MOMSMONEY.ID - Tips mencegah lonjakan kolesterol dan asam urat saat liburan penting agar gejalanya tidak mengganggu aktivitas. Asam urat sendiri merupakan senyawa yang terbentuk dari pemecahan purin dalam tubuh.
Purin adalah zat yang ditemukan dalam makanan dan juga diproduksi oleh tubuh. Asam urat biasanya larut dalam darah dan disaring oleh ginjal untuk dikeluarkan melalui urin.
Dr. Gurprit Sekhon, dokter penyakit dalam di Nu Wave Medical Center memaparkan bahwa penyakit asam urat terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat dan menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di persendian. Sementara itu, kolesterol adalah zat lemak yang ditemukan dalam tubuh dan juga dalam beberapa makanan.
Sebagian besar kolesterol diproduksi oleh hati, tetapi juga dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi. Kolesterol memiliki peran penting dalam pembentukan sel-sel tubuh dan produksi hormon tertentu.
Baca Juga: 7 Perawatan Alami untuk Meredakan Asam Urat Tinggi, Terapkan Mulai Hari Ini!
Kolesterol tinggi terjadi ketika kadar kolesterol dalam darah meningkat di atas batas normal. Kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah yang disebut aterosklerosis.
Plak ini dapat mempersempit atau bahkan menghalangi aliran darah ke jantung dan otak, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Perbedaan asam urat dengan kolesterol tinggi
Dilansir dari Nuwavemedicalcenter.com, asam urat dan kolesterol tinggi adalah dua kondisi kesehatan yang berbeda. Meskipun, keduanya berkaitan dengan metabolisme lemak dan dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah.
Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di persendian yang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri. Faktor risiko penyakit asam urat meliputi genetik, diet tinggi purin, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, dan kondisi medis diabetes atau penyakit ginjal.
Sementara itu, kolesterol tinggi bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Faktor risiko kolesterol tinggi meliputi faktor genetik, diet tinggi lemak jenuh, lemak trans, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, dan kebiasaan merokok.
Meskipun asam urat dan kolesterol tinggi memiliki karakteristik dan dampak kesehatan yang berbeda, keduanya dapat dipengaruhi oleh faktor gaya hidup dan pola makan. Penting untuk memahami perbedaan antara keduanya dan menerapkan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.
Penanganan asam urat dan kolesterol tinggi
Penanganan asam urat dan kolesterol melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup, pengobatan, dan pemantauan rutin oleh dokter. Berikut beberapa langkah umum yang dapat membantu mengelola kedua kondisi tersebut:
1. Diet rendah purin
Hindari makanan tinggi purin seperti jeroan, ikan sarden, ikan tuna. Sebagai gantinya, tingkatkan konsumsi makanan rendah purin seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh.
2. Minum air putih yang cukup
Minumlah banyak air untuk membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Pasien harus terhidrasi dengan baik dengan minimal 2 liter air per hari.
3. Pertahankan berat badan yang sehat
Kendalikan berat badan, obesitas dapat meningkatkan risiko asam urat tinggi dan kolesterol tinggi. Pasien yang kelebihan berat badan harus mengubah pola makan untuk mencapai berat badan ideal.
4. Olahraga teratur
Lakukan olahraga ringan hingga sedang secara teratur untuk membantu menjaga berat badan dan meningkatkan kesehatan jantung. Olahraga juga membantu menurunkan lemak jahat yang menyebabkan kolesterol.
5. Diet rendah lemak jenuh
Kurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, seperti makanan cepat saji, makanan gorengan, dan makanan olahan. Sebagai gantinya, konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh.
6. Berhentilah merokok
Merokok dapat merusak pembuluh darah dan memperburuk kondisi kolesterol tinggi. Kendalikan berat badan agar kolesterol tidak semakin naik.
7. Isi piring dengan sayur dan buah
Mengisi piring dengan banyak buah dan sayuran adalah cara terbaik untuk membangun fondasi nutrisi yang sehat. Putuskan untuk mengisi piring dengan hal-hal salad, sup sayuran, dan makanan favorit yang rendah lemak.
Makanan-makanan ini mengenyangkan, lezat, serta tidak menimbulkan risiko peningkatan kolesterol.
8. Jangan lupa mengonsumsi obat
Jangan lupa untuk mengonsumsi obat resep untuk kolesterol dan asam urat tinggi. Ikuti rekomendasi dokter mengenai waktu dan dosis obat, patuhi jadwal konsumsinya meski sedang liburan.
9. Hindari stres berlebih
Ada hubungan antara stres dengan asam urat dan kolesterol tinggi. Anda harus memahami manajemen stres seperti mengikuti kelas yoga atau duduk di kamar tidur dan bermeditasi selama 20 menit.
Menonton film lucu atau menikmati kopi bersama teman juga bantu meredakan stres. Mengelola stres secara efektif dapat membantu mengatur kolesterol dan asam urat dengan baik.
10. Batasi asupan gula
Selama liburan, makanan manis ada di mana-mana. Kandungan gula dalam makanan dapat meningkatkan kadar gula darah yang juga berdampak pada kadar asam urat.
Pada orang yang obesitas, peningkatan asam urat dikaitkan dengan gula darah tinggi. Akibatnya, Anda berisiko tinggi mengalami serangan asam urat jika asupan gula dalam darah tidak terkontrol.
Baca Juga: Kebiasaan di Pagi Hari yang Bantu Menjaga Asam Urat Normal, Ini Info Lengkapnya
Itulah detail ulasan yang menjelaskan tentang tips mencegah lonjakan kolesterol dan asam urat saat liburan.
Selanjutnya: Lanjut Meroket, Simak Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 6 Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News