M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Tips Menyimpan Keju Berdasarkan Jenisnya Agar Awet dan Tak Berjamur

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Menyimpan keju ternyata tidak bisa sembarangan. Jika salah cara, maka keju akan jadi berbau, mengeras, hingga bisa saja berjamur!

Agar keju tetap awet dan bisa dimakan, Anda perlu tahu bagaimana cara penyimpanan keju yang baik berdasarkan jenisnya.

Melansir dari Real Simple dan Wonder How To, berikut selengkapnya!

Baca Juga: 5 Cara Efektif Kembalikan Semangat Anak Bersekolah Setelah Liburan

Jangan membungkusnya dengan plastik

Agar keju awet, jangan pernah membungkusnya menggunakan plastik. Membungkus keju menggunakan plastik akan merusak cita rasa asli dari keju. Hal ini karena keju mengandung lemak dan minyak sehingga jika beberapa hari saja keju terperangkap dalam plastik, maka rasa keju akan berubah.

Jangan bungkus terlalu ketat ataupun longgar

Terdapat bau alami yang dipancarkan oleh keju. Jika Anda membungkus keju terlalu ketat hingga keju tak dapat “bernapas”, maka keju akan kehilangan bau khasnya dan malah akan menyerap bau plastik sehingga rasanya seperti rasa plastik.

Namun jika keju dibungkus dengan longgar, maka tekstur keju akan mengeras dan kering sehingga sulit untuk dinikmati.

Baca Juga: Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Memasak Telur, Agar Telur Lembut Seperti di Restoran

Bungkus dengan kertas perkamen

Salah satu cara terbaik agar keju awet dan tak berjamur adalah membungkus keju menggunakan kertas perkamen.

Caranya, bungkuslah keju menggunakan kertas perkamen, lalu masukkan ke dalam kantong plastik. Kertas perkamen menciptakan penghalang bagi keju dan plastik. Sementara plastik mencegah keju jadi kering.

Baca Juga: 4 Jenis Roasting Kopi yang Bikin Rasa Pada Kopimu Berbeda-beda

Keju
Keju

Baca Juga: 4 Inspirasi Masak Cepat dengan Berbagai Menu Telur, Enak Banget!

Ganti kertas setiap kali keju dibuka

Untuk jenis-jenis keju yang mudah “berkeringat”, Anda harus mengganti kertas perkamen setiap kali keju dibuka.

Kertas perkamen yang telah dibuka tidak akan memberi keju pori untuk bernapas sama seperti sebelumnya. Jadi, alangkah lebih baik jika mengganti kertas perkamen yang baru untuk membungkus ulang keju.

Baca Juga: Simak 4 Cara Bikin Kopi Selezat Buatan Kafe, Sudah Tahu Caranya?

Perhatikan jenis keju

Pada dasarnya, menyimpan keju bisa dilakukan dengan cara-cara di atas. Namun untuk lebih spesifik, keju bisa disimpan melalui beberapa cara.

Berbeda jenis keju, berbeda pula cara penyimpanannya. Berikut beberapa cara penyimpanan keju berdasarkan jenisnya, yakni:

  • Keju keras yang sudah tua (Parmigiano-Reggiano, dan keju Gouda yang sudah tua): Bungkus keju dnegan kertas lilin atau kertas perkamen. Lalu tambahkan 1 lapis bungkus plastik.
  • Keju biru (Keju Gorgonzola, Roquefort): Bungkus dalam plastik.
  • Keju semi-keras dank eras (Keju Cheddar, Gruyere, dan Keju Swiss): Bungkus dalam bungkus plastik.
  • Keju lunak, semi-lunak, dan bau (Keju Kambing, Camembert, Brie, Limburger): tempatkan dalam wadah makanan plastik yang dapat ditutup kembali, seperti Tupperware misalnya.
  • Keju segar dalam air (Keju Mozzarella atau Feta): Biarkan keju dalam kemasan aslinya. Ganti air setiap beberapa hari sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.

6 Manfaat Rutin Makan Apel Setiap Hari, Gula Darah Stabil dan Otak Terjaga

Yuk simak apa saja manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari rutin makan buah apel dalam jangka waktu panjang.

Penting buat Kesuburan! 6 Makanan Alami Penambah Hormon Estrogen pada Wanita

Ingin menjaga kesehatan reproduksi? Ketahui peran hormon estrogen pada wanita dan daftar makanan yang meningkatkan kadarnya secara alami.