M O M S M O N E Y I D
Santai

Tips Atasi Embun Kaca Mobil Saat Hujan Lebat

Tips Atasi Embun Kaca Mobil Saat Hujan Lebat
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Saat hujan lebat, visibilitas di jalan dapat menurun drastis. Salah satu tantangan yang sering dihadapi pengemudi adalah embun kaca mobil. Embun yang muncul pada kaca depan dan belakang mobil bisa menghalangi pandangan pengendara atau pengemudi, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan. 

Untuk itu,  Co-Founder dan GM Lifepal, Benny Fajarai mengungkapkan, penyebab embun kaca mobil, bahaya yang ditimbulkannya, serta cara efektif mengatasinya. Misalnya, embun pada kaca mobil biasanya terjadi karena perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar mobil. Ketika suhu di luar lebih dingin daripada di dalam mobil, kelembapan di udara dalam mobil akan mengembun pada permukaan kaca yang dingin.

Kondisi ini sering kali diperburuk oleh hujan lebat, di mana udara di luar menjadi sangat dingin dan lembap. Kelembapan dari pakaian basah atau napas pengemudi dan penumpang juga dapat meningkatkan kadar uap air di dalam mobil, sehingga mempercepat proses kondensasi.

Selain itu, embun juga bisa terjadi akibat sistem ventilasi yang tidak berfungsi dengan baik. Jika sistem sirkulasi udara di mobil tidak mampu mengeluarkan kelembapan dari dalam mobil, maka embun akan mudah terbentuk. Oleh karena itu, menjaga sistem ventilasi dalam kondisi baik sangatlah penting.

Akhirnya, kebersihan kaca mobil juga berperan dalam pembentukan embun. Kotoran atau minyak pada kaca dapat mempercepat pembentukan embun karena partikel-partikel ini menarik uap air dari udara.

Nah, ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan untuk mengatasi embun kaca mobil. Berikut adalah beberapa metode dari Lifepal yang dapat membantu pengendara menjaga visibilitas saat berkendara di cuaca lembap atau hujan lebat :

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat, Berikut Proyeksi untuk 10 Juli 2024 dari Manduri Sekuritas

1. Menyalakan AC mobil

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi embun pada kaca mobil adalah dengan menyalakan Air Conditioner (AC) mobil. AC akan membantu menurunkan suhu udara di dalam mobil dan mengurangi kelembapan.

Saat AC dinyalakan, udara yang lebih kering akan disirkulasikan di dalam kabin, sehingga embun pada kaca mobil akan hilang lebih cepat. Pastikan mengarahkan ventilasi AC ke arah kaca depan untuk hasil yang optimal.

2. Melakukan resirkulasi udara

Fitur resirkulasi udara pada mobil dapat membantu mengatasi embun dengan efektif. Fitur ini bekerja dengan mengedarkan udara di dalam kabin tanpa menarik udara dari luar.

Dengan cara ini, kelembapan dari luar tidak masuk ke dalam mobil, sehingga mengurangi kemungkinan embun terbentuk. Aktifkan fitur resirkulasi udara terutama saat hujan lebat atau saat kelembaban udara di luar sangat tinggi.

3. Pakai fitur defrost/defogger

Sebagian besar mobil modern dilengkapi dengan fitur defrost atau defogger. Fitur ini dirancang khusus untuk mengatasi embun pada kaca depan dan belakang.

Ketika pengemudi mengaktifkan defrost, sistem pemanas akan mengalirkan udara hangat ke kaca, menghilangkan embun dengan cepat. Sementara itu, defogger sering kali menggunakan elemen pemanas di dalam kaca belakang untuk menghilangkan embun. Kedua fitur ini sangat efektif dan sebaiknya pengendara gunakan saat embun mulai terbentuk.

Baca Juga: IHSG Rabu Pagi (10/7) Dibuka Menguat, Harus Menguji Level Resistance

4. Menyalakan wiper mobil

Wiper mobil tidak hanya berguna untuk membersihkan air hujan dari kaca depan, tetapi juga bisa membantu mengurangi embun. Dengan menyalakan wiper, pengemudi dapat menghilangkan embun yang mungkin terbentuk pada permukaan luar kaca.

Pastikan wiper dalam kondisi baik dan karet wiper masih elastis, sehingga bisa membersihkan kaca dengan optimal. Jangan ragu menggunakan wiper meski hujan tidak terlalu deras, karena embun tetap bisa terbentuk pada kaca mobil.

5. Membuka jendela mobil

Jika embun masih menempel meski sudah mencoba cara-cara di atas, maka langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah membuka jendela mobil. Dengan membuka jendela, udara segar dari luar akan masuk ke dalam mobil dan menyeimbangkan suhu serta kelembapan.

Cara ini sangat efektif untuk menghilangkan embun dengan cepat, terutama jika suhu di luar tidak terlalu dingin. Namun, pastikan untuk tidak membuka jendela terlalu lebar agar air hujan tidak masuk ke dalam mobil.

6. Gunakan produk anti-embun kaca mobil

Untuk mencegah embun pada kaca mobil, bisa menggunakan produk anti-embun seperti yang ditawarkan beberapa brand. Produk ini dirancang khusus untuk mengurangi dan mencegah pembentukan embun kaca mobil.

Cukup aplikasikan pada permukaan kaca, lalu rasakan perbedaannya. Produk ini sangat mudah digunakan dan memberikan hasil yang tahan lama, sehingga bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman dalam berbagai kondisi cuaca.

Dengan memahami penyebab, bahaya, dan cara mengatasi embun kaca mobil, maka setiap pengendara dapat lebih waspada dan siap menghadapi cuaca buruk di jalan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (9/4)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 8 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (9/4) di Jabodetabek, Hujan Sangat Lebat di Mana?

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (9/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Promo Alfamidi Cooking Fair 1-15 April 2026, Beras Porang-Saus Tiram Harga Spesial

Manfaatkan promo Alfamidi Cooking Fair periode 1-15 April 2026 untuk belanja kebutuhan dapur lebih hemat.

7 Cara Minum Kopi Paling Sehat agar Manfaatnya Maksimal

Inilah beberapa cara minum kopi paling sehat agar manfaatnya maksimal. Coba terapkan, yuk!             

10 Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Enamel Gigi

Tahukah bahwa ada beberapa makanan dan minuman yang bisa merusak enamel gigi, lho. Apa sajakah itu?   

Riset Bisa Dapat Pendanaan, Ini Arah yang Dicari Industri

​Hingga 2025, BPDP telah mendanai sekitar 400 riset kelapa sawit dari hulu hingga hilir, namun implementasinya di industri masih perlu didorong  

Kredivo: Usia 30+ dan Laki-Laki Lebih Aktif Pakai PayLater Selama Ramadan

Dari data Kredivo, terlihat kalau penggunaan PayLater selama Ramadan cukup merata antara laki-laki dan perempuan, 53% berbanding 47%.   

6 Efek Samping Serius Minum Teh Hijau Berlebihan yang Jarang Dibahas

Ternyata ada beberapa efek samping serius minum teh hijau berlebihan yang jarang dibahas, lho. Yuk, cari tahu di sini!  

8 Rekomendasi Teh untuk Meredakan Batuk Terus-Menerus Secara Alami

Yuk, intip beberapa rekomendasi teh untuk meredakan batuk terus-menerus secara alami berikut ini!      

Analis Proyeksikan Koreksi IHSG dan Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut

Kisaran resistance IHSG di 7.222, bila belum tertembus, tekanan jual masih akanmendominasi pergerakan indeks dalam jangka pendek.