M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Teliti Sebelum Mengajukan KPR agar Tak Terlilit Bunganya

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Ketika mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) sebenarnya orang sudah tahu bahwa bunganya akan naik. Namun, ketika sudah waktunya seperti tidak siap. 

Budi Raharjo, perencana keuangan Oneshildt mengatakan, saat bunga naik dan cicilan mengalami kenaikan, pada umumnya orang perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian. Penyesuaian ini juga sudah diantisipasi sehingga seharusnya tidak akan mengagetkan bagi pemilik KPR.

Namun, masalah utamanya bukan karena tidak tahu akan adanya kenaikan bunga KPRnya, melainkan adalah tidak dapat memprediksi seberapa besar dampak kenaikan bunga tersebut pada besar cicilan bulanan.

"Ada baiknya debitur juga meminta simulasi perkiraan kenaikan cicilan akibat kenaikan dengan bunga baru dari sebelum dinaikkannya bunga agar saat terjadi perubahan baik secara mental maupun kondisi finansial telah tersiapkan dengan baik," kata Budi.

Baca Juga: Tips Memilih KPR di Bank Konvensional dan Bank Syariah

Di samping itu, calon debitur mengupayakan untuk mencari program KPR yang menawarkan bunga promo fix dan rendah dalam beberapa tahun ke depan. "Sebisa mungkin mencari bunga promo fix dan rendah yang panjangnya sesuai dengan tenor pinjaman," ungkap Budi. 

Nilai cicilan KPR diperhitungkan dengan seksama, upayakan nilai cicilan adalah nilai cicilan saat ini yang tidak memberatkan dan masih ada ruang untuk menabung dan berinvestasi. Harapannya  apabila suatu saat terjadi kenaikan bunga KPR paling tidak kenaikan tersebut masih dapat diserap meskipun berdampak pada kekurangan kemampuan menabung atau berinvestasi dalam jangka pendek.

Dan yang paling penting adalah mempersiapkan dana darurat sebagai jaring pengaman sementara arus kas apabila kenaikan di luar prediksi.

"Proyeksikan perubahan arus kas setelah menjadikan rumah sebagai tempat tinggal karena bisa jadi ada variasi biaya transportasi, perawatan rumah, pemeliharaan dan iuran rutin lingkungan serta pajak yang jika tidak diantisipasi dengan baik maka kondisi arus kas dapat sangat mepet untuk menerima perubahan2 kondisi di masa depan," tutup Budi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Cara Memahami Akad Kredit Rumah biar KPR Aman dan Lancar

Pahami proses akad kredit rumah KPR, syarat, dokumen, biaya, dan hal penting sebelum tanda tangan agar transaksi berjalan aman.

Meja Rias Tebal Bikin Kamar Mandi Modern Terlihat Mewah dan Lebih Berkelas

Meja rias tebal menjadi tren kamar mandi modern dengan tampilan elegan, kokoh, dan mampu memperkuat karakter ruang.  

Daybed Multifungsi Jadi Tren Furnitur Terbaru untuk Rumah Minimalis

Daybed multifungsi menjadi tren furnitur modern yang membantu rumah lebih nyaman, rapi, dan efisien tanpa membutuhkan banyak ruang.

Tips Cek PIP Agustus 2026 Lewat HP, Segera Ketahui Status Penerima PIP

Cara cek PIP Agustus 2026 lewat HP menggunakan NISN dan NIK untuk mengetahui status penerima, pencairan dana, dan jadwal penyalurannya.  

IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Produk hingga Workshop Kecantikan

​IndoBeauty Expo 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran hadirkan berbagai produk kecantikan, seminar, workshop, hingga kompetisi.  

Lebih dari Menenangkan Pikiran, Ini 5 Manfaat Yoga untuk Kesehatan Jantung

Tidak hanya melatih ketenangan, manfaat yoga terbukti ampuh melancarkan sirkulasi darah hingga menjaga kondisi organ jantung.  

Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Cara Tingkatkan Daya Saing Produk Kulit dan Alas Kaki

​Peluang bisnis di industri kulit dan alas kaki masih terbuka lebar. Namun, pelaku usaha perlu terus berinovasi.  

Pilihan Baru Dapur Putih Modern yang Hangat dengan Ide Desain Elegan

Inspirasi dapur putih modern yang nyaman dan tidak monoton dengan kombinasi kayu, tekstur, serta dekorasi sederhana.  

Punya BPJS Bukan Berarti Tak Perlu Asuransi Swasta? Ini Penjelasannya

Asuransi kesehatan swasta tetap dibutuhkan sebagai pelengkap BPJS dengan layanan lebih fleksibel, cepat, dan pilihan lebih luas.

Bahaya Mengintai! Ini 5 Risiko Kesehatan jika Sering Minum Seduhan SKM, Kurangi ya

Menyeduh SKM sebagai minuman harian tidak disarankan ahli gizi karena tinggi gula. Ketahui berbagai risiko penyakit serius yang mengintai tubuh.