MOMSMONEY.ID - Kementerian Kesehatan memperkuat program deteksi dini gangguan hati melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai respons atas lonjakan angka obesitas nasional yang hampir dua kali lipat dalam 16 tahun terakhir.
Hal ini disampaikan oleh Direktur P2PTM Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi dalam acara media briefing Global Fatty Liver Day di Jakarta, Kamis (11/6).
Berdasarkan data yang dipaparkan dr. Nadia, prevalensi obesitas di Indonesia meningkat secara signifikan dari 10 persen pada 2007 menjadi 235 pada 2023, sementara angka overweight kini menyentuh 29%–31%.
Kondisi ini diperparah oleh prevalensi diabetes yang telah mencapai 11%, menjadikan gangguan metabolik sebagai ancaman kesehatan masyarakat yang kian serius.
"Penyakit tidak menular itu tidak datang tiba-tiba, dia adalah suatu proses yang lama, dari tidak punya faktor risiko, kemudian punya faktor risiko, dan akhirnya sakit," ujar dr. Nadia.
Baca Juga: Pasien Diabetes Bisa Puasa? Ini Syarat Aman Agar Ibadah Lancar dan Aman
Merespons tren tersebut, Kemenkes memasukkan pemeriksaan fungsi hati dan pengukuran lingkar perut ke dalam paket Cek Kesehatan Gratis sebagai upaya skrining fatty liver sejak dini.
Senada dengan itu, Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani, Sp.PD-KGEH dari FKUI/RSCM menegaskan, kondisi fatty liver tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan diabetes, hipertensi, hingga risiko penyakit jantung koroner.
"Kalau ketemu fat liver, harus ingat bukan hanya livernya, ginjalnya, pankreasnya, jantungnya juga bisa sudah terkena," tegas Prof. Rino.
Dr. Nadia menambahkan, masyarakat tidak boleh meremehkan fatty liver karena dampaknya setara dengan penyakit jantung dan stroke jika dibiarkan berkembang.
"Jangan lupa ajak keluarga dan orang sekitar untuk ikut CKG, karena itu penting banget untuk mendeteksi berbagai kelainan hati," katanya.
Baca Juga: Stunting hingga Obesitas Jadi Persoalan Tumbuh Kembang Anak
Kemenkes mencatat bahwa pengukuran lingkar perut sempat menjadi perhatian publik saat Menteri Kesehatan menyinggung ukuran celana sebagai indikator risiko obesitas visceral.
Pemeriksaan dalam CKG mencakup pengukuran IMT, lingkar perut, serta pemeriksaan darah dasar untuk menilai fungsi hati dan risiko gangguan metabolik.
Masyarakat dapat mengakses layanan CKG di fasilitas kesehatan terdekat secara gratis sebagai bagian dari program preventif pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News