M O M S M O N E Y I D
Bugar

Studi IHDC Ungkap Anemia dan Stunting Ganggu Working Memory pada Anak

Studi IHDC Ungkap Anemia dan Stunting Ganggu Working Memory pada Anak
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Studi terbaru Indonesia Health Development Center (IHDC) mengungkapkan, masalah gizi seperti anemia dan stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap fungsi kognitif, khususnya working memory.

Dalam studi yang melibatkan sekitar 335 siswa sekolah dasar di Jakarta, IHDC menemukan, sekitar 1 dari 5 anak (19,7%) mengalami anemia, sementara 22,1% lainnya menghadapi kesulitan dalam working memory, yakni kemampuan otak untuk menyimpan dan mengolah informasi dalam jangka pendek.

Executive Director IHDC Ray Wagiu Basrowi menjelaskan, terdapat hubungan kuat antara status gizi dengan kemampuan kognitif anak.

Anak yang mengalami anemia tercatat memiliki risiko hampir dua kali lebih tinggi mengalami gangguan working memory. Sementara anak dengan stunting bahkan memiliki risiko hingga tiga kali lebih besar mengalami defisit kemampuan tersebut.

Baca Juga: Berat Badan Anak Kurang? Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Stunting

“Temuan ini menunjukkan bahwa anemia dan stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi kemampuan anak dalam memproses dan menyimpan informasi yang penting dalam kegiatan belajar sehari-hari,” ujar dr. Ray dalam acara peluncuran hasil studi IHDC di Jakarta, Rabu (15/4).

Studi ini juga menemukan, kadar hemoglobin yang rendah berkorelasi dengan performa working memory yang lebih buruk. Hal ini menegaskan,  kekurangan zat besi sebagai penyebab utama anemia berperan penting dalam fungsi kognitif anak.

Dari sisi asupan gizi, anak dengan anemia cenderung memiliki konsumsi protein yang lebih rendah, yakni hanya sekitar 46% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang direkomendasikan. Kekurangan protein dan zat besi ini dinilai menjadi faktor yang memperburuk kondisi kognitif anak.

Ketua Dewan Pembina IHDC Nila Djuwita F. Moeloek menekankan, kualitas sumber daya manusia menuju bonus demografi 2045 sangat ditentukan oleh status gizi dan perkembangan kognitif anak sejak dini.

Baca Juga: Telur Kaya Nutrisi, Jadi Andalan Cegah Stunting Anak

“Status gizi, tumbuh kembang, dan kemampuan kognitif anak menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi unggul. Tantangan seperti anemia dan stunting perlu segera ditangani karena berpotensi menurunkan kemampuan belajar anak, termasuk working memory,” ujarnya.

Senada, President of Indonesian Nutrition Association, Luciana B. Sutanto, menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung perkembangan otak dan daya ingat anak. Ia menyebut protein dan zat besi sebagai nutrisi kunci yang perlu dipenuhi melalui pola makan beragam.

“Konsumsi makanan seperti telur, ikan, daging, susu, serta sumber nabati seperti tempe, tahu, sayur, dan buah perlu ditingkatkan. Selain itu, penyerapan zat besi juga perlu didukung dengan asupan vitamin C,” katanya.

IHDC menilai, temuan ini menjadi dasar penting untuk mendorong pendekatan yang lebih komprehensif dalam penanganan masalah gizi anak, mulai dari edukasi, intervensi preventif, hingga penguatan peran keluarga dan sekolah dalam membentuk kebiasaan makan sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Paket Kids Menu Promo Es Teler 77 x Bobo Cuma Rp 55 Ribu, Gratis Mainan Favorit

Makan bareng si kecil jadi lebih hemat! Es Teler 77 & Bobo tawarkan Kids Menu Rp 55 ribu lengkap dengan mainan. Cek pilihan menu serunya!

HP Baterai 7.000mAh Kini Standar Baru, Cek Daftar yang Paling Ngebut

HP baru dengan baterai di atas 6.000mAh ternyata punya performa ekstrem. Temukan pilihan terbaik yang cocok untuk kebutuhan gaming.

7 Judul Film Romantis Indonesia Bikin Hati Meleleh

Ingin tontonan romantis? 7 film Indonesia romantis ini menawarkan kisah cinta yang menyentuh dan bikin baper. Siap-siap dibuat jatuh cinta lagi!  

Fitur Baru Instagram Juli 2026: Komentar Pakai Foto, Kolom Komentar Makin Ramai

Ingin tahu seberapa sering konten Anda dibagikan ulang? Fitur baru Instagram ini hadir untuk melacak jejak orisinalitas karya kreator.  

Serum Ampuh Pudarkan Flek Hitam Membandel: Solusi Cepat Ratakan Warna Kulit

Membeli serum mahal tak menjamin noda hilang jika tidak tahu penyebabnya. Simak panduan memilih bahan aktif yang tepat untuk kulit Moms.  

Kalahkan Prancis 2-0, Spanyol ke Final Kedua Piala Dunia

Spanyol meraih kemenangan 2-0 atas Prancis di Dallas Stadium, AS, Rabu (15/7) waktu Indonesia Barat dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026.

Redmi Note 17 Pro Layar 3.500 Nits dan Kamera 200MP untuk Kelas Menengah

Xiaomi bawa baterai 9.000mAh ke Redmi Note 17 Pro. Intip kemampuan daya tahannya yang bisa dipakai hingga 4 hari sekali charge.  

Rutin Konsumsi Vitamin B12 Jadi Solusi Alami Turunkan Risiko Asam Urat Tinggi

Vitamin B12 dan folat ternyata punya peran penting menekan risiko asam urat lo. Simak mekanisme bekerjanya dalam tubuh di sini.  

4 Zodiak Paling Introvert yang Dikenal Sangat Menjaga Privasi, Siapa Saja?

Merasa lelah di tengah keramaian? Mungkin Anda salah satu dari 4 zodiak paling introvert ini. Temukan penjelasannya!

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare Pagi yang Tepat Sebelum Makeup

Jangan skip, ada 5 urutan skincare pagi sebelum makeup yang disarankan dermatologis. Cari tahu di sini.