M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Rabu Pagi (10/7) Dibuka Menguat, Harus Menguji Level Resistance

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus menguji penguatan kembali. Pada Rabu pagi (10/7), IHSG dibuka dengan penguatan 0,18% ke 7.282,54. 

D'Origin Businee Advisory menilai, penguatan IHSG berpotensi menguji resistance 7.280. Penembusan level ini membuka peluang menuju 7.300.

Rentang IHSG hari ini diperkirakan di level 7.200 - 7.300. Support di 7.230 ; 7.200, sementara resistance 7.280 ; 7.300.

Selasa (9/7), IHSG ditutup menguat 0,26% ke posisi 7.269,80, tetapi dengan volume lebih kecil dari sebelumnya.

Sementara itu, indeks Wall Street di Amerika Serikat ditutup bervariasi pada hari Selasa setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan bahwa meskipun inflasi telah berkurang dalam dua tahun terakhir, namun masih di atas target 2% bank sentral, sehingga menimbulkan risiko jika Fed terlambat atau terlalu sedikit menurunkan suku bunga, yang dapat melemahkan ekonomi dan pasar tenaga kerja.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GUNA, BLES, SURI, MSKY, dan BABP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PGAS, WEGE, WTON, BIKE, dan SMSM.

Saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA) yang baru IPO melesat menembus auto rejection atas (ARA) sebesar 34,67% ke Rp202 per saham. Di sisi lain, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) melemah 6,77% ke level Rp1.515 per saham dan menduduki posisi top losers.

Ada 3 yang menjadi pilihan saham D'Origin Advisory untuk hari ini, Rabu (10/7):

• BBNI Rp 4.860 (+190pts ; +4.07%)
Rekomendasi BOW target 5.000 SL 4.400
Support : 4.830 ; 4.800
Resist : 4.880 ; 4.900
Volume lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan BBNI berpotensi menguji resist 4.880, penembusan level ini membuka peluang menuju 4.900.

•  EXCL Rp 2.270 (+60pts ; +2.71%)
Rekomendasi BOW target 2.500 SL 2.050
Support : 2.250 ; 2.230
Resist : 2.300 ; 2.320
Volume lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan EXCL berpotensi menguji resist 2.300, penembusan level ini membuka peluang menuju 2.320

•  TOWR Rp 785 (+35pts ; +4.67%)
Rekomendasi Spek buy target 850, SL 680
Support : 775 ; 760
Resist : 790 ; 800
Volume lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan TOWR berpotensi menguji resist 790, penembusan level ini membuka peluang menuju 800.

Pilihan saham ini bukan ajakan untuk menjual atau membeli saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi Anda dengan profil risiko masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.