M O M S M O N E Y I D
Santai

Tips Mengatasi Tungau Debu di Rumah Secara Maksimal biar Gak Kambuh Lagi

Tips Mengatasi Tungau Debu di Rumah Secara Maksimal biar Gak Kambuh Lagi
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Atasi tungau debu penyebab alergi dengan cara praktis dan terbukti agar rumah lebih sehat, nyaman, dan bebas gangguan pernapasan.

Tungau debu mungkin tidak terlihat oleh mata, tetapi efeknya sering langsung terasa di tubuh. Banyak orang di Indonesia mengira bersin atau hidung tersumbat hanyalah hal biasa, padahal bisa jadi itu tanda alergi dari tungau debu. 

Melansir dari Southern Living, makhluk mikroskopis ini sangat suka tinggal di area rumah yang hangat dan lembap seperti kasur dan sofa. 

Kondisi iklim tropis di Indonesia justru membuat mereka lebih mudah berkembang biak. Karena itu, memahami cara mengatasinya bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan untuk menjaga kualitas hidup.

“Membersihkan rumah secara rutin dan menjaga kelembapan tetap rendah menjadi langkah paling efektif untuk menekan jumlah tungau debu,” mengutip dari Southern Living.

Baca Juga: Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya tapi Tetap Estetik dari Ahli Desainer Dunia

Apa itu tungau debu dan dampaknya bagi kesehatan?

Tungau debu adalah organisme sangat kecil yang hidup dari serpihan kulit manusia dan hewan. Mereka biasanya bersembunyi di tempat yang jarang disadari seperti kasur, bantal, karpet, dan sofa.

Masalahnya bukan pada bentuknya, tetapi pada kotoran dan sisa tubuhnya yang bisa memicu alergi. Gejalanya bisa berupa bersin terus menerus, mata gatal, kulit iritasi, hingga memperparah asma. Di Indonesia, kondisi ini cukup sering terjadi karena tingkat kelembapan udara yang tinggi sepanjang tahun.

Cara menghilangkan tungau debu secara efektif

1. Gunakan pelindung kasur dan bantal

Langkah pertama yang cukup ampuh adalah melindungi kasur dan bantal dengan penutup khusus anti debu. Ini membantu mencegah tungau berkembang dan bersarang lebih dalam. Sesekali, bersihkan kasur menggunakan uap panas agar hasilnya lebih maksimal.

2. Cuci perlengkapan tidur dengan air panas

Seprai, sarung bantal, dan selimut sebaiknya dicuci seminggu sekali. Gunakan air dengan suhu minimal 54°C untuk membantu membunuh tungau sekaligus mengangkat kotoran yang menempel.

3. Rutin membersihkan karpet dan lantai

Karpet sering jadi tempat favorit tungau karena banyak menyimpan debu. Gunakan vacuum cleaner secara rutin. Jika memungkinkan, pertimbangkan mengganti karpet dengan lantai keramik atau kayu yang lebih mudah dibersihkan.

4. Pel lantai dengan cara yang benar

Gunakan pel basah, bukan kering. Cara ini lebih efektif karena debu langsung terangkat, bukan malah beterbangan ke udara. Jangan lupa bersihkan area tersembunyi seperti bawah tempat tidur dan sofa.

5. Bersihkan gorden dan tirai secara berkala

Gorden sering terlupakan padahal mudah sekali menyimpan debu. Cuci atau vakum secara rutin agar tidak menjadi sarang tungau.

6. Perhatikan kebersihan sofa dan furnitur

Furnitur berbahan kain bisa menyimpan banyak alergen. Membersihkannya dengan vacuum cleaner secara rutin dan sesekali menggunakan uap panas akan membantu mengurangi risiko alergi.

Baca Juga: Tips Renovasi Rumah yang Tahan Lama dari Desainer Dunia, Cocok Segala Zaman

Cara mencegah tungau debu datang kembali

1. Kurangi barang yang menumpuk debu

Semakin banyak barang di rumah, semakin besar peluang debu menumpuk. Coba kurangi benda dekoratif yang sulit dibersihkan seperti boneka atau kain yang jarang dicuci.

2. Manfaatkan AC untuk menjaga kualitas udara

AC tidak hanya membuat ruangan sejuk, tetapi juga membantu menyaring udara. Pastikan filter dibersihkan secara rutin agar tetap optimal.

3. Jaga kelembapan ruangan tetap stabil

Tungau debu sangat menyukai udara lembap. Idealnya, kelembapan ruangan dijaga di bawah 50%. Di Indonesia, ini bisa dibantu dengan penggunaan AC atau alat pengering udara.

4. Bersihkan debu secara rutin dan konsisten

Gunakan kain mikrofiber yang sedikit lembap agar debu tidak menyebar. Lakukan pembersihan minimal dua kali seminggu agar hasilnya terasa.

Tanda rumah masih dipenuhi tungau debu

Jika kamu sering bersin saat bangun tidur, merasa gatal setelah duduk di sofa, atau hidung tersumbat di malam hari, bisa jadi itu tanda adanya tungau debu. Gejala ini sering muncul tanpa disadari, sehingga penting untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh.

Mengatasi tungau debu bukan soal sekali bersih lalu selesai. Ini adalah kebiasaan yang perlu dijaga secara konsisten, apalagi dengan kondisi iklim Indonesia yang cenderung lembap. 

Langkah sederhana seperti rutin membersihkan rumah, mencuci perlengkapan tidur, dan mengontrol kelembapan, kamu bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Hasilnya bukan hanya rumah yang bersih, tetapi juga kualitas hidup yang jauh lebih nyaman setiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.  

4 Perbedaan Crocs Asli dan Palsu, Jangan Tergoda Harga Miring!

Crocs asli diproduksi menggunakan material eksklusif yang dipatenkan. Simak dan catat, ini 4 perbedaan Crocs asli dan palsu yang wajib Anda tahu  

Pilah Sampah dari Rumah, Gerakan Chandra Asri Kini Jangkau Lebih Banyak Masyarakat

​Chandra Asri mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari rumah melalui program #AksiAsri Operasi Semut.  

5 Tren Liburan Akhir 2026: Wisatawan Makin Hemat, Pesan Tiket Jauh Hari

 Air Asia Move mengungkap wisatawan tetap gemar berlibur, namun kini lebih cermat mengatur anggaran dan merencanakan perjalanan.​