MOMSMONEY.ID - Sering dijadikan salah satu cara diet untuk menurunkan berat badan tercepat, ketahui dampak melakukan diet air berikut ini.
Diet air atau water fasting adalah metode diet detoks yang mengizinkan pelaku dietnya hanya boleh mengonsumsi air saja dalam kurun waktu maksimal 24-72 jam saja.
Walaupun mempunyai banyak manfaat baik bagi tubuh, namun diet air atau water fasting ini juga memiliki kontra atau pengaruh buruk.
Terutama jika dilakukan dalam waktu yang lama dan tanpa bimbingan dari ahli maupun dokter dan ahli gizi.
Peneliti utama The University of Sydney Profesor Luigi Fontana dari Charles Perkins Centre mengatakan, puasa hanya dengan minum air berkepanjangan memberikan tekanan pada tubuh dan meningkatkan jumlah protein pro-inflamasi dalam darah.
Sehingga, berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan bagi orang-orang yang memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah.
Lalu apa saja, sih, efek samping dan dampak dari water fasting ini bagi kesehatan bila dilakukan dengan sembarangan? Berikut ini adalah beberapa di antaranya.
Baca Juga: Kaya Zat Besi dan Anti Oksidan, Simak Apa Saja Manfaat Kismis di Sini
Defisiensi nutrisi
Hanya mengonsumsi air saja sebagai sumber makanan bisa menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi lain dan memicu terjadinya defisiensi nutrisi.
Padahal nutrisi penting bagi tubuh tak hanya terkandung pada air, namun juga pada makanan. Seperti vitamin, mineral, fatty acids, dan amino acids yang hanya bisa ditemukan pada makanan.
Dehidrasi
Walaupun hanya mengonsumsi banyak air sebagai sumber makanan, namun laman Health Line menyatakan bahwa kemungkinan dehidrasi juga masih bisa terjadi.
Hal tersebut diakibatkan karena terlalu banyaknya air yang dikonsumsi tidak sebanding dengan jumlah makanan yang dikonsumsi.
Sehingga mengakibatkan tubuh tidak mendapatkan jumlah air yang cukup dan akhirnya berada pada kondisi dehidrasi.
Baca Juga: 5 Manfaat Rutin Konsumsi Bone Broth, Kaldu Tulang yang Kaya Nutrisi
Memperburuk kondisi kesehatan
Meskipun diet air memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, namun ada banyak risiko dan bahayanya. Terutama dalam mempengaruhi kondisi kesehatan.
Misalnya, diet air bisa membuat seseorang menjadi lebih rentan mengalami gangguan makan, encok, dehidrasi, perubahan tekanan darah, dan berbagai kondisi kesehatan lainnya.
Kehilangan berat badan
Kehilangan berat badan mungkin menjadi salah satu tujuan yang ingin dicapai beberapa orang yang melakukan diet air ini.
Namun dengan membatasi kalori yang masuk ke dalam tubuh dengan hanya mengonsumsi air akan membuat tubuh kehilangan berat badan yang tidak sesuai.
Seperti contohnya kehilangan karbohidrat dan masa otot tubuh yang malah membuat penampilan tidak segar walaupun telah kehilangan berat badan dengan cepat.
Sakit kepala
Pusing, sakit kepala, dan berkurangnya fokus adalah suatu tanda yang disebabkan karena ekstremnya pembatasan kalori yang dilakukan melalui diet air ini.
Melansir Very Well Fit, brain fog karena kurangnya nutrisi pada otak dapat memicu ketidakstabilan dan keseimbangan untuk mengontrol tubuh. Akibatnya fokus akan berkurang dan muncul sakit kepala.
Jadi jangan sembarangan memulai diet air dan melakukannya secara berlebihan tanpa pengawasan dari ahli agar tidak memberikan dampak buruk bagi tubuh, ya.
Selanjutnya: Merger Rio Tinto–Glencore Berpotensi Harus Jual Aset demi Restu China
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News