M O M S M O N E Y I D
AturUang

Tak Perlu Tunggu Gaji Besar, Ini Cara Generasi Muda Mulai Bangun Aset Sejak Dini

Tak Perlu Tunggu Gaji Besar, Ini Cara Generasi Muda Mulai Bangun Aset Sejak Dini
Reporter: Alya Fathinah  |  Editor: Alya Fathinah


MOMSMONEY.ID - Generasi muda tidak perlu menunggu memiliki gaji besar untuk mulai mempersiapkan masa depan finansial. Bahkan sejak masih menjadi mahasiswa, kebiasaan mengelola uang, membangun aset, dan menyiapkan perlindungan finansial sudah bisa mulai dilakukan.

Di tengah kemudahan transaksi digital, generasi muda juga semakin mudah mengeluarkan uang melalui berbagai layanan keuangan. Karena itu, kemampuan mengelola keuangan menjadi penting agar kemudahan tersebut tidak justru mendorong pengeluaran yang tidak terkontrol.

Ada tiga langkah yang dapat dilakukan generasi muda untuk membangun fondasi finansial sejak dini, yakni hasilkan dan kelola, tumbuhkan, serta lindungi.

Baca Juga: Tips Menghemat Pengeluaran Anak Kos biar Uang Aman sampai Akhir Bulan

Berikut tiga langkah yang dapat dilakukan generasi muda untuk mulai membangun fondasi finansial:

1. Hasilkan dan kelola pendapatan

Langkah pertama adalah meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan pendapatan. Bagi generasi muda, hal tersebut dapat dimulai dengan membangun kompetensi, memperluas jaringan atau network, serta menjaga reputasi.

Selain menghasilkan pendapatan, kemampuan mengelola uang juga perlu dibangun sejak dini. Salah satunya dengan memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan serta mengatur alokasi penghasilan secara bijak.

2. Mulai tumbuhkan aset

Setelah mampu menghasilkan dan mengelola pendapatan, langkah berikutnya adalah mulai membangun aset secara konsisten.

Generasi muda memiliki keuntungan berupa waktu yang panjang untuk mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan. Karena itu, membangun aset tidak harus menunggu memiliki penghasilan besar.

Aset dapat dibangun secara konsisten melalui instrumen yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan. Dengan memulai lebih awal, generasi muda dapat memanfaatkan waktu dalam mempersiapkan kondisi finansial jangka panjang.

3. Jangan lupa lindungi aset

Membangun dan menumbuhkan aset perlu diikuti dengan perlindungan terhadap risiko yang tidak terduga. Perencanaan keuangan bukan hanya mengenai cara meningkatkan aset, tetapi juga bagaimana menjaga aset dan tujuan keuangan yang telah dibangun.

Salah satu bentuk perlindungan tersebut adalah asuransi. Perlindungan finansial dapat membantu menjaga tujuan keuangan ketika terjadi risiko yang tidak diharapkan.

Selain itu, mahasiswa yang belum memiliki penghasilan tetap juga perlu mempertimbangkan dana darurat karena kebutuhan mendadak dapat muncul kapan saja.

Pemahaman mengenai perencanaan dan perlindungan finansial sejak dini juga dinilai dapat membantu mengurangi potensi beban generasi sandwich di masa depan. Dengan membangun aset dan menyiapkan perlindungan sejak sekarang, generasi muda dapat memiliki fondasi finansial yang lebih kuat untuk memenuhi kebutuhan diri sekaligus menghadapi kebutuhan keluarga di kemudian hari.

Baca Juga: Tips Moms Mengatur Waktu dan Keuangan biar Bisnis Tetap Berjalan

Sejumlah tips tersebut disampaikan dalam kegiatan Smart Financial Day yang digelar Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya pada Kamis (13/8). Kegiatan yang mengusung tema “Preparing Long-term Assets Now!” tersebut merupakan bagian dari rangkaian Top Agent & Distribution Excellence Awards (TADEA) 2026 dan ditujukan bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, pembangunan aset, serta perlindungan finansial sejak masa perkuliahan.

Dalam kegiatan tersebut, AAJI menghadirkan tiga narasumber yakni dr. Tirta Mandira Hudhi, MBA, Atta Alva Wanggai dari AXA Mandiri, dan Rizki Ramdhani dari Prudential Indonesia. Mereka membagikan perspektif mengenai financial mindset, pengelolaan keuangan, pembangunan aset, dana darurat, hingga perlindungan finansial di era digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.