidangan masakan bersantan ini sangat banyak, maka menyebabkan masakan jadi lebih mudah basi, terutama jika bahan utamanya adalah santan.

Untuk menghindarinya, MomsMoney hadirkan berbagai cara mengawetkan makanan bersantan yang bisa Anda ikuti. Ini sangat berguna agar makanan bersantan sisa Lebaran jadi tidak mubazir.

Baca Juga: Masak Kue Kering Lebih Baik Pakai Mentega atau Margarin? Intip 5 Perbedaannya

Langsung saja intip sederet cara mengawetkan makanana bersantan yang dilansir dari Primarasa, selengkapnya.

Pisahkan makanan

Resep Opor Ayam Bumbu Putih
Resep Opor Ayam Bumbu Putih

Cara pertama mengawetkan makanan bersantan sisa Lebaran bisa dimulai dengan memisahkan makanan-makanannya.

Penting untuk selalu memisahkan makanan yang cepat basi dengan makanan yang tahan lama. Ini berguna agar makanan tak mudah basi karena saling bercampur.

Untuk makanan bersantan, ada baiknya sesegera mungkin dipanaskan kembali dalam suhu 70 derajat Celcius. Diamkan hingga uap panas menghilang, barulah makanan bisa disimpan di wadah kedap udara.

Baca Juga: Perbedaan Salted Butter vs Unsalted Butter, Jenis Mentega untuk Segala Masakan

Jangan asal aduk

Cara mengawetkan makanan bersantan sisa Lebaran, terutama jika jumlahnya masih banyak, adalah dengan tidak mengaduknya sembarangan.

Makanan bersantan yang diaduk namun tak segera dikonsumsi ataupun dipanaskan kembali malah akan membuat makanan tersebut jadi mudah basi.

Jika ingin mengambil makanan dari panci, ambilah secukupnya tanpa harus mengaduknya agar meminimalisir makanan mudah basi.

Makanan bersantan
Makanan bersantan

Membagi makanan

Makanan Lebaran selalu dibuat dalam porsi besar. Oleh karenanya, salah satu cara mengawetkan makanan bersantan adalah dengan membaginya menjadi beberapa bagian.

Baca Juga: 5 Tips Masak Rahasia yang Dilakukan oleh Para Koki Prancis Turun Temurun

Apabila ingin disimpan, cobalah simpan makanan bersantan di dalam kulkas. Jangan lupa bagi makanan ke dalam beberapa wadah yang lebih kecil supaya proses pendinginannya jauh lebih efektif dan mudah dilakukan.

Jangan lupa memanaskan kembali makanan bersantan tadi selama 2 menit sebelum dikonsumsi.

Olah makanan jadi bentuk lain

Mie Goreng Shanghai
Mie Goreng Shanghai

Baca Juga: Resep Martabak Manis Blender ala Rudy Choirudin, Masak Serba Praktis Cukup Pakai Pan

Sebelum makanan bersantan sisa Lebaran menjadi basi dan akhirnya dibuang, akan lebih baik apabila makanan diolah menjadi bentuk lain.

Misalnya rendang bisa diolah kembali menjadi abon. Adapun opor ayam yang bisa diolah kembali jadi ayam bakar padang.

Bumbu sisa dari masakan Lebaran pun bisa diolah kembali menjadi bumbu untuk hidangan nasi goreng, mie goreng, dan berbagai masakan lainnya.

Itulah berbagai cara mengawetkan makanan bersantan sisa Lebaran yang bisa Moms ikuti, agar masakanmu nanti tak terbuang sia-sia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.