M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tak Hanya Hairball, Ini 4 Kemungkinan Lain Penyebab Kucing Muntah-Muntah

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Muntah pada kucing merupakan hal yang biasa. Mungkin saja ini sudah saatnya mereka mengeluarkan hairball dari dalam sistem pencernaannya karena rambut tak bisa dicerna. Akan tetapi, bila kucing sering muntah-muntah tentu akan membuat Anda sebagai pemilik menjadi panik dan sangat khawatir. Namun, sebelum Anda melakukan tindakan untuk menanganinya, Anda perlu mengetahui beberapa penyebab kucing muntah-muntah.

Dilansir dari Petmd.com, muntah adalah gerakan aktif mengeluarkan isi perut dan usus kecil kucing keluar melalui mulut. Anda beberapa kali mungkin akan mengira ini adalah batuk karena kucing tidak mengeluarkan apapun. Namun sebernya, kucing sedang berusaha mengeluarkan sesuatu dari perutnya.

Baca Juga: Ini 5 Bau yang Sangat Dibenci Kucing

Ada beberapa kemungkinan penyebab kucing muntah. Berikut 4 penyebab umumnya.

Gastroenteritis

Gastroenteritis pada dasarnya adalah masalah sakit perut yang terjadi karena beberapa penyebab. Misalnya, ketidakhati-hatian diet, efek samping obat, keracunan, salah makan, dan bahkan gejala dari penyakit sistemik seperti penyakit pankreas, hati, atau ginjal.

Sebagian besar kucing yang memiliki masalah karena penyebab ini akan mengeluarkan muntahan mengandung empedu berbusa, kekuningan, terutama setelah perut dikosongkan. Untuk beberapa di antaranya mungkin juga akan mengalami diare, kelesuan, hilang nafsu makan, dan perilaku tidak normal lainnya. Tak ada pilihan lain untuk Anda membawanya ke dokter hewan dengan segera.

Parasit

Penyebab parasit ini lebih sering menyerang anak kucing. Ini ditandai dengan bentuk muntahan yang disertai dengan cacing hidup yang kecil. Gejala muntah ini dapat diatasi dengan memberikan obat parasit yang aman untuk anak kucing.  Namun, Anda sebaiknya memeriksakan kondisi ini ke dokter hewan dengan menunjukkan beberapa bukti melalui video agar dokter dapat melihat kondisi cacing pada muntahannya. Dokter mungkin juga akan melakukan pemeriksaan darah kucing peliharaan Anda.

Baca Juga: Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Kandang untuk Hamster

Alergi Makanan

Siapa bilang kucing tidak bisa alergi makanan? Alergi makanan pada kucing dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Akibatnya, kepekaan terhadap alergi tersebut menyebabkan kucing menjadi muntah-muntah.

Namun, Anda tak boleh sembarangan langsung mengganti jenis makanannya karena bisa jadi itu akan memperburuk kondisi kucing. Segera konsultasikan ke dokter hewan untuk mendiagnosis masalah mendasar yang menyebabkan kucing muntah karena alergi.

Makan Rumput

Tumbuhan seperti rumput, sejatinya tidak dapat dicerna oleh kucing. Ini dimanfaatkan oleh naluriah kucing untuk membantu memuntahkan hal-hal yang mengganggu sistem pencernaanya. Misalnya, setelah kucing memakan tikus atau hairball (bola rambut) yang tidak bisa dia keluarkan.  Kucing akan mengunyah rumput dan mengambil kandungan sari dari dalam rumput, lalu memuntahkannya kembali bersama dengan hal-hal yang tak tercerna di perutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?