M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Tidur 6 Jam Menurut Ahli, Apakah Ada Efek Sampingnya?

Tidur 6 Jam Menurut Ahli, Apakah Ada Efek Sampingnya?
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Apakah tidur 6 jam cukup? Wajib tahu, berikut MomsMoney bagikan fakta tentang tidur 6 jam atau kurang menurut ahli.

Tidur adalah kebutuhan biologis. Manusia menghabiskan sekitar sepertiga hidup untuk tidur.

"Saat tidur, tubuh Anda dapat mengalihkan energi dari gerakan, pencernaan, dan lainnya, serta berfokus pada perbaikan, pertumbuhan, dan pemulihan," kata Taylor Berggren, MS, RDN, ahli gizi terdaftar yang berbasis di Sacramento, California.

Manfaat tidur untuk kesehatan

Tidur yang cukup terbukti memengaruhi komposisi tubuh. Sebaliknya, kurang tidur dapat menyebabkan penurunan massa otot dan peningkatan massa lemak, menurut penelitian.

Baca Juga: 6 Zodiak yang Paling Cemburuan, Scorpio Nomor 2

“Baik saat pulih dari cedera maupun sakit, mendapatkan tidur berkualitas yang cukup sangat penting agar tubuh memiliki waktu untuk memperbaiki diri," jelas Kunal Lal, MD, dokter spesialis penyakit dalam bersertifikat yang berpraktik di Miami.

Selain itu, tidur juga bermanfaat bagi otak. Saat tidur, otak kita memproses informasi yang telah dikumpulkan, untuk membantu pembentukan memori, mempelajari keterampilan baru, dan memecahkan masalah.

Lebih lanjut, tidur juga memungkinkan otak untuk beristirahat. Dan, orang yang cukup istirahat cenderung berpikir jernih, berkonsentrasi lebih baik, serta membuat keputusan lebih mudah.

Jika Anda merasa sedikit lebih mudah tersinggung atau emosional daripada biasanya, mungkin Anda perlu lebih banyak tidur. Karena, tidur berperan dalam mengatur suasana hati.

Kurang tidur juga dapat mengganggu keseimbangan hormon, terutama memengaruhi hormon lapar seperti ghrelin dan leptin. Penelitian menunjukkan bahwa kita sering kali mengalami peningkatan nafsu makan dan mengonsumsi lebih banyak kalori saat kurang tidur.

Apakah tidur 6 jam cukup?

Semakin banyak orang dewasa, remaja, dan anak-anak yang melaporkan tidur kurang dari 6 jam per malam.

Meskipun ini mungkin tampak cukup bagi sebagian orang, American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan tidur setidaknya 7 jam per malam untuk orang dewasa. Apabila kurang dari itu, maka bisa dikatakan bahwa Anda kurang tidur.

Kurang tidur lebih dari sekadar merasa lelah. Kurang tidur bisa berdampak signifikan pada jalur neurologis, mengganggu perhatian, daya ingat, kewaspadaan, pengambilan keputusan, dan waktu reaksi.

Jadi, hindari tidur 6 jam atau kurang sebelum ujian atau presentasi penting.

Meskipun Anda mungkin merasakan efeknya keesokan harinya, tapi seiring waktu, kurang tidur dapat memperlambat fungsi tubuh Anda.

Dalam studi tentang kurang tidur, kurang tidur dapat mengakibatkan penyembuhan luka yang tertunda atau lambat, perubahan mikrobioma usus, regulasi hormon yang tidak seimbang, dan penurunan penanda imunitas.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Paling Kalem dan Tenang, Siapa Saja?

Berikut beberapa tanda dan gejala kurang tidur yang wajib Anda tahu: 

  • Kelelahan
  • Mengantuk di siang hari
  • Suasana hati yang buruk 
  • Sakit kepala
  • Waktu reaksi lambat
  • Kesulitan berkonsentrasi dan mengingat

Kurang tidur juga bisa sangat membahayakan. Pengemudi yang tidur kurang dari 6 jam memiliki kemungkinan 33% lebih tinggi mengalami kecelakaan mobil dibandingkan dengan pengemudi yang tidur lebih dari 6 jam.

Adapun kurang tidur kronis dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terhadap kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, gangguan kejiwaan, dan depresi.

Kesimpulan

Tidur 6 jam atau kurang secara teratur dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, dan emosional. Kurang tidur juga meningkatkan risiko kecelakaan, kesalahan, penyakit, dan gangguan kesehatan.

Para ahli menyarankan orang dewasa untuk tidur setidaknya 7 jam per malam. Memprioritaskan tidur berkualitas sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil China Open 2026: ke Semifinal, Fajar/Fikri di Jalur Mempertahankan Gelar Juara

Hasil China Open 2026 babak perempat final, hanya ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang maju ke semifinal.

10 Kunci Rumah Nyaman dan Fungsional untuk Kegiatan Harian

10 kunci rumah nyaman dan fungsional agar ruang lebih rapi, praktis, dan sesuai kebutuhan keluarga Moms di Indonesia.

10 Cara Menyegarkan Kamar Mandi Tanpa Renovasi Besar

Cara menyegarkan kamar mandi tanpa renovasi besar dengan trik sederhana agar ruang lebih rapi, nyaman, bersih, dan terlihat modern.

5 Benda di Ruang Tamu yang Membuat Rumah Terlihat Ketinggalan Zaman

Ruang tamu lebih nyaman dan modern dengan mengurangi 5 benda yang membuat tampilan rumah terlihat penuh dan kurang menarik.

Strategi Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Usia 30-an biar Keuangan Stabil

Cara menyiapkan dana pensiun sejak usia 30-an dengan investasi, tabungan, dan strategi keuangan keluarga yang lebih terarah.

Belanja Karena TikTok? Ini Cara Mengurangi Kebiasaan Impulsif Moms

Cara mengurangi kebiasaan belanja impulsif akibat TikTok dengan cara mudah biar pengeluaran tetap terkontrol dan tidak boros.​

Cara Memilih Laptop Kerja Remote yang Sesuai Kebutuhan untuk Bantu Pekerjaanmu

Tips memilih laptop kerja jarak jauh dengan spesifikasi tepat agar nyaman, cepat, dan efisien untuk aktivitas kerja harian.

Lewat PLN Electric Run 2026, PLN Melakukan Pemberdayaan ke Perempuan Pekerja

PT PLN bakal menggelar PLN Electric Run 2026. Lewat event lari ini, PLN akan memberikan bantuan dan pemberdayaan kepada perempuan pekerja.

Bisa Bakar Kalori! Ini 5 Rahasia Berhubungan Intim untuk Menurunkan Berat Badan

Aktivitas intim ampuh membakar kalori. Pelajari 5 trik berhubungan intim bersama pasangan yang dapat memaksimalkan usaha menurunkan berat badan.

5 Pilihan Olahraga Aman untuk Penderita Nyeri Lutut biar Tetap Aktif Tanpa Sakit

Ingin aktif meski sendi sering ngilu? Simak 5 rekomendasi olahraga yang aman dan efektif untuk penderita nyeri lutut tanpa memperparah kondisi.