M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tak Serumit yang Dibayangkan, Begini Cara Mudah Merawat Tanaman Merambat

Tak Serumit yang Dibayangkan, Begini Cara Mudah Merawat Tanaman Merambat
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Selain bentuknya yang cantik untuk menghias dinding dan langit-langit rumah, tanaman hias merambat memiliki beberapa keuntungan. Salah satunya, menghemat lahan untuk bercocok tanam. Tanaman hias merambat tumbuh secara vertikal, sehingga Anda tetap bisa menghijaukan rumah yang berlahan sempit.  

Namun, ada hal yang lain yang perlu diperhatikan, yakni cara merawat tanaman hias merambat. Ternyata caranya cukup mudah dan tidak merepotkan, loh. Simak bagaimana caranya ya!

Baca Juga: Meski Jarang Terkena Hama, Ternyata Tanaman Monstera Rentan dengan Masalah Ini

Kenali Karakteristik Tanaman Rambat

Pengenalan karakteristik ini perlu dilakukan di awal Anda ingin menanam tanaman hias rambat. Contohnya seperti apakah tanaman ini cocok dihunian Anda, bagaimana tanaman ini tumbuh, suhu dan penyinaran yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Bentuk daun juga menjadi pertimbangan. Sebab, tanaman dengan bentuk daun lebar dan lebat, memerlukan jarak yang lebih jauh antar tanaman pada saat ditanam. Tujuannya untuk membantu tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan leluasa. Penataan ini juga membuat susunan tanaman menjadi lebih rapi.

Penyiraman dan Pemupukan

Sama seperti tanaman hias lainnya, tanaman hias rambat juga butuh disirami. Lakukan penyiraman setiap dua kali sehari, yakni pagi dan sore hari.  Penyiraman air ini tidak perlu terlalu banyak hingga media tanam menggenang, karena sebenarnya tanaman rambat cukup kuat dengan kelalaian penyiraman. Penyiraman cukup dilakukan hingga media tanam menjadi lembap.

Pupuk untuk tanaman hias rambat dapat diberikan di masa-masa pertumbuhan, karena setelah tanaman tumbuh, itu akan membuatnya menjadi semakin lebat. Namun, Anda tetap dapat mengaturnya sesuai dengan kondisi tanaman Anda.

Baca Juga: 5 Tanaman Hias yang Ramah untuk Penderita Asma

Pemangkasan Rutin

Dilansir dari The Spruce, tanaman merambat rooting, bisa menjadi penanam yang kuat dalam kondisi yang tepat dan mungkin perlu sering dipangkas untuk tetap terkendali. Bagian yang dipotong ini dapat digunakan untuk ditanam di tempat lain. Potonglah sesuai kebutuhan.

Namun, pemangkasan juga dilakukan pada bagian tanaman yang sakit. Caranya, gunakan alkohol untuk mensterilkan alat pemangkasan di antara tanaman yang berbeda. Gunting tanaman merambat yang rusak atau sakit. Potong kembali ujung tanaman yang telah melampaui batas agar pertumbuhannya merata. Potonglah sekitar ¼ inci di atas simpul daun untuk mendorong pertumbuhan baru.

Penopang Tanaman Tambahan

Jika Anda kebetulan memiliki tanaman hias merambat yang dapat berbuah, misalnya anggur atau markisa, ada baiknya Anda memiliki penopang tambahan agar tanaman yang tumbuh memiliki lahan yang lebih luas. Anda dapat menggunakan teralis untuk mendukung buah tumbuh lebih banyak pada tanaman. Dengan teralis, tanaman juga akan memungkinkan untuk menghemat ruang dan lebih rapi di taman. Tanaman mungkin akan tumbuh ke atas atau ke bawah bergantung Anda mengaturnya.

Pembasmian Hama dan Jamur

Beberapa tanaman rambat akan rentan dengan hama dan jamur. Jamur daun dapat muncul karena terinfeksi oleh tanaman lain. Maka, Anda harus segera menghilangkan bagian yang sudah terlanjur terinfeksi agar tidak menular. Pencegahan dapat dilakukan dengan menyemprotkan fungisida alami yang bisa Anda buat sendiri.

Sementara hama yang sering mampir adalah kutu dan ulat yang akan memakan dedaunan Anda, sehingga menjadi berlubang. Anda dapat membasminya dengan larutan insektisida alami secukupnya agar tidak membunuh serangga yang bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?