M O M S M O N E Y I D
Bugar

Tips Menjaga Kesehatan Mata bagi Pengguna Gadget, Berkedip Lebih Sering

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Simak, berikut ini tips menjaga kesehatan mata bagi pengguna gadget dari KMN EyeCare.

Hidup di zaman yang serba digital, membuat hampir semua aktivitas dilakukan dengan gadget. Saat ini, sepertinya hampir semua orang tidak terlepas dari handphone.

Orang dewasa yang bekerja menghabiskan rata-rata 8 hingga 9 jam dalam sehari untuk menatap layar komputer atau laptop. Bahkan, saat istirahat pun masih digunakan untuk bermain handphone

Demikian pula dengan anak-anak, mereka belajar dan mengerjakan tugas sekolah di komputer atau gadget serta bermain games secara daring lewat gadget.

Rutinitas menatap gadget dalam waktu yang cukup lama setiap hari ternyata sangat melelahkan mata. 

Berbagai masalah pada mata seperti mata lelah, mata gatal, mata kering, hingga sakit kepala adalah keluhan yang sering didapatkan oleh pengguna gadget.

Memaksakan mata untuk terus menatap objek dengan jarak dan posisi yang sama dapat berefek buruk pada otot mata. 

Apabila rutinitas ini terus menerus dilakukan tanpa diimbangi dengan upaya menjaga kesehatan mata, membuat risiko gangguan penglihatan akan semakin tinggi.

Baca Juga: Katarak juga Bisa Terjadi pada Bayi lo, Ini Penyebab Katarak pada Bayi

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh pengguna gadget untuk menjaga kesehatan mata sehari-hari? 

Redupkan cahaya gadget

Gadget dengan cahaya yang terlalu terang membuat mata bekerja lebih keras untuk fokus pada layar. Kebiasaan ini dapat menyebabkan mata Anda mudah lelah hingga efek sakit kepala.

Setelan dark mode atau mode gelap, dapat Anda gunakan untuk handphone maupun komputer. 

Jika gadget Anda tidak mendukung setelan dark mode, Anda dapat meredupkan tingkat kecerahan layar pada setelan medium (sedang) sehingga membuat mata lebih nyaman.

Meredupkan cahaya gadget ini juga bisa diterapkan pada Anda yang kerap membaca smartphone di malam hari. 

Melihat layar dengan cahaya yang sangat terang sebelum tidur dapat menurunkan produksi melatonin, hormon yang memunculkan rasa kantuk.

Dengan meredupkan cahaya gadget sebelum tidur, tidak hanya membuat mata terasa nyaman, namun juga dapat berpengaruh pada kualitas tidur Anda.

Gunakan pelindung layar anti silau

Blue light atau sinar biru yang dipancarkan dari layar gadget menyebabkan gangguan mata seperti kelelahan mata, mata kering, dan menurunnya produksi hormon melatonin.

American Optometric Association (AOA) merekomendasikan penggunaan pelindung layar anti silau bagi pengguna komputer atau handphone dengan intensitas tinggi. 

Pelindung layar ini memang dibuat khusus untuk membuat cahaya yang dipantulkan oleh gadget menjadi berkurang.

Baca Juga: Silent Symptoms, Penting untuk Mencegah Gejala Katarak Sejak Dini

Sempatkan waktu untuk beristirahat

Memaksakan mata untuk menatap objek yang sama dalam jangka waktu yang lama dapat membuat otot mata tegang. 

Untuk itu, saat Anda sedang menggunakan komputer atau gadget dalam jangka waktu yang lama, beristirahatlah secara berkala dengan cara melihat ke kejauhan.

Cobalah untuk membuat batasan setiap 20 menit menatap layar komputer, usahakan untuk menatap jauh sekitar 20 feets (6 meter)  selama 20 detik agar mata Anda berganti fokus sehingga otot mata lebih rileks.

Ketika Anda sudah berada di depan komputer selama 2 jam, sebaiknya gunakan 15 menit untuk istirahat sebentar. Menyempatkan waktu untuk mengistirahatkan mata akan membantu mata Anda tetap segar dan meminimalisir kelelahan.

Perhatikan sudut dan jarak mata dengan gadget

Ingatkah Anda sewaktu kecil, seringkali orang tua mengingatkan kita untuk tidak terlalu dekat dengan televisi saat menonton? 

Memang benar, salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan mata adalah posisi tubuh saat menatap layar, termasuk jarak antara mata dan objek yang dilihat.

Saat Anda bekerja di depan komputer atau gadget, pastikan memiliki posisi duduk yang nyaman. Anda dapat melakukannya dengan mengatur tinggi kursi dan meja sehingga kaki dapat menjejak sempurna di lantai dan badan tegak.

Begitu pula dengan jarak, posisi komputer atau gadget direkomendasikan sekitar 50-70 cm dari mata Anda yang diukur dari tengah layar. Pastikan layar gadget Anda  cukup besar dan dengan tingkat kecerahan yang tepat.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Katarak yang Wajib Anda Ketahui, Simak yuk

Berkedip lebih sering atau gunakan air mata buatan

Cara jaga kesehatan mata bagi pengguna gadget yang berikutnya adalah dengan sering berkedip. Apa hubungannya?

Coba perhatikan ketika Anda menatap layar gadget, baik untuk menulis, membaca, atau memerhatikan video, mata cenderung lebih fokus dan frekuensi berkedip menjadi lebih sedikit. 

Akibatnya, mata Anda menjadi lebih mudah kering dan hal tersebut bisa mengakibatkan iritasi dan perih.

Dengan sering berkedip saat menatap layar gadget, permukaan bola mata Anda tetap lembab terkena air mata.

Anda juga dapat menggunakan air mata buatan atau tetes mata untuk membantu membuat mata tetap lembab dan mencegah iritasi.

Periksakan mata secara rutin

Mata adalah alat indra utama yang diberikan oleh Tuhan. Sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang sudah diberikan Tuhan, sudah sepatutnya kita menjaga kesehatan mata.

Menjaga kesehatan mata merupakan hal sangat penting bagi para pengguna gadget/komputer sehari-harinya. Selain itu, seiring dengan bertambahnya usia, mata menjadi lebih rentan untuk mengalami kerusakan dan berbagai penyakit.

Periksa mata secara rutin dapat menjadi salah satu langkah deteksi dini, sehingga jika ada gangguan pada mata dapat segera ditangani.

Tidak perlu menunggu sampai adanya gejala kurang nyaman pada mata untuk periksa. Anda dapat membuat jadwal periksa mata secara rutin seperti setiap 6 bulan atau satu tahun sekali.

Anda dapat memeriksakan kesehatan mata di KMN EyeCare yang merupakan jaringan klinik mata dan rumahsakit mata terbesar di Indonesia. 

KMN EyeCare memiliki beberapa cabang yang dapat Anda pilih lokasinya terdekat dari tempat tinggal Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​